Komplotan Curanmor Tasikmalaya Diringkus, 19 Motor Curian Ditawarkan di Medsos

Kompas.com - 04/03/2021, 11:47 WIB
Kapolresta Tasikmalaya AKBP Doni Hermawan, menyerahkan motor korban curian ke pemiliknya setelah beberapa bulan dicuri komplotan curnamor yang ditangkap di Mako Polresta Tasikmalaya, Kamis (4/3/2021). KOMPAS.COM/IRWAN NUGRAHAKapolresta Tasikmalaya AKBP Doni Hermawan, menyerahkan motor korban curian ke pemiliknya setelah beberapa bulan dicuri komplotan curnamor yang ditangkap di Mako Polresta Tasikmalaya, Kamis (4/3/2021).

TASIKMALAYA, KOMPAS. com - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Tasikmalaya berhasil mengungkap kasus maraknya pencurian motor di beberapa wilayah Kota Tasikmalaya beberapa bulan terkahir ini. 

Polisi pun menangkap para pelaku satu komplotan dengan beberapa peran yang berbeda, mulai dari orang yang mengintai calon korban, mengambil motor, dan menadah serta menjualnya di media sosial.

Sebanyak 19 unit motor berbagai merk berhasil diamankan dari komplotan tersebut dan dikembalikan kepada para pemiliknya seusai pendataan.

"Kita berhasil ungkap komplotan khusus pencurian motor (curanmor) di Tasikmalaya. Komplotan ini ada 3 orang, dua diantaranya telah ditangkap yakni inisial EJ (28) asal Malangbong, Garut dan AW (45), warga Cibatu, Garut. Sedangkan seorang lagi masih dalam pengejaran," jelas Kepala Polresta Tasikmalaya AKBP Doni Hermawan, saat konferensi Pers di kantornya, Kamis (4/3/2021).

Doni menambahkan, pengungkapan ini hasil operasi kejahatan jalanan di wilayah Kota Tasikmalaya dalam kurun waktu 10 hari.

Baca juga: Polisi Temukan Gudang Penadah Sindikat Curanmor di Kudus

Komplotan curanmor Tasikmalaya sudah beraksi 6 bulan

Komplotan ini mengaku beraksi sudah enam bulan dan melakukan kejahatannya di 7 titik berbeda di wilayah perkotaan Tasikmalaya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Pelaku masih kita kejar berinisial AG, yang sesuai keterangan teman-temannya selaku pengambil atau pemetik motor," kata Doni.

Selama ini, lanjut Doni, motor curian dijual kembali lewat komunikasi media sosial dengan para calon pembeli.

Mereka selama ini sudah tahu kalau motor yang dijual komplotan itu di media sosial tak ada kelengkapan surat-surat bermotor alias bodong.

"Kita juga dapati pembeli sedang bertransaksi di satu titik dengan komplotan itu yang satu kendaraan dihargai Rp 3 juta hingga Rp 5 juta. Kita masih kembangkan kembali mungkin ada TKP lain di luar wilayah Kota Tasik," ungkapnya.

Baca juga: Polisi Sebut Pelaku Curanmor yang Panjat Tower Sutet Tak Makan dan Minum Selama 17 Jam

 

Warga yang kehilangan motor bisa periksa ke Polresta Tasikmalaya

Para tersangka yang mendekam di sel tahanan Polresta Tasikmalaya dijerat Pasal 363 dan 480 KUHPidana dengan ancaman hukuman minimal 4 sampai 7 tahun penjara.

"Bagi masyarakat yang merasa kehilangan motor silakan menghubungi Polresta ke Satreskrim dengan membawa bukti kepemilikan kendaraanya seperti STNK atau BPKB," jelasnya. 

Di lokasi sama pun, Doni sempat menyerahkan motor curian kepada para pemilik yang menjadi korban komplotan tersebut.

Salah satu korban merasakan bahagia dan berterimakasih kepada petugas Kepolisian yang telah menangkap dan mengembalikan motor kesayangannya selama ini.

"Terimakasih Pak Polisi karena telah mengembalikan motor saya yang beberapa bulan kemarin dicuri," ungkap salahsatu korban, Enung (52), di Mako Polresta Tasikmalaya. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sang Anak Bocor Jantung, Jailani Bingung Biaya Operasi di Jakarta: Semoga Ada Solusi...

Sang Anak Bocor Jantung, Jailani Bingung Biaya Operasi di Jakarta: Semoga Ada Solusi...

Regional
Saat Sandiaga Uno Kepedasan Usai Cicipi Kerupuk Kemplang Khas Lampung

Saat Sandiaga Uno Kepedasan Usai Cicipi Kerupuk Kemplang Khas Lampung

Regional
Atlet Lamongan Peraih Emas di PON Papua Dapat Bonus Rp 10 Juta, Perak Rp 7,5 Juta

Atlet Lamongan Peraih Emas di PON Papua Dapat Bonus Rp 10 Juta, Perak Rp 7,5 Juta

Regional
Dibanting Polisi hingga Kejang, MFA: Saya Harap Ini Insiden Terakhir

Dibanting Polisi hingga Kejang, MFA: Saya Harap Ini Insiden Terakhir

Regional
Kapolsek Parigi yang Diduga Perkosa Anak Tersangka Dipecat dengan Tidak Hormat

Kapolsek Parigi yang Diduga Perkosa Anak Tersangka Dipecat dengan Tidak Hormat

Regional
Bikin Haru, Aksi Polisi di Sukoharjo Gendong Lansia untuk Divaksin Covid-19

Bikin Haru, Aksi Polisi di Sukoharjo Gendong Lansia untuk Divaksin Covid-19

Regional
Sedang Kendarai Mobil, Pengacara di Tanah Bumbu Diadang lalu Dibacok Gerombolan OTK

Sedang Kendarai Mobil, Pengacara di Tanah Bumbu Diadang lalu Dibacok Gerombolan OTK

Regional
Nasib Suparmi, Dijanjikan Kerja Malah Telantar, Sempat Akan Bunuh Diri di Rel KA karena Depresi

Nasib Suparmi, Dijanjikan Kerja Malah Telantar, Sempat Akan Bunuh Diri di Rel KA karena Depresi

Regional
Kisah Pilu Bocah Atqia Nabila, Hidup dengan Tubuh Membengkak karena Bocor Jantung

Kisah Pilu Bocah Atqia Nabila, Hidup dengan Tubuh Membengkak karena Bocor Jantung

Regional
Polisi Dalami Motif 9 Pelajar SMK Keroyok Korbannya hingga Luka Parah

Polisi Dalami Motif 9 Pelajar SMK Keroyok Korbannya hingga Luka Parah

Regional
Jembatan di Kebumen Runtuh, Sutiem Hilang Terbawa Arus Sungai

Jembatan di Kebumen Runtuh, Sutiem Hilang Terbawa Arus Sungai

Regional
Kisah Youtuber Situbondo Raih Jutaan dari Bikin Konten Tutorial Furniture hingga Bisa Beli Mobil

Kisah Youtuber Situbondo Raih Jutaan dari Bikin Konten Tutorial Furniture hingga Bisa Beli Mobil

Regional
Jalani Sidang, Keluarga Bupati Jember yang Gelar Pesta Pernikahan Divonis Langgar Prokes

Jalani Sidang, Keluarga Bupati Jember yang Gelar Pesta Pernikahan Divonis Langgar Prokes

Regional
Aksi Warga Blokir Jalan ke 'Waduk Jokowi', Ini Jawaban Manajer PT Brantas

Aksi Warga Blokir Jalan ke "Waduk Jokowi", Ini Jawaban Manajer PT Brantas

Regional
Brigadir NP Disanksi Penurunan Jabatan dan Penjara 21 Hari, Ini Kata Mahasiswa yang Dibanting Saat Demo

Brigadir NP Disanksi Penurunan Jabatan dan Penjara 21 Hari, Ini Kata Mahasiswa yang Dibanting Saat Demo

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.