Kompas.com - 08/03/2021, 15:36 WIB
Wakil Bupati Tasikmalaya Deni Rhamdani Sagara, adalah pejabat daerah yang dikenal dengan masa jabatannya paling singkat 42 hari sedang akan berjamaah sholat subuh di salahsatu masjid bersama masyarakat, Senin (8/3/2021). KOMPAS.COM/IRWAN NUGRAHAWakil Bupati Tasikmalaya Deni Rhamdani Sagara, adalah pejabat daerah yang dikenal dengan masa jabatannya paling singkat 42 hari sedang akan berjamaah sholat subuh di salahsatu masjid bersama masyarakat, Senin (8/3/2021).

TASIKMALAYA, KOMPAS.com - Wakil Bupati Tasikmalaya Deni Rhamdani Sagara merupakan wakil kepala daerah dengan jabatan paling singkat di Jawa Barat, yakni selama 42 hari seusai dilantik.

Deni merasa bersyukur diberi kesempatan selama 42 hari untuk menjadi seorang pemimpin warga Kabupaten Tasikmalaya.

Ia pun akan memanfaatkan waktu singkat itu untuk berkeliling menginap di rumah-rumah warga daerah terpencil.

Apalagi, selama ini daerah Kabupaten Tasikmalaya dengan 39 kecamatan dan 251 desa sebagian besar wilayahnya berada di perbukitan dengan akses jalan pegunungan terpencil.

"Iya, saya Deni Rhamdani Sagara menjabat sebagai Wakil Bupati Tasikmalaya selama 42 hari sejak pelantikan Tanggal 10 Februari 2021 sampai tanggal 23 Maret besok. Sejak saya menjabat saya sudah niat sejak awal akan memanfaatkan jabatan saya yang singkat itu untuk menginap tiap harinya di rumah warga daerah terpencil. Saya pun keliling sampai sekarang," jelas Deni kepada Kompas.com, Senin (8/3/2021).

Baca juga: Setahun Pandemi, Plt Wali Kota Tasikmalaya Fokus Cegah Klaster Baru Covid-19

Deni menambahkan, saat menginap di rumah warga perkampungan terpencil, ia merasakan hubungan antara pemimpin dan rakyatnya semakin dekat tanpa sekat.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sejak hari pertama sampai hari sekarang sisa kurang dua pekan lagi jabatannya sudah banyak sekali keluhan dan permasalahan warga yang bisa diselesaikan secara langsung.

Sebagian besar adalah keluhan akses jalan menuju perkampungan terpencil daerah Tasikmalaya yang rusak parah dan tak beraspal.

"Selain berkomunikasi terkait permasalahan masyarakat di perkampungannya masing-masing, saya tak lupa di akhiri kunjungan tersebut shalat subuh berjamaah dan pengajian subuh," tambah Deni.

Bahkan, hampir setiap hari, Deni mengaku berangkat ke kantor Bupati Tasikmalaya di Singaparna, dari rumah warga yang diinapinya, tanpa pulang dulu ke rumah.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Korupsi Masker, Eks Pejabat Dinkes Banten Divonis 4 Tahun Penjara

Kasus Korupsi Masker, Eks Pejabat Dinkes Banten Divonis 4 Tahun Penjara

Regional
Danny Pomanto Tanggung Biaya Pengobatan Korban Penyerangan Asrama Mahasiswa di Makassar

Danny Pomanto Tanggung Biaya Pengobatan Korban Penyerangan Asrama Mahasiswa di Makassar

Regional
'Chat' Berisi Ancaman Pembunuhan Dibaca Ibu, Terungkap Anaknya Dicabuli Pelakunya Berulangkali

"Chat" Berisi Ancaman Pembunuhan Dibaca Ibu, Terungkap Anaknya Dicabuli Pelakunya Berulangkali

Regional
Seorang Pengedar Sabu dan Ekstasi Ditangkap di Serdang Bedagai, Terancam 20 Tahun Penjara

Seorang Pengedar Sabu dan Ekstasi Ditangkap di Serdang Bedagai, Terancam 20 Tahun Penjara

Regional
Kasus Suap Nurdin Abdullah, Mantan Sekretaris Dinas PUTR Sulsel Divonis 4 Tahun Penjara

Kasus Suap Nurdin Abdullah, Mantan Sekretaris Dinas PUTR Sulsel Divonis 4 Tahun Penjara

Regional
Keponakan yang Bunuh Pamannya Pakai Air Panas dan Martil Terancam 15 Tahun Penjara

Keponakan yang Bunuh Pamannya Pakai Air Panas dan Martil Terancam 15 Tahun Penjara

Regional
Kronologi Keponakan Bunuh Pamannya Pakai Air Panas dan Martil, Berawal Sakit Hati

Kronologi Keponakan Bunuh Pamannya Pakai Air Panas dan Martil, Berawal Sakit Hati

Regional
Banyak Residivis Kembali Curi Motor di Sumut, Tertangkap Saat Operasi Kancil Toba 2021

Banyak Residivis Kembali Curi Motor di Sumut, Tertangkap Saat Operasi Kancil Toba 2021

Regional
Beredar Foto Selebgram Ambon yang Terlibat Video Porno Menikah dengan Kekasih, Ini Kata Polisi

Beredar Foto Selebgram Ambon yang Terlibat Video Porno Menikah dengan Kekasih, Ini Kata Polisi

Regional
Limbah Sawit di Riau Diolah Jadi Biogas, Upaya Menekan Gas Rumah Kaca

Limbah Sawit di Riau Diolah Jadi Biogas, Upaya Menekan Gas Rumah Kaca

Regional
Jelang UMK 2022 Diputuskan, Ini Masukan Serikat Buruh untuk Ganjar

Jelang UMK 2022 Diputuskan, Ini Masukan Serikat Buruh untuk Ganjar

Regional
Diduga Cemburu, Pengungsi Afghanistan di Kupang Tikam Temannya Pakai Kunci Motor

Diduga Cemburu, Pengungsi Afghanistan di Kupang Tikam Temannya Pakai Kunci Motor

Regional
Jadi Calo CPNS, Pria Ini Tipu Warga Madiun hingga Rp 1 Miliar, Uangnya Dipakai untuk Nikah Lagi

Jadi Calo CPNS, Pria Ini Tipu Warga Madiun hingga Rp 1 Miliar, Uangnya Dipakai untuk Nikah Lagi

Regional
Sidang Kasus Investasi Bodong Rp 84,9 Miliar di Pekanbaru, 5 Terdakwa Minta Bebas, Ditolak Hakim

Sidang Kasus Investasi Bodong Rp 84,9 Miliar di Pekanbaru, 5 Terdakwa Minta Bebas, Ditolak Hakim

Regional
Celurit hingga Korek Pistol Disita Polisi dari Pelaku Klitih di Bantul

Celurit hingga Korek Pistol Disita Polisi dari Pelaku Klitih di Bantul

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.