Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Hasil Tes DNA Diduga Abrip Asep Sudah Keluar, Polda Aceh: Kami Tidak Tahu Apakah Cocok atau Tidak

Kompas.com - 31/03/2021, 05:13 WIB

KOMPAS.com - Hasil tes DNA diduga Ajun Brigadir Polisi (Abrip) Zainal Abidin alias Asep dari Pusdokkes Polri sudah keluar.

Hal itu diungkapkan Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol Winardy.

Namun, Winardy tidak bisa memastikan apakah hasil itu cocok atau tidak. Sebab, terkait hasilnya akan diumumkan oleh Mabes Polri.

"Kami tidak tahu hasil uji DNA apakah cocok atau tidak," kata Winardy saat dikonfirmasi Kompas.com, Selasa (30/3/2021).

Baca juga: Begini Modus 2 Eks Pegawai Bank di Riau Curi Uang Nasabah Rp 1,3 Miliar


Hasil diumumkan Mabes Polri

Kata Winardy, untuk hasil tes DNA-nya akan diumumkan oleh Mabes Polri. Sebab, pengusutan identitas diduga Abrip Asep dilakukan di dua Polda, yakni Polda Aceh dan Polda Lampung.

Dalam hal ini, Polda Lampung bertugas mengambil dan mengirimkan sampel DNA keluarga diduga Abrip Asep yang ada di Lampung untuk di tes.

"Ini karena terkait dua Mapolda makanya dirilis langsung di Mabes (Polri)," ujarnya.

Baca juga: Hasil Uji DNA Diduga Abrip Asep Sudah Keluar, Akan Diumumkan Mabes Polri

Winardy menegaskan, hingga Selasa petang, pihaknya belum mendapatkan informasi terkait keluarga diduga Abrip Asep yang ada di Lampung, apakah bertolak ke Aceh atau belum.

"Sejauh ini belum ada informasi keluarga (diduga Abrip Asep) dari Lampung ke Aceh, mungkin mereka menunggu rilis hasil uji DNA," ujarnya.

Baca juga: Secara Pribadi Saya Menolak AstraZeneca

Sebelumnya, sebuah video memperlihatkan seorang pria yang diduga polisi yang dinyatakan hilang pasca-tsunami 2004 silam di Aceh viral di media sosial.

Pria itu diketahui Bharaka Asep dari Resimen II Pelopor Angkatan 351 99/00.

Asep merupakan pasukan Bantuan Keamanan Operasional (BKO) Brimob Resimen II Kedung Halang Bogor ke Polda Aceh. Saat itu, ia bertugas di Poskotis Brimob Peukan Bada, Kabupaten Aceh Besar.

Baca juga: Video Viral Pria Diduga Polisi yang Hilang Saat Tsunami Aceh 2004 Ditemukan di RSJ

Pada saat terjadi musibah tsunami mengguncang Aceh tahun 2004, Asep sedang melaksanakan tugas di posko pengamanan.

Saat ditemukan oleh rekannya, diduga Abrip Asep masih memiliki jiwa anggota Brimob yang masih melekat.

"Saat ditemukan pertama oleh rekan seangkatan memang diduga Asep tidak mengenal mereka, tapi dinyanyikan lagu Brimob Asep langsung sikap sempurna dan terlihat seperti mengikuti rekannya bernyayi, tapi suaranya tidak jelas hanya mendengungkan saja," kata Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol Winardy kepada wartawan, Sabtu (20/03/2021).

Baca juga: Kronologi Seorang Pria Duel dengan 3 Begal hingga Mengakibatkan 1 Pelaku Ditusuk

Kata Winardy, saat melihat ada rekannya yang mengenakan seragam Brimob, pria yang diduga Abrip Asep itu langsung menyebut senior.

"Waktu ditemukan pertama ada anggota yang berpakaian dinas, saat ditanya siapa, dia sebut senior," ujarnya.

Baca juga: Kronologi Ditemukannya Pria Diduga Polisi yang Hilang Saat Tsunami Aceh 2004

 

(Penulis : Kontributor Kompas TV Aceh, Raja Umar | Editor : Aprillia Ika)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Isu Percobaan Penculikan Beredar Lewat WA, Bupati Sleman Minta Orangtua Tidak Panik

Isu Percobaan Penculikan Beredar Lewat WA, Bupati Sleman Minta Orangtua Tidak Panik

Regional
Menteri LHK Resmikan Pemanfaatan Sarana Taman Nasional Komodo untuk Keperluan Wisata Alam, Edukasi, dan Riset

Menteri LHK Resmikan Pemanfaatan Sarana Taman Nasional Komodo untuk Keperluan Wisata Alam, Edukasi, dan Riset

Regional
Apakah Riau dan Kepulauan Riau Berbeda?

Apakah Riau dan Kepulauan Riau Berbeda?

Regional
Lansia Penyandang Disabilitas Asal Brebes Lapor Surat Kehilangan Tanah Berujung Jadi Tersangka

Lansia Penyandang Disabilitas Asal Brebes Lapor Surat Kehilangan Tanah Berujung Jadi Tersangka

Regional
Duduk Perkara Massa Blokade Jalan di Manokwari, Tak Terima Ada Warga yang Ditangkap Polisi

Duduk Perkara Massa Blokade Jalan di Manokwari, Tak Terima Ada Warga yang Ditangkap Polisi

Regional
Badan Jalan di Bangka Belitung Amblas Terkena Abrasi Sungai, Warga Gotong Royong Pasang Tiang Pancang dari Kayu

Badan Jalan di Bangka Belitung Amblas Terkena Abrasi Sungai, Warga Gotong Royong Pasang Tiang Pancang dari Kayu

Regional
Target Menangi Pileg 2024, Gerindra Salatiga Maksimalkan Peran Relawan

Target Menangi Pileg 2024, Gerindra Salatiga Maksimalkan Peran Relawan

Regional
Banjir Bandang Landa Kabupaten Dompu, 1.257 Kepala Keluarga Terdampak

Banjir Bandang Landa Kabupaten Dompu, 1.257 Kepala Keluarga Terdampak

Regional
Sudah Setahun Jembatan Putus, Anak-anak Desa Gontar Terpaksa Menyeberangi Sungai ke Sekolah

Sudah Setahun Jembatan Putus, Anak-anak Desa Gontar Terpaksa Menyeberangi Sungai ke Sekolah

Regional
Cabai Hiyung Khas Tapin, Rawit Terpedas di Indonesia dari Kalimantan Selatan

Cabai Hiyung Khas Tapin, Rawit Terpedas di Indonesia dari Kalimantan Selatan

Regional
Gempa M 4,7 Guncang Pesisir Barat Lampung

Gempa M 4,7 Guncang Pesisir Barat Lampung

Regional
Tak Hanya Dicabuli, Anak di Bawah Umur di Ende Juga Dianiaya oleh Pelaku

Tak Hanya Dicabuli, Anak di Bawah Umur di Ende Juga Dianiaya oleh Pelaku

Regional
Aksi Maling Jebol Pintu Kantor Ekspedisi, Sempat Cabut CCTV hingga Incar Paket Bernilai Jual Tinggi

Aksi Maling Jebol Pintu Kantor Ekspedisi, Sempat Cabut CCTV hingga Incar Paket Bernilai Jual Tinggi

Regional
Warga Banggai Ditemukan Tewas Terlilit Ular Piton Sepanjang 7 Meter

Warga Banggai Ditemukan Tewas Terlilit Ular Piton Sepanjang 7 Meter

Regional
Kakek di Rokan Hilir Riau Cabuli Cucu Tiri Usia 4 Tahun

Kakek di Rokan Hilir Riau Cabuli Cucu Tiri Usia 4 Tahun

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.