Tanggul Sungai di Jombang Ini Kritis, Terancam Jebol jika Tak Diperbaiki

Kompas.com - 23/02/2021, 21:26 WIB
Kondisi tanggul Sungai Konto di sebelah selatan jembatan Kayen yang kritis dan tergerus. Sejak Senin (22/2/2021), warga Dusun Kayen, Desa Kayen, Kecamatan Bandar Kedungmulyo, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, secara swadaya melakukan penambalan darurat. KOMPAS.COM/MOH. SYAFIÍKondisi tanggul Sungai Konto di sebelah selatan jembatan Kayen yang kritis dan tergerus. Sejak Senin (22/2/2021), warga Dusun Kayen, Desa Kayen, Kecamatan Bandar Kedungmulyo, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, secara swadaya melakukan penambalan darurat.

JOMBANG, KOMPAS.com - Beberapa titik tanggul Sungai Konto di wilayah Bandar Kedungmulyo, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, mengalami kerusakan dan tergerus hingga beberapa meter.

Kondisi tanggul kritis dan cukup mengkhawatirkan, berada di Desa Kayen, Kecamatan Bandar Kedungmulyo.

Di desa ini ada 2 titik tanggul yang tergerus cukup parah. Kedua titik itu berada di Dusun Kayen, Desa Kayen.

Kepala Desa Kayen Hasanuddin mengungkapkan, kerusakan parah tanggul di desanya terjadi pada Minggu (22/2/2021) malam.

Baca juga: Oknum TNI Jual Ratusan Amunisi Diduga untuk KKB, Begini Modusnya

Kerusakan tanggul tersebut cukup mengkhawatirkan, sebab sempat muncul rembesan air dari Sungai Konto ke permukiman warga.

"Sebelumnya ada (tanggul tergerus), tapi yang parah Minggu malam. Ada dua titik yang lebar," kata Hasanuddin, saat dikonfirmasi Kompas.com, Selasa (23/2/2021).

Untuk meminimalisir dampak rusaknya tanggul, warga Desa Kayen bersama Dinas PUPR Pemkab Jombang melakukan penambalan darurat hari ini.

Langkah itu, ujar Hasanuddin, selain untuk mengurangi kekhawatiran akan jebolnya tanggul, juga untuk mengurangi dampak kerusakan tanggul yang lebih luas.

"Jadi, untuk meminimalisir kekhawatiran warga, kami lakukan penanganan darurat. Kami swadaya, dibantu oleh Dinas PUPR yang mendatangkan alat berat," ungkap dia.

Apalagi, lanjut Hasanuddin, tanggul Sungai Konto di Desa Kayen yang rusak, titiknya berdekatan dengan lokasi jembatan Kayen, di jalan raya Jombang-Madiun.

Tanggul yang rusak, berada di sebelah selatan Jembatan Kayen dengan panjang sekitar 40 meter. Sedangkan di sebelah utara jembatan, panjangnya sekitar 100 meter.

"Di dekat tanggul yang longsor ini kan ada obyek vital, Jembatan Kayen di jalan nasional. Kami tidak ingin ada masalah ke depannya," kata Hasanuddin.

Baca juga: Dana Rp 9 Miliar untuk Yudhoyono Foundation Ditarik Pemprov Jatim, Ini Kata Bupati Pacitan

Sungai Konto sendiri merupakan aliran sungai dengan hulu di wilayah Pegunungan Argowayang-Anjasmoro di Kabupaten Malang.

Dari Kabupaten Malang, aliran Sungai Konto melintasi Kabupaten Kediri dan bermuara di Sungai Brantas, di Bandar Kedung Mulyo, Kabupaten Jombang.

Sungai Konto merupakan bagian dari DAS Brantas yang kewenangannya dipegang oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Regional
Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Regional
Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Regional
Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Regional
Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah 'Siap, Pak'

Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah "Siap, Pak"

Regional
Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

Regional
Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Regional
Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Regional
Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Regional
Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Regional
Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Regional
Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 4 Maret 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 4 Maret 2021

Regional
Mengaku Diculik, Nabhani Kabur karena Masalah Kantor, Keluarga Sempat Lapor Polisi, Ini Kronologinya

Mengaku Diculik, Nabhani Kabur karena Masalah Kantor, Keluarga Sempat Lapor Polisi, Ini Kronologinya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X