Kisruh Kepala Daerah di Kota Tegal, Partai Pengusung Desak DPRD Gelar RDP

Kompas.com - 24/03/2021, 21:54 WIB
Gedung DPRD Kota Tegal, Jawa Tengah KOMPAS.com/Tresno SetiadiGedung DPRD Kota Tegal, Jawa Tengah

TEGAL, KOMPAS.com - Sejumlah partai pengusung Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono dan Wakil Wali Kota M. Jumadi mendesak DPRD untuk menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) membahas kabar perseteruan keduanya.

Ketua Fraksi Partai Gerindra Sisdiono Ahmad mengungkapkan, RDP untuk mendengarkan penjelasan langsung Dedy dan Jumadi sebelumnya batal dilaksanakan karena ketidakhadiran Dedy pada Rabu (3/3/2021) lalu.

"Kami mengusulkan agar digelar RDP. Dengan memanggil satu persatu. Pertama wakil wali kota, wali kota, baru nanti keduanya dipertemukan," kata Sisdiono di Gedung DPRD setempat, Rabu (24/3/2021).

Baca juga: Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah Siap, Pak

Sisdiono mengatakan, setelah RDP, berharap ada gelaran public hearing untuk mengetahui respons masyarakat.

"Bagaimana warga melihat ketidakkompakan yang berdampak pada birokrasi. Apakah pelayanan baik atau tidak, warga agar berbicara memberikan penilaian," katanya.

Menurut Sisdiono, pihaknya baru bisa menyimpulkan setelah mendengar langsung penjelasan keduanya dan menampung respons masyarakat.

"Mungkin nanti adalah pernyataan pendapat sikap DPRD terkait persoalan ketidakkompakan atau keserasian pemerintahan, khususnya wali kota dan wak wali kota. Ini yang utama," ujar Sisdiono.

Baca juga: Sudah Didamaikan, Ganjar Sayangkan Walkot Tegal Belum Cabut Laporan Polisi

Menurutnya, ketidakharmonisan keduanya telah mengganggu jalannya roda pemerintahan. Bahkan ia mengaku telah melihat dan mendengar langsung dampaknya.

"Ini kan bahaya kalau seperti ini. Kalau wali kota ternyata ada beberapa hal yang tidak dilapori bawahannya misalnya. Saya contohkan soal rencana pembangunan Pasar Beras, itu sudah lama dicoret dewan dan TAPD, namun wali kota belum mendapat laporan," kata Sisdiono.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Usut Dugaan Pungli Rapid Test Antigen di Sambas, Ini Hasilnya

Polisi Usut Dugaan Pungli Rapid Test Antigen di Sambas, Ini Hasilnya

Regional
Bawa Surat Hasil Swab Palsu, Calon Penumpang Pesawat di Semarang Ditangkap

Bawa Surat Hasil Swab Palsu, Calon Penumpang Pesawat di Semarang Ditangkap

Regional
SKB 3 Menteri Dibatalkan MA, Guspardi Gaus: Ini Memalukan Lembaga Negara

SKB 3 Menteri Dibatalkan MA, Guspardi Gaus: Ini Memalukan Lembaga Negara

Regional
Pemotor Terobos Pos Penyekatan di Karawang, Kapolres: Dari 500 Orang, Sekitar 100 Pemudik yang Menerobos

Pemotor Terobos Pos Penyekatan di Karawang, Kapolres: Dari 500 Orang, Sekitar 100 Pemudik yang Menerobos

Regional
Dijuluki Ratu Tipu, LY Tawarkan Investasi Bodong Rp 48 Miliar, Sudah 3 Kali Dipenjara Kasus yang Sama

Dijuluki Ratu Tipu, LY Tawarkan Investasi Bodong Rp 48 Miliar, Sudah 3 Kali Dipenjara Kasus yang Sama

Regional
Volume Kendaraan di Tol Trans-Jawa Turun 60 Persen akibat Larangan Mudik Lebaran

Volume Kendaraan di Tol Trans-Jawa Turun 60 Persen akibat Larangan Mudik Lebaran

Regional
Apa Hubungan Sunda Empire dan Sunda Nusantara? Ini Penjelasan Rangga, Eks Petinggi Sunda Empire

Apa Hubungan Sunda Empire dan Sunda Nusantara? Ini Penjelasan Rangga, Eks Petinggi Sunda Empire

Regional
Hari Kedua Larangan Mudik, 75.000 Kendaraan Masuk Lampung via Bakauheni, 27.000 Belum Kembali

Hari Kedua Larangan Mudik, 75.000 Kendaraan Masuk Lampung via Bakauheni, 27.000 Belum Kembali

Regional
Berdiri di Jalan, Alex Didatangi dan Ditembak Senapan Angin, Pelaku Juga Melukai Anak Korban, Ini Kronologinya

Berdiri di Jalan, Alex Didatangi dan Ditembak Senapan Angin, Pelaku Juga Melukai Anak Korban, Ini Kronologinya

Regional
Hindari Kebocoran, Ketua MMKS Minta Soal Ujian Akhir SMP Dipegang Kepsek

Hindari Kebocoran, Ketua MMKS Minta Soal Ujian Akhir SMP Dipegang Kepsek

Regional
Kabaharkam Sebut 159 Travel Gelap Sudah Ditindak sejak Larangan Mudik Lebaran

Kabaharkam Sebut 159 Travel Gelap Sudah Ditindak sejak Larangan Mudik Lebaran

Regional
Usai Bertemu Kapolri dan Panglima TNI, Kapolda Papua Sebut Ada Pola Baru dalam Tangani KKB

Usai Bertemu Kapolri dan Panglima TNI, Kapolda Papua Sebut Ada Pola Baru dalam Tangani KKB

Regional
100 Pemudik Motor Terobos Pos Penyekatan dan Lawan Arus di Karawang, Polisi: Personel Tak Sebanding

100 Pemudik Motor Terobos Pos Penyekatan dan Lawan Arus di Karawang, Polisi: Personel Tak Sebanding

Regional
Videonya Viral karena Hina Pemakai Masker, Putu Aribawa Jadi Duta Covid-19, Satpol PP Sebut dari 'Zero' Jadi 'Hero'

Videonya Viral karena Hina Pemakai Masker, Putu Aribawa Jadi Duta Covid-19, Satpol PP Sebut dari "Zero" Jadi "Hero"

Regional
690 Pemudik Curi 'Start' Sudah Tiba di Kabupaten Magelang

690 Pemudik Curi "Start" Sudah Tiba di Kabupaten Magelang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X