Sedang Berjalan di Pantai, 2 Pelajar Temukan Mayat Wanita Tanpa Busana

Kompas.com - 30/03/2021, 22:23 WIB
Warga menyaksikan sesosok mayat wanita tanpa identitas yang mengembang iPantai Waihaong Ambon, Selasa (30/3/2021). KOMPAS.COM/RAHMAT RAHMAN PATTYWarga menyaksikan sesosok mayat wanita tanpa identitas yang mengembang iPantai Waihaong Ambon, Selasa (30/3/2021).

AMBON, KOMPAS.com - Sesosok mayat wanita ditemukan mengambang di Pantai Waihaong, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon, Selasa (30/03/2021).

Mayat itu ditemukan dua pelajar yang sedang berjalan di sekitar pantai. Kondisi mayat itu tanpa busana dan sudah membusuk. Penemuan mayat itu membuat heboh warga sekitar.

Baca juga: Tinjau 2 Lokasi Vaksinasi Covid-19, Wali Kota Surabaya: Sudah 394.000 Warga Divaksin

"Mayat itu ditemukan sore tadi sekira Pukul 15.40.WIT oleh dua pelajar, Danu Pais dan Muhammad Faisal. Awalnya mereka mengira itu bangkai binatang tapi setelah didekati ternyata mayat wanita," kata Kasubag Humas Polresta Ambon Isack Leitemia kepada Kompas.com, Selasa malam.

Menurut Isack, kedua siswa tersebut hendak berjalan kalai ke arah Pelabuhan Yos Sudarso Ambon untuk berenang.

Namun, keduanya tiba-tiba melihat ada yang aneh, dan setelah diperiksa ternyata sesosok mayat.

"Kondisi mayat yang ditemukan dalam keadaan tanpa busana," ujarnya.

Mengetahui yang dilihat adalah sesosok mayat, kedua siswa itu pun langsung berlari memberi tahu warga sekitar.

Warga pun melaporkan temuan itu ke polisi.

"Tak lama kemudian petugas Polsek Nusaniwe dan SPK Polresta mendatangi TKP untuj mengevakuasi mayat wanita tersebut," ujarnya.

Isack menambahkan, jasad wanita tanpa identitas itu telah berada di RSUD dr Haulussy Ambon untuk diautopsi.

"Jenazah telah berada di  RSUD Haulussy Ambon guna dilakukan visum luar serta sidik jari untuk mengetahui identitas dari jenazah tersebut, ” jelas Isack.

Baca juga: Densus 88 Tangkap Seorang Terduga Teroris di Tulungagung

Ia pun memastikan polisi akan menyelidiki penemuan mayat tersebut.

"Tentu akan diselidiki, penyebab kematiannya, saat ini kita pastikan dulu identitasnya," katanya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pegawai Honorer Pemprov Jabar Tidak Dapat THR, Ini Penjelasan Sekda

Pegawai Honorer Pemprov Jabar Tidak Dapat THR, Ini Penjelasan Sekda

Regional
Mudik Dilarang, Pelaku Pariwisata: Pusing Banget

Mudik Dilarang, Pelaku Pariwisata: Pusing Banget

Regional
12 Pemudik Dikarantina di Solo Technopark, 2 di Antaranya Positif Covid-19

12 Pemudik Dikarantina di Solo Technopark, 2 di Antaranya Positif Covid-19

Regional
Warga Aceh Diizinkan Shalat Idul Fitri di Masjid Raya Baiturrahman, Simak Syaratnya

Warga Aceh Diizinkan Shalat Idul Fitri di Masjid Raya Baiturrahman, Simak Syaratnya

Regional
Pengakuan Anggota Ormas yang Lakukan Aksi Premanisme di Pasar Jepon Blora

Pengakuan Anggota Ormas yang Lakukan Aksi Premanisme di Pasar Jepon Blora

Regional
Klaster Tarawih di Purbalingga Meluas, 31 Orang Positif Covid-19, Termasuk Imam Masjid

Klaster Tarawih di Purbalingga Meluas, 31 Orang Positif Covid-19, Termasuk Imam Masjid

Regional
Provokator Saat Penyekatan Mudik Ditangkap, Polisi: Anggota Saya Ditendang

Provokator Saat Penyekatan Mudik Ditangkap, Polisi: Anggota Saya Ditendang

Regional
Cerita AKP Rizky, Peluk dan Tenangkan Pemudik yang Sempat Lakukan Provokasi di Pos Penyekatan

Cerita AKP Rizky, Peluk dan Tenangkan Pemudik yang Sempat Lakukan Provokasi di Pos Penyekatan

Regional
2 Orang Tewas, 7 Luka-luka akibat Ledakan Saat Meracik Petasan di Tulungagung

2 Orang Tewas, 7 Luka-luka akibat Ledakan Saat Meracik Petasan di Tulungagung

Regional
351 Pekerja Migran Asal Jember Jalani Karantina 5 Hari di Hotel

351 Pekerja Migran Asal Jember Jalani Karantina 5 Hari di Hotel

Regional
2 Provokator Saat Penyekatan Mudik Ditangkap, Tendang Petugas hingga Positif Narkoba

2 Provokator Saat Penyekatan Mudik Ditangkap, Tendang Petugas hingga Positif Narkoba

Regional
Profil Novi Rahman Bupati Nganjuk yang Kena OTT KPK, Usia 41 Tahun,  Jabat Wakil Ketua DPW PKB Jatim

Profil Novi Rahman Bupati Nganjuk yang Kena OTT KPK, Usia 41 Tahun, Jabat Wakil Ketua DPW PKB Jatim

Regional
Tak Mau Diceraikan, Syawal Tusuk Istri lalu Bunuh Diri

Tak Mau Diceraikan, Syawal Tusuk Istri lalu Bunuh Diri

Regional
Tengku Zulkarnain Meninggal Dunia akibat Covid-19, Satgas Sebut Ada Penyakit Bawaan

Tengku Zulkarnain Meninggal Dunia akibat Covid-19, Satgas Sebut Ada Penyakit Bawaan

Regional
Jember Perbolehkan Shalat Idul Fitri Berjemaah, Ini Syaratnya

Jember Perbolehkan Shalat Idul Fitri Berjemaah, Ini Syaratnya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X