Sudah 3 Pekan Karhutla Pelalawan Riau Belum Juga Padam, Tim Gabungan Kewalahan

Kompas.com - 19/03/2021, 09:30 WIB
Petugas gabungan memadamkan titik api karhutla di Kecamatan Kuala Kampar, Kabupaten Pelalawan, Riau, beberapa waktu lalu. Dok. Koramil 15/Kuala KamparPetugas gabungan memadamkan titik api karhutla di Kecamatan Kuala Kampar, Kabupaten Pelalawan, Riau, beberapa waktu lalu.

PEKANBARU, KOMPAS.com - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Kecamatan Kuala Kampar, Kabupaten Pelalawan, Riau, belum bisa diatasi.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pelalawan Abu Bakar saat dikonfirmasi Kompas.com melalui sambungan telepon mengaku sudah tiga pekan berjibaku memadamkan api.

"Pemadaman sudah minggu ketiga. Kondisi kebakaran masih parah, dan asapnya juga parah karena tanah gambut yang dalam," sebut Abu Bakar, Kamis (18/3/2021).

Baca juga: Titik Api Karhutla Riau Bertambah, Selain di Pelalawan, Juga Ada di Dumai

Menurut dia, sulitnya api dipadamkan karena terkendala sumber air dan akses ke lokasi jauh dan susah untuk ditembus.

Namun, tim gabungan dari TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni dan masyarakat peduli api (MPA) terus berupaya memadamkan api.

"Saat ini kami masih di lokasi melakukan pemadaman. Dibantu juga dua unit helikopter water bombing," kata Abu Bakar.

Baca juga: 73 Titik Panas Terdeteksi di Riau, Terbanyak di Pelalawan

Pihaknya belum bisa memastikan sudah berapa luas hutan dan lahan yang terbakar.

Sebab, petugas masih fokus untuk memadamkan titik api.

"Belum tahu pasti kita berapa luas kebakaran. Kami hari ini masih fokus pemadaman," tutup Abu Bakar.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Gempa Terasa Kuat, di Luar Rumah Sudah Banyak Orang Berhamburan'

"Gempa Terasa Kuat, di Luar Rumah Sudah Banyak Orang Berhamburan"

Regional
Gempa 7,2 Magnitudo di Nias Barat Dirasakan Juga di Sejumlah Daerah Ini

Gempa 7,2 Magnitudo di Nias Barat Dirasakan Juga di Sejumlah Daerah Ini

Regional
Gempa Bermagnitudo 7,2 Guncang Nias Barat, Masyarakat Panik Keluar Rumah

Gempa Bermagnitudo 7,2 Guncang Nias Barat, Masyarakat Panik Keluar Rumah

Regional
Merawat Toleransi di Hari Raya Kenaikan Isa Almasih dan Idul Fitri

Merawat Toleransi di Hari Raya Kenaikan Isa Almasih dan Idul Fitri

Regional
Semua Pemudik Korban Perahu Terbalik Telah Ditemukan, Pencarian Dihentikan

Semua Pemudik Korban Perahu Terbalik Telah Ditemukan, Pencarian Dihentikan

Regional
Sempat Lumpuh Diterjang Banjir dan Longsor, Jalan Menuju Danau Toba Parapat Kembali Normal

Sempat Lumpuh Diterjang Banjir dan Longsor, Jalan Menuju Danau Toba Parapat Kembali Normal

Regional
Pemkot Pontianak Akan Bangun Masjid Terapung di Atas Sungai Kapuas

Pemkot Pontianak Akan Bangun Masjid Terapung di Atas Sungai Kapuas

Regional
Jemaah Islam Aboge Rayakan Idul Fitri Hari Ini

Jemaah Islam Aboge Rayakan Idul Fitri Hari Ini

Regional
Komandan KKB Lesmin Waker Tewas Saat Baku Tembak dengan Prajurit TNI-Polri

Komandan KKB Lesmin Waker Tewas Saat Baku Tembak dengan Prajurit TNI-Polri

Regional
Bubuk Petasan yang Meledak di Kebumen Sekitar 2-3 Kg, Renggut 4 Nyawa dan Rumah Hancur

Bubuk Petasan yang Meledak di Kebumen Sekitar 2-3 Kg, Renggut 4 Nyawa dan Rumah Hancur

Regional
Gubernur Kalbar Sebut Ada Indikasi Penumpang Pesawat Gunakan Surat Hasil Tes Swab Palsu

Gubernur Kalbar Sebut Ada Indikasi Penumpang Pesawat Gunakan Surat Hasil Tes Swab Palsu

Regional
Dipensiunkan, Ini Sanksi bagi ASN di Magetan yang Nekat Mudik Lebaran

Dipensiunkan, Ini Sanksi bagi ASN di Magetan yang Nekat Mudik Lebaran

Regional
Detik-detik Kecelakaan Lalu Lintas Seret Korban hingga 8 Kilometer, Saksi: Mengerikan

Detik-detik Kecelakaan Lalu Lintas Seret Korban hingga 8 Kilometer, Saksi: Mengerikan

Regional
3 Pemudik Tenggelam di Sungai, 1 Orang Belum Ditemukan

3 Pemudik Tenggelam di Sungai, 1 Orang Belum Ditemukan

Regional
Pasukan Gabungan TNI Tembak Mati 2 Anggota KKB, Pangdam: Ada Kopassus, Kostrad, dan Yonif

Pasukan Gabungan TNI Tembak Mati 2 Anggota KKB, Pangdam: Ada Kopassus, Kostrad, dan Yonif

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X