Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kakek Perkosa Gadis Keterbelakangan Mental Tetangganya, Disaksikan Cucu

Kompas.com - 16/03/2021, 07:40 WIB
Aji YK Putra,
Aprillia Ika

Tim Redaksi

MUSI BANYUASIN, KOMPAS.com - Seorang kakek berinisial N (45) dilaporkan ke Polres Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan lantaran diduga telah memperkosa T (21) yang merupakan tetangganya sendiri.

Mirisnya, T ini merupakan seorang gadis yang mengalami keterbalangan mental.

Pengurus Organisasi Perkumpulan Penyandang Disabilitas di Musi Banyuasin (Muba) Hafiz Alfangky mengatakan, kejadian tersebut berlangsung pada Minggu (7/3/2021) kemarin. 

Semula, pelaku datang ke rumah korban seorang diri. Sementara, orang tua korban sedang berada di luar.

Baca juga: Rekonstruksi Pembunuhan Ibu dan Anak di Aceh, Pelaku Sempat Perkosa Salah Satu Korban

Perkosa gadis tetangga, aksi pelaku disaksikan cucu 

Melihat T sendirian, N lalu masuk ke kamar korban dan melakukan aksinya tersebut.

"Kejadian itu ternyata dilihat oleh cucu pelaku sendiri. Keesokan harinya, cucu N ini yang melapor ke keluarga korban,"kata Hafiz kepada KOMPAS.com, Senin (15/3/2021).

Hafiz mengatakan, setelah mengetahui T telah diperkosa, keluarga korban langsung membuat laporan ke polisi.

Bahkan, dari hasil visum korban ditemukan tanda kekerasan seksual.

"Kami harap agar pelaku ini cepat ditangkap, pelaku itu merupakan tetangga korban sendiri," ujarnya.

Kasat Reskrim Polres Muba AKP Ali Rojikin membenarkan jika laporan korban telah diterima dan saat ini sedang dilakukan tindak lanjut. 

"Sekarang masih diselidiki kasus ini jadi atensi kami," tegasnya.

Baca juga: Pak Ogah Perkosa lalu Bunuh Nenek 70 Tahun, Uang dan Perhiasan Korban Dibawa Lari

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

2 Bocah di Ambon Temukan Jasad Bayi di Pesisir Pantai

2 Bocah di Ambon Temukan Jasad Bayi di Pesisir Pantai

Regional
3 Terdakwa Kasus Korupsi Proyek Irigasi Lembudud Dijatuhi Hukuman Berbeda

3 Terdakwa Kasus Korupsi Proyek Irigasi Lembudud Dijatuhi Hukuman Berbeda

Regional
Oknum Sipir Rutan di NTT Diduga Aniaya Warga

Oknum Sipir Rutan di NTT Diduga Aniaya Warga

Regional
Penyebab Dieng Membeku Saat Kemarau, Suhu Terendah Capai Minus 1,2 Derajat

Penyebab Dieng Membeku Saat Kemarau, Suhu Terendah Capai Minus 1,2 Derajat

Regional
3 Warga Hilang di Hutan Teluk Bintuni

3 Warga Hilang di Hutan Teluk Bintuni

Regional
Absen Saat Tes Kompetensi, 1 Peserta Gugur dari Seleksi Anggota KPID Jateng

Absen Saat Tes Kompetensi, 1 Peserta Gugur dari Seleksi Anggota KPID Jateng

Regional
Gempa M 5,7 Guncang Yalimo

Gempa M 5,7 Guncang Yalimo

Regional
Sederet Fakta Anak Bunuh Ayah di Kebumen, dari Sakit Hati lalu Kabur ke Hutan

Sederet Fakta Anak Bunuh Ayah di Kebumen, dari Sakit Hati lalu Kabur ke Hutan

Regional
Mari Bantu Kakek Geong yang Hidup di Gubuk Reyot Sendirian

Mari Bantu Kakek Geong yang Hidup di Gubuk Reyot Sendirian

Regional
Kapolda Jateng Datangi Sukolilo Pati, Minta Warga Tak Main Hakim Sendiri

Kapolda Jateng Datangi Sukolilo Pati, Minta Warga Tak Main Hakim Sendiri

Regional
Jurus Pemda Selamatkan RSUD Nunukan agar Tak Kolaps, Kucurkan Dana dari BTT dan APBD Perubahan

Jurus Pemda Selamatkan RSUD Nunukan agar Tak Kolaps, Kucurkan Dana dari BTT dan APBD Perubahan

Regional
Prakiraan Cuaca Batam Hari Ini Jumat 21 Juni 2024, dan Besok : Pagi ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Batam Hari Ini Jumat 21 Juni 2024, dan Besok : Pagi ini Hujan Ringan

Regional
Prakiraan Cuaca Balikpapan Hari Ini Jumat 21 Juni 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca Balikpapan Hari Ini Jumat 21 Juni 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Cerah Berawan

Regional
Prakiraan Cuaca Morowali Hari Ini Jumat 21 Juni 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca Morowali Hari Ini Jumat 21 Juni 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Cerah Berawan

Regional
Usai Bunuh Ayah Kandung, Ngadimin Lukai Diri Sendiri dan Sempat Berobat ke Puskesmas

Usai Bunuh Ayah Kandung, Ngadimin Lukai Diri Sendiri dan Sempat Berobat ke Puskesmas

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com