Tahap Pertama Vaksinasi Lansia di Kota Serang, Sasaran 2.300 Orang, yang Daftar Baru 300

Kompas.com - 24/02/2021, 08:47 WIB
Ilustrasi vaksin Covid-19, efikasi vaksin Sinovac di Indonesia lebih rendah dari Turki dan Brasil. SHUTTERSTOCK/Orpheus FXIlustrasi vaksin Covid-19, efikasi vaksin Sinovac di Indonesia lebih rendah dari Turki dan Brasil.

KOTA SERANG, KOMPAS.com - Vaksinasi untuk lanjut usia (lansia) kategori masyarakat umum di Kota Serang, Banten sudah dimulai hari ini. Rabu (24/2/2021).

Target sasaran vaksin untuk lansia di Kota Serang sebanyak 2.300 orang. Namun, baru 300 lansia yang mendaftarkan diri secara online melalui situs web serang.kemkes.go.id.

" Vaksinasi lansia baru untuk ibukota Provinsi yaitu Kota Serang. Dari data yang ada ada sekitar 2.300 lansia, namun yang baru terdaftar baru 300 untuk Kota Serang," kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten dr Ati Pramudji Hastuti. Rabu.

Baca juga: Disuntik Vaksin, Guru Besar Fakultas Kedokteran Unand: Saya Lansia, Butuh Proteksi Diri

Pada periode selanjutnya, lansia di Kabupaten dan Kota lainnya di Provinsi Banten akan divaksin secara bertahap.

"Untuk vaksinasi tahap dua periode satu ini belum bisa lansia dari luar Kota Serang mendaftar. Nanti periode selanjutnya pada Maret baru lansia yang ada di Kabupaten dan Kota lainnya," ujar Ati.

Mekanisme pendaftaran

Dijelaskan Ati, mekanisme pendaftaran vaksinasi untuk kategori lansia ada dua cara atau mekanisme.

Mekanisme pertama yaitu berbasis fasilitas kesehatan (faskes) dengan pendaftaran melalui situs web atau bisa meminta bantuan keluarga atau pengurus RT/RW setempat.

Pada mekanisme berbasis faskes, vaksinasi Covid-19 akan dilaksanakan di puskesmas atau rumah sakit penyedia layanan vaksinasi yang terdekat dari penerima vaksin.

Baca juga: Cerita Plt Wali Kota Tasikmalaya Jadi Lansia Pertama Vaksinasi Covid-19, Punya Komorbid tapi Tak Alami Gejala Usai Disuntik

"Mekanisme kedua dengan vaksinasi massal di tempat yang diselenggarakan oleh organisasi atau instansi yang bekerja sama dengan Dinkes Banten," kata Ati.

Meskipun begitu, lansia yang sudah mendaftarkan diri melalui kedua mekanisme tersebut tetap dicek kesehatannya terlebih dahulu apa memungkinkan untuk divaksin.

"Semua lansia boleh mendaftar, nanti akan ada skrining di lokasi, di meja dua itu dilakukan pemeriksaan kesehatan dari mulai status kesehatannya sampai fisik diagnostiknya diperiksa," jelas Ati.

Vaksin aman

Berdasarkan rekomendasi Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI), vaksin sudah semakin aman disuntikan kepada penderita hipertensi, jantung, diabtes yang terkontrol.

"Terbukti KIPI (kejadian ikutan pascaimunisasi) di Banten sampai saat ini baru ada dua kasus sedang itu pun karena ada auto imun, penyakit daya tahan tubuh tidak baik dari lahir," tandasnya.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Vaksinasi Tahap Kedua Digelar Awal Maret, Kadinkes Ambon: Kita Prioritaskan Lansia

Vaksinasi Tahap Kedua Digelar Awal Maret, Kadinkes Ambon: Kita Prioritaskan Lansia

Regional
Ancaman Erupsi Gunung Merapi Berubah, Obyek Wisata Ketep Pass Kembali Dibuka

Ancaman Erupsi Gunung Merapi Berubah, Obyek Wisata Ketep Pass Kembali Dibuka

Regional
Jelang Pelantikan, Bupati dan Wabup Terpilih Gunungkidul Jalani Swab Antigen

Jelang Pelantikan, Bupati dan Wabup Terpilih Gunungkidul Jalani Swab Antigen

Regional
Jelang Pelantikan, Gibran: Siapa Bilang Hari Pertama Senin, Besok Langsung Gas

Jelang Pelantikan, Gibran: Siapa Bilang Hari Pertama Senin, Besok Langsung Gas

Regional
Vaksinasi Covid-19 untuk Guru, Ganjar: Bagaimana Siswanya, Ikut Divaksin Tidak?

Vaksinasi Covid-19 untuk Guru, Ganjar: Bagaimana Siswanya, Ikut Divaksin Tidak?

Regional
Pakai APBD Senilai Rp 1,8 M, Pemkot Denpasar Lanjutkan Sewa Hotel untuk Pusat Karantina

Pakai APBD Senilai Rp 1,8 M, Pemkot Denpasar Lanjutkan Sewa Hotel untuk Pusat Karantina

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 25 Februari 2021

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 25 Februari 2021

Regional
Demi Tutupi Hubungan Terlarang, Bayi 9 Bulan Dibunuh Ibu dan Selingkuhan

Demi Tutupi Hubungan Terlarang, Bayi 9 Bulan Dibunuh Ibu dan Selingkuhan

Regional
Ini Kegiatan yang Dilakukan Eri Cahyadi Jelang Dilantik Jadi Wali Kota Surabaya

Ini Kegiatan yang Dilakukan Eri Cahyadi Jelang Dilantik Jadi Wali Kota Surabaya

Regional
Geledah Rumah Tersangka Korupsi Migas Blok Mahakam, Kejati Kaltim Sita 3 Mobil Mewah

Geledah Rumah Tersangka Korupsi Migas Blok Mahakam, Kejati Kaltim Sita 3 Mobil Mewah

Regional
Seusai Mengantar Pacar, Pria di Palembang Ini Ditodong Pistol Mainan

Seusai Mengantar Pacar, Pria di Palembang Ini Ditodong Pistol Mainan

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 25 Februari 2021

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 25 Februari 2021

Regional
Takut Temukan Hiu Berwajah Manusia, Nelayan Ini Sempat Membuangnya, Begini Kronologi dan Penjelasan Ahli

Takut Temukan Hiu Berwajah Manusia, Nelayan Ini Sempat Membuangnya, Begini Kronologi dan Penjelasan Ahli

Regional
Salatiga Ditetapkan sebagai Kota Paling Toleran 2020 versi Setara Institute

Salatiga Ditetapkan sebagai Kota Paling Toleran 2020 versi Setara Institute

Regional
Ini Daftar Daerah di Jatim Berstatus Siaga dan Waspada Banjir, Surabaya Salah Satunya

Ini Daftar Daerah di Jatim Berstatus Siaga dan Waspada Banjir, Surabaya Salah Satunya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X