Kompas.com - 02/03/2021, 15:24 WIB
Foto postingan akun Facebook Toying Harwulan yang mengunggah informasi seorang warga Suriname Ponidjo Kromotaroeno yang sedang mencari keluarganya di Kabupaten Sleman. KOMPAS.COM/YUSTINUS WIJAYA KUSUMAFoto postingan akun Facebook Toying Harwulan yang mengunggah informasi seorang warga Suriname Ponidjo Kromotaroeno yang sedang mencari keluarganya di Kabupaten Sleman.

Ia pun menggunakan gaya bertutur dengan menggunakan "Saya".

"Kerabat saya yang menjadi MC menghubungi saya, bilang ini kalau bisa dibantu, ini orang Suriname ingin mencari saudaranya," urainya.

Toying Harwulan pun merasa terpanggil untuk membantu Ponidjo Kromotaroeno.

Toying lantas merangkai semua informasi yang diberikan oleh Ponidjo Kromotaroeno dan mengunggah di akun Facebook pribadinya.

Tak hanya itu, Toying Harwulan juga melakukan observasi terhadap nama dusun dan desa yang disebutkan.

"Semua informasi yang ada saya rangkai, kemudian saya observasi karena dusun-dusun yang bersangkutan ternyata sudah gabung jadi desa. Tapi Saya memang belum ke Yogya, ini saya di Sukoharjo," urainya.

Setelah mengunggah di Facebook, lanjutnya, responsnya luar biasa.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Bahkan, ada saudara Ponidjo Kromotaroeno yang membaca unggahan dan memberitahu tentang nama nenek dan kakeknya.

"Saudaranya Ponidjo yang ada di Suriname itu jadi tahu, bahwasanya kakek nenek dia itu ini. Tahunya itu dari postingan saya karena saya nulisnya urut, ini anaknya ini, ini anaknya ini. Saudaranya itu namanya Irieen," ungkapnya.

Menurutnya, dirinya juga dihubungi oleh beberapa orang di dusun yang disebutkan oleh Ponidjo Kromotaroeno. Mereka bersedia untuk memberikan informasi.

"Saya sudah dihubungi beberapa orang, termasuk kepala desa di wilayah yang disebut itu, mereka bersedia untuk memberikan informasi, mungkin lebih detail lagi," ujarnya.

Mengetahui adanya kemungkinan informasi yang lebih detail, Toying Harwulan berencana untuk datang dari Sukoharjo ke Sleman.

Toying Harwulan akan melakukan penelusuran nama-nama yang diinformasikan untuk menemukan keluarga Ponidjo Kromotaroeno.

"Ada rencana mau investigasi langsung ke nama-nama yang disebut itu, ya modalnya hanya keyakinan. Sebenarnya (Ponidjo Kromotaroeno) melakukan pencarian sudah sejak tahun 2017 atau 2018," pungkasnya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 22 September 2021

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 22 September 2021

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 22 September 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 22 September 2021

Regional
Viral, Video Talut di Banjarnegara Ambrol Saat Dipukul dengan Telapak Tangan

Viral, Video Talut di Banjarnegara Ambrol Saat Dipukul dengan Telapak Tangan

Regional
Izin Premier Oil di Perairan Aceh Tidak Diketahui Pemda, Ini Penjelasan SKK Migas

Izin Premier Oil di Perairan Aceh Tidak Diketahui Pemda, Ini Penjelasan SKK Migas

Regional
Baginda Jamaludin Bangun 30 Rumah Angling Dharma di Pandeglang untuk Warga Miskin Tanpa Diminta

Baginda Jamaludin Bangun 30 Rumah Angling Dharma di Pandeglang untuk Warga Miskin Tanpa Diminta

Regional
Masyarakat Adat Bersitegang dengan Petugas dan Aparat di Lokasi Pembangunan Waduk Lambo

Masyarakat Adat Bersitegang dengan Petugas dan Aparat di Lokasi Pembangunan Waduk Lambo

Regional
Investasi di Karawang Capai Rp 13,83 Triliun, Peringkat Kedua di Jawa Barat

Investasi di Karawang Capai Rp 13,83 Triliun, Peringkat Kedua di Jawa Barat

Regional
80 Ular Mati Terpanggang, Ini Kronologi Kebakaran Rumah Kolektor Reptil, Satpam Sempat Bunyikan Kentongan

80 Ular Mati Terpanggang, Ini Kronologi Kebakaran Rumah Kolektor Reptil, Satpam Sempat Bunyikan Kentongan

Regional
Siswa dan Guru di Semarang Positif Covid-19 Saat PTM, Kadisdik: Tertular dari Keluarga

Siswa dan Guru di Semarang Positif Covid-19 Saat PTM, Kadisdik: Tertular dari Keluarga

Regional
Wali Kota Medan Bobby Nasution Izinkan Belajar Tatap Muka Terbatas

Wali Kota Medan Bobby Nasution Izinkan Belajar Tatap Muka Terbatas

Regional
Kisah Kades Nyentrik di Gresik Angkat Desa Miskin Jadi Desa Milliarder Pakai Resep Gila

Kisah Kades Nyentrik di Gresik Angkat Desa Miskin Jadi Desa Milliarder Pakai Resep Gila

Regional
Ibu Tiri Sewa Pembunuh Bayaran, Habisi Nyawa Bocah 8 Tahun di Indramayu

Ibu Tiri Sewa Pembunuh Bayaran, Habisi Nyawa Bocah 8 Tahun di Indramayu

Regional
Rumah Angling Dharma Ada di Pandeglang sejak 2002, Ogah Dikaitkan dengan Kerajaan Sunda Empire

Rumah Angling Dharma Ada di Pandeglang sejak 2002, Ogah Dikaitkan dengan Kerajaan Sunda Empire

Regional
Dapat Investor, Jabar Bisa Bangun Rumah Sakit Baru Tanpa APBD

Dapat Investor, Jabar Bisa Bangun Rumah Sakit Baru Tanpa APBD

Regional
Cerita 3 Putri Kembar Ikuti Vaksinasi Covid-19 di Sorong, Usai Disuntik Diizinkan Berfoto di KRI Soeharso

Cerita 3 Putri Kembar Ikuti Vaksinasi Covid-19 di Sorong, Usai Disuntik Diizinkan Berfoto di KRI Soeharso

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.