Tanam Ganja di Kebun Cabai, Oknum Guru SD Mengaku Buat Usir Hama

Kompas.com - 04/04/2021, 21:35 WIB
Polisi amankan ratusan batang ganja di Bengkulu Polres Rejang LebongPolisi amankan ratusan batang ganja di Bengkulu

KOMPAS.com - Polisi di Bengkulu mengamankan seorang oknum guru berinisial BH (54) yang diduga menanam ratusan ganja di sebuah perkebunan cabai.

Perkebunan itu berada di Dusun Bandar Agung, Desa Lubuku Alai, Kecamatan Sindang Beliti Ulu (SBU), Kabupaten Rejang Lebong.

Dari hasil pemeriksaan sementara, BH diduga tak hanya menanam, namun diduga kuat juga menjual ganja tersebut.

Baca juga: Ratusan Warga Diduga Tertimbun Longsor di Flores Timur, 23 Jenazah Telah Dievakuasi, Ini Penjelasan BPBD

Mengaku buat usir hama

Ilustrasi ganja.Thinkstockphotos Ilustrasi ganja.
Selain itu, di hadapan polisi, BH berdalih menanam ganja di sela-sela tanaman cabai untuk mengusir hama.

Menurutnya, ganja bisa mengusir hama yang menyerang cabai.Selain mengamankan BH, polisi menyita 400 batang tanaman ganja milik BH.

Pelaku mengaku, awal pertama menanam ganja adalah saat memakai ganja lalu menemukan biji ganja.

Baca juga: Guru SD Ditangkap karena Miliki Ratusan Batang Ganja, Ditanam di Sela-sela Tanaman Cabai

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bus BST Terserempet KA Bathara Kresna di Solo, Berawal dari Pelanggaran Marka Jalan

Bus BST Terserempet KA Bathara Kresna di Solo, Berawal dari Pelanggaran Marka Jalan

Regional
Doni Monardo: Kalau Telanjur Mudik Wajib Karantina, Apa Pun Alasannya

Doni Monardo: Kalau Telanjur Mudik Wajib Karantina, Apa Pun Alasannya

Regional
Pemulung di Kupang Temukan Jasad Bayi dalam Tumpukan Sampah, Diduga Baru Berusia Sehari

Pemulung di Kupang Temukan Jasad Bayi dalam Tumpukan Sampah, Diduga Baru Berusia Sehari

Regional
Pusat Niaga di Bandung Ramai, Wali Kota: Luar Biasa Masyarakat Ini, seperti Tidak Ada Covid-19

Pusat Niaga di Bandung Ramai, Wali Kota: Luar Biasa Masyarakat Ini, seperti Tidak Ada Covid-19

Regional
'Kalau Setiap Ada Forum Pengajian di Kota Pasuruan, Bipang Jangkar Ini Selalu Disuguhkan'

"Kalau Setiap Ada Forum Pengajian di Kota Pasuruan, Bipang Jangkar Ini Selalu Disuguhkan"

Regional
Dijadwalkan Tinjau Pos Penyekatan Hari Ini, Bupati Nganjuk Malah Terjaring OTT KPK

Dijadwalkan Tinjau Pos Penyekatan Hari Ini, Bupati Nganjuk Malah Terjaring OTT KPK

Regional
2 WNA Kru Film Dokumenter Disetop Petugas Pos Penyekatan Mudik di Aceh

2 WNA Kru Film Dokumenter Disetop Petugas Pos Penyekatan Mudik di Aceh

Regional
Takbir Keliling di Surabaya Ditiadakan, Ini Aturan Saat Malam Lebaran

Takbir Keliling di Surabaya Ditiadakan, Ini Aturan Saat Malam Lebaran

Regional
Bupati Nganjuk Terjaring OTT, Pelayanan Pemerintah Dipastikan Terus Berjalan

Bupati Nganjuk Terjaring OTT, Pelayanan Pemerintah Dipastikan Terus Berjalan

Regional
Kronologi 4 Pria di Sikka Berkelahi, 1 Orang Tewas, Bermula Minum Moke Bersama

Kronologi 4 Pria di Sikka Berkelahi, 1 Orang Tewas, Bermula Minum Moke Bersama

Regional
KPK Lakukan OTT pada Bupati Novi, Sekda Nganjuk: Materinya Saya Belum Tahu

KPK Lakukan OTT pada Bupati Novi, Sekda Nganjuk: Materinya Saya Belum Tahu

Regional
Bupati Nganjuk Terjaring OTT KPK, Anak Buah Kaget: Minggu Pagi Masih Bekerja

Bupati Nganjuk Terjaring OTT KPK, Anak Buah Kaget: Minggu Pagi Masih Bekerja

Regional
Takbir Keliling dan 'Open House' Dilarang di Batam

Takbir Keliling dan "Open House" Dilarang di Batam

Regional
Angka Covid-19 di Kepri Terus Meningkat, Total 12.339 Kasus

Angka Covid-19 di Kepri Terus Meningkat, Total 12.339 Kasus

Regional
Pelaku Penembakan Warga Kupang Ditangkap, Ini Motifnya

Pelaku Penembakan Warga Kupang Ditangkap, Ini Motifnya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X