Kompas.com - 05/03/2021, 11:25 WIB
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno mengenakan Jaket Bertuliskan Ekplore Likupang saat tiba Di Manado, Sulawesi Utara, Jumat (05/03/2021) KOMPAS.COM/CHERMANTO TJAOMBAHMenteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno mengenakan Jaket Bertuliskan Ekplore Likupang saat tiba Di Manado, Sulawesi Utara, Jumat (05/03/2021)

MINAHASA UTARA, KOMPAS.com - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno melakukan kunjungan kerja ke Sulawesi Utara (Sulut), Jumat (5/3/2021).

 

Mengenakan jaket biru bertuliskan Explore Likupang, Sandiaga Uni tiba di Bandara Sam Ratulangi Manado, Sulawesi Utara, sekitar pukul 09.00 Wita.

Agenda pertama yang dilakukan Sandiaga Uno yakni peninjau proyek perluasan Bandara Samratulangi dari 25.000 meter persegi menjadi 56.000 meter persegi.

"Proyek perluasan Bandara menjadi momentum kebangkitan ekonomi pasca Covid-19" ungkap Sandi, Jumat.

Baca juga: 2.094 Tenaga Kesehatan di Manado dan Tomohon Sudah Divaksin Covid-19

Sandiaga Uno akan berada di Sulawesi Utara selama tiga hari dengan agenda peninjauan perluasan Bandara Samratulangi Manado, Launching Vaksinasi serta Trial Likupang Aquathion, pembukaan kantor Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Likupang dan penandatanganan nota kesepakatan pembentukan join venture antara MPRD dan ITDC.

Sementara itu, kunjungan Sandiaga Uno untuk pertama kalinya ke Sulut sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif ini disambut Camat Likupang Timur, Delby Lely Wahiu.

"Selaku pemerintah berharap semua sektor pariwisata kecamatan Likupang timur akan bergeliat bersama. Seluruh warga ekonominya akan meningkat," ungkap Delby.

Baca juga: Warga Korban Banjir di Manado Mulai Terserang Penyakit

Menurut Delby, alokasi dana desa selain untuk pemberdayaan masyarakat juga diprioritaskan untuk mendukung proyek pariwisata nasional.

Namun, akibat adanya recofusing anggaran untuk penanganan Covid-19 berimbas kepada anggaran di sektor lain termasuk pariwisata.

Untuk diketahui, KEK Likupang mencakup tiga desa yakni, Marinsow, Pulisan, dan Kinunang dengan destinasi pesona alam dan pantai.

Sementara desa lain di kawasan Likupang timur seperti Likupang 1,Likupang 2, Kampung Ambong, Wineru, Winuri dan Maen menjadi Kawasan Strategis Pariwisata (KSP) sebagai daerah penyangga.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X