Stok Darah Golongan O dan A di PMI Banyumas Hanya Cukup untuk 2 Hari

Kompas.com - 20/03/2021, 14:15 WIB
Ketua PMI Banyumas sekaligus Wakil Bupati Sadewo Tri Lastiono KOMPAS.COM/FADLAN MUKHTAR ZAINKetua PMI Banyumas sekaligus Wakil Bupati Sadewo Tri Lastiono

PURWOKERTO, KOMPAS.com - Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Banyumas, Jawa Tengah, Sadewo Tri Lastiono mengatakan, stok darah golongan A dan O menipis.

"Saat ini stok darah dalam keadaan sangat kritis terutama golongan darah A dan O yang hanya cukup untuk 1-2 hari," kata Sadewo di Pendapa Sipanji Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Sabtu (20/3/2021).

Menurut Sadewo, ketersediaan darah diprediksi akan semakin menipis bahkan kosong menjelang bulan Ramadhan.

Baca juga: Stok Darah Kosong, PMI Surabaya Tegaskan Mendonor Tak Menularkan Covid-19

Padahal kebutuhan darah saat bulan Ramadhan dan Idul Fitri biasanya meningkat tajam.

"Maka dari itu kami minta agar masyarakat jangan takut untuk mendonorkan darahnya, karena PMI selalu menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid–19," ujar Sadewo yang juga merupakan Wakil Bupati Banyumas.

Sadewo mengatakan, pihaknya hanya mampu memenuhi kebutuhan darah sebanyak 152 kantong per hari dari total kebutuhan sebanyak 182 kantong per hari.

Minimnya stok darah di PMI, kata Sadewo, disebabkan masih ada masyarakat yang menunda mendonasikan darah akibat pandemi Covid-19.

Baca juga: Delapan Bulan Pandemi, Stok Darah PMI di Jambi Menipis

Selain itu, beberapa kelompok menghentikan kegiatan donor darah akibat pandemi Covid-19, seperti di sekolah atau perguruan tinggi.

"Adanya vaksinasi Covid–19 juga membuat pendonor harus menunda mendonasikan darah setelah dua minggu dari pemberian vaksin kedua," kata Sadewo.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gempa Bermagnitudo 7,2 Guncang Nias Barat, Masyarakat Panik Keluar Rumah

Gempa Bermagnitudo 7,2 Guncang Nias Barat, Masyarakat Panik Keluar Rumah

Regional
Merawat Toleransi di Hari Raya Kenaikan Isa Almasih dan Idul Fitri

Merawat Toleransi di Hari Raya Kenaikan Isa Almasih dan Idul Fitri

Regional
Semua Pemudik Korban Perahu Terbalik Telah Ditemukan, Pencarian Dihentikan

Semua Pemudik Korban Perahu Terbalik Telah Ditemukan, Pencarian Dihentikan

Regional
Sempat Lumpuh Diterjang Banjir dan Longsor, Jalan Menuju Danau Toba Parapat Kembali Normal

Sempat Lumpuh Diterjang Banjir dan Longsor, Jalan Menuju Danau Toba Parapat Kembali Normal

Regional
Pemkot Pontianak Akan Bangun Masjid Terapung di Atas Sungai Kapuas

Pemkot Pontianak Akan Bangun Masjid Terapung di Atas Sungai Kapuas

Regional
Jemaah Islam Aboge Rayakan Idul Fitri Hari Ini

Jemaah Islam Aboge Rayakan Idul Fitri Hari Ini

Regional
Komandan KKB Lesmin Waker Tewas Saat Baku Tembak dengan Prajurit TNI-Polri

Komandan KKB Lesmin Waker Tewas Saat Baku Tembak dengan Prajurit TNI-Polri

Regional
Bubuk Petasan yang Meledak di Kebumen Sekitar 2-3 Kg, Renggut 4 Nyawa dan Rumah Hancur

Bubuk Petasan yang Meledak di Kebumen Sekitar 2-3 Kg, Renggut 4 Nyawa dan Rumah Hancur

Regional
Gubernur Kalbar Sebut Ada Indikasi Penumpang Pesawat Gunakan Surat Hasil Tes Swab Palsu

Gubernur Kalbar Sebut Ada Indikasi Penumpang Pesawat Gunakan Surat Hasil Tes Swab Palsu

Regional
Dipensiunkan, Ini Sanksi bagi ASN di Magetan yang Nekat Mudik Lebaran

Dipensiunkan, Ini Sanksi bagi ASN di Magetan yang Nekat Mudik Lebaran

Regional
Detik-detik Kecelakaan Lalu Lintas Seret Korban hingga 8 Kilometer, Saksi: Mengerikan

Detik-detik Kecelakaan Lalu Lintas Seret Korban hingga 8 Kilometer, Saksi: Mengerikan

Regional
3 Pemudik Tenggelam di Sungai, 1 Orang Belum Ditemukan

3 Pemudik Tenggelam di Sungai, 1 Orang Belum Ditemukan

Regional
Pasukan Gabungan TNI Tembak Mati 2 Anggota KKB, Pangdam: Ada Kopassus, Kostrad, dan Yonif

Pasukan Gabungan TNI Tembak Mati 2 Anggota KKB, Pangdam: Ada Kopassus, Kostrad, dan Yonif

Regional
2 Pemudik yang Tenggelam karena Nekat Lewat Jalur Sungai Ditemukan Tewas

2 Pemudik yang Tenggelam karena Nekat Lewat Jalur Sungai Ditemukan Tewas

Regional
Seorang Pemuda Terseret Mobil hingga Tewas, Diduga Sejauh 8 Kilometer

Seorang Pemuda Terseret Mobil hingga Tewas, Diduga Sejauh 8 Kilometer

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X