Santunan Warga Denpasar yang Meninggal karena Covid-19 Belum Cair, Ini Penjelasan Dinas Sosial

Kompas.com - 23/02/2021, 13:59 WIB
Ilustrasi corona virus (Covid-19) shutterstockIlustrasi corona virus (Covid-19)

DENPASAR, KOMPAS.com - Belum satu pun warga yang meninggal karena Covid-19 di Kota Denpasar, Bali, mendapat santunan sebesar Rp 15 juta dari Kementerian Sosial.

Kepala Dinas Sosial Denpasar I Made Mertajaya mengatakan, sempat menerima surat edaran dari Kementerian Sosial untuk mendata warga yang meninggal karena Covid-19.

Edaran itu diterima pada November 2020. Dalam edaran yang disampaikan lewat aplikasi WhatsApp itu, warga yang meninggal karena Covid-19 akan mendapat santunan Rp 15 juta.

"Kalau tidak salah tersurat Juni, tapi sampai di Denpasar November kita terima lewat WhatsApp. Ini dari Kemensos dan diinformasi melalui Provinsi. Intinya bagi warga masyarakat yang meninggal kena Covid dibantu Rp 15 juta," kata Mertajaya saat dihubungi, Selasa (23/2/2021).

Baca juga: Satu Keluarga Jadi Bandar dan Pengedar Sabu, Diduga Ada yang Mengendalikan dari Lapas

Dinas Sosial Denpasar lalu melakukan pendataan dengan mengacu data dari Dinas Kesehatan Kota Denpasar.

Setelah didata, pihaknya tidak mengusulkan data tersebut ke Kemensos karena belum menerima petunjuk teknis (juknis) lanjutan.

Selain itu, pihaknya juga belum menginformasikan ke masyarakat karena tak ada juknis yang diterima.

"Kami koordinasi ke provinsi belum ada kejelasan, jadi kami menunggu," kata dia.

Ia mengakui, sejumlah keluarga korban sempat menanyakan tentang santunan Rp 15 juta tersebut.

 

Namun, ia hanya meminta mereka sabar sembari menunggu juknis dari Kemensos.

Lalu, belakangan beredar Surat Edaran dari Kemensos dengan Nomor 150/3.2/BS.01.02/02/2021 tentang Rekomendasi dan Usulan Santunan Ahli Waris Korban Meninggal Akibat Covid-19.

Surat itu tentang dihentikannya santunan kepada ahli waris korban yang meninggal dunia akibat Covid-19.

Baca juga: Perjalanan Dana Hibah Museum SBY-ANI, Tercatat di APBD Pacitan dan Viral di Medsos, Kini Ditarik...

"Kalau nanti mengusulkan, takutnya tidak ada seperti sekarang. Kan akhirnya adanya surat penundaan ini," katanya.

Merujuk data Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, per 22 Februari 2021, sebanyak 185 korban meninggal akibat Covid-19 di wilayah itu.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
Ingin Warga'Survive' di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Ingin Warga"Survive" di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Regional
6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

Regional
Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Regional
Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: 'Cash Ojo Nyicil'

Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: "Cash Ojo Nyicil"

Regional
Dapat Bantuan 'Bedah Rumah' dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Dapat Bantuan "Bedah Rumah" dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Regional
Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Regional
Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X