Ironis, Dana Bantuan Covid-19 Dikorupsi Kades untuk Judi dan Foya-foya, Pelaku Terancam Hukuman Mati

Kompas.com - 03/03/2021, 06:08 WIB
Ilustrasi pengadilan. SHUTTERSTOCKIlustrasi pengadilan.
Editor Setyo Puji

KOMPAS.com - Askari (43), seorang Kepala Desa Sukowarna, Kecamatan Sukakarya, Musirawas, Sumatera Selatan, diduga terlibat melakukan korupsi dana bantuan Covid-19.

Ironisnya, uang bantuan yang seharusnya diberikan kepada warga terdampak pandemi tersebut justru digunakan terdakwa untuk bermain judi dan foya-foya.

Dalam sidang perdana tersebut, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Lubuk Linggau Sumar Heti menjerat pelaku dengan pasal berlapis, yakni Pasal 2 ayat 2 juncto Pasal 18 ayat 3, subsider Pasal 3 juncto Pasal 18 dan Pasal 8 tentang Korupsi.

Dengan pasal yang disangkakan tersebut, terdakwa terancam hukuman mati.

"Dalam Pasal 2 itu hukuman maksimal adalah hukuman mati, nanti akan dilihat dalam fakta persidangan yang mana akan dikenakan kepada terdakwa oleh hakim," ujarnya, Selasa (2/3/2021).

Baca juga: Sunat Dana Bantuan Covid-19 untuk Judi, Kades di Musirawas Terancam Hukuman Mati

Dana bantuan yang dikorupsi Rp 187,2 juta

Sumar Heti menjelaskan, total dana bantuan Covid-19 yang diduga dikorupsi oleh terdakwa diketahui sebesar Rp 187,2 juta.

Adapun modus yang dilakukan terdakwa yaitu dengan mengambil seluruh dana bantuan untuk 156 warganya yang terdampak itu selama tiga bulan.

Dana bantuan dari pemerintah tersebut diambil Askari melalui rekening Bank Sumsel Babel.

Namun, dana tersebut ternyata oleh terdakwa hanya diberikan kepada warganya untuk alokasi satu bulan.

Baca juga: Setahun Covid-19, Ridwan Kamil: Perang Belum Selesai

Sedangkan alokasi dana bantuan untuk bulan kedua dan ketiga digunakan untuk foya-foya dan berjudi.

"Uang itu hanya dibagikan satu kali oleh terdakwa. Satu orang sebesar Rp 600.000. Sisanya digunakan terdakwa untuk kepentingan pribadi, seperti membayar utang dan bermain judi," jelasnya.

Penulis : Kontributor Palembang, Aji YK Putra | Editor : Aprillia Ika



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bio Farma Bidik Pasar Eropa Timur Melalui Hannover Messe 2021

Bio Farma Bidik Pasar Eropa Timur Melalui Hannover Messe 2021

Regional
Cegah Mudik, Polda Kalsel Kerahkan 300 Personel di Perbatasan dan Pelabuhan

Cegah Mudik, Polda Kalsel Kerahkan 300 Personel di Perbatasan dan Pelabuhan

Regional
Ribut-ribut soal Pengisian Perangkat Desa di Blora, Bupati Buka Suara

Ribut-ribut soal Pengisian Perangkat Desa di Blora, Bupati Buka Suara

Regional
Mengenal Aplikasi SBONG, Menekan Angka Kematian Ibu Hamil di Bengkulu

Mengenal Aplikasi SBONG, Menekan Angka Kematian Ibu Hamil di Bengkulu

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 13 April 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 13 April 2021

Regional
2 Hari Tidak Pulang, Seorang Siswa SD Ditemukan Tewas di Kamar Mandi Sekolah

2 Hari Tidak Pulang, Seorang Siswa SD Ditemukan Tewas di Kamar Mandi Sekolah

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 13 April 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 13 April 2021

Regional
Untuk Perdana Kalinya, Kalsel Ekspor 10 Ton Porang ke Jepang

Untuk Perdana Kalinya, Kalsel Ekspor 10 Ton Porang ke Jepang

Regional
Terinspirasi Gibran, Mantan Wabup 42 Hari Bikin Pesantren Vokasi

Terinspirasi Gibran, Mantan Wabup 42 Hari Bikin Pesantren Vokasi

Regional
Ada Kampung Narkoba di Palembang, Begini Respons Wakil Wali Kota

Ada Kampung Narkoba di Palembang, Begini Respons Wakil Wali Kota

Regional
Kronologi Ratusan Pesilat Bentrok dengan Warga, Berawal dari Dilarang Masuk ke Tempat Wisata untuk Kopdar

Kronologi Ratusan Pesilat Bentrok dengan Warga, Berawal dari Dilarang Masuk ke Tempat Wisata untuk Kopdar

Regional
Kronologi Edi Tusuk Kekasih Mantan Istri karena Cemburu, Korban Kritis dengan 9 Luka Tusuk

Kronologi Edi Tusuk Kekasih Mantan Istri karena Cemburu, Korban Kritis dengan 9 Luka Tusuk

Regional
Curhat ke Dedi Mulyadi, Pelajar yang Hidup Sebatang Kara di Gubuk Reyot Sampaikan Keinginan Ini

Curhat ke Dedi Mulyadi, Pelajar yang Hidup Sebatang Kara di Gubuk Reyot Sampaikan Keinginan Ini

Regional
Oknum Dosen di Jember yang Diduga Lecehkan Anak di Bawah Umur Jadi Tersangka

Oknum Dosen di Jember yang Diduga Lecehkan Anak di Bawah Umur Jadi Tersangka

Regional
Mengenal Jagung Titi, Camilan Khas Buka Puasa di Flores Timur yang Ingatkan Kampung Halaman

Mengenal Jagung Titi, Camilan Khas Buka Puasa di Flores Timur yang Ingatkan Kampung Halaman

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X