Kapal Nelayan Tenggelam Tergulung Ombak, 1 Orang Selamat, 1 Lainnya Hilang

Kompas.com - 21/02/2021, 19:32 WIB
Kapal tenggelam. ThinkstockKapal tenggelam.

MEMPAWAH, KOMPAS.com - Sebuah kapal nelayan dilaporkan tenggelam setelah tergulung ombak di perairan laut Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat (Kalbar), Sabtu (20/2/2021) malam.

Di dalam kapal tersebut berisi 2 orang nelayan. Satu orang nelayan bernama Bachtiar berhasil diselamatkan kapal nelayan pencari cumi, sedangkan satu nelayan lain bernama Abdul Karim (70) masih dalam pencarian.

Keduanya merupakan warga Kecamatan Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah.

"Di dalam kapal tersebut terdapat 2 orang nelayan. Satu orang berhasil diselamatkan oleh kapal pencari cumi saat sedang melintas dan satu nelayan lainnya sekarang dalam pencarian tim gabungan,” kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan  (Basarnas) Pontianak Yopi Haryadi melalui keterangan tertulisnya, Minggu (21/2/2021) siang.

Baca juga: Angkut 40 Wisatawan, Sebuah Kapal Tenggelam di Danau Koto Panjang, 1 Penumpang Tewas

Kapal tersebut diduga tenggelam karena ombak pada Sabtu malam, pukul 23.35 WIB. Yopi menerangkan, pencarian akan dilakukan oleh kapal penyelamat (rescue boat 214), yang kebetulan berada di lokasi kejadian.

"Pencarian sudah dilakukan, kapal kami (rescue boat 214) yang sebelumnya melakukan pencarian terhadap korban hilang juga yang berada di sekitar lokasi tenggelam," ujar Yopi.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara itu, Kapolres Mempawah, AKBP Fauzan Sukmawansyah, melalui Kasat Polair Iptu Andi Rahmat mengatakan, pihaknya mendapatkan informasi pada Minggu, sekitar pukul 04.30 WIB.

Menindaklanjuti informasi itu, kepolisian melakukan pengecekan ke rumah keluarga nelayan yang hilang.

Baca juga: Jenazah Korban Kapal Tenggelam di NTT Kembali Ditemukan, Total 4 Orang Tewas

Andi menerangkan, kedua nelayan itu berangkat ke laut pada Selasa (16/2/2021) dan merencanakan kembali Sabtu malam.

"Rekannya sesama nelayan sempat bertemu dengan kedua korban ini. Diduga kecelakaan terjadi ketika kedua korban ini dalam perjalanan pulang,” kata Andi. 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Regional
100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

Regional
Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Regional
Wabup Luwu Utara Resmikan Program Air Bersih untuk 60 KK di Desa Pombakka, Malangke Barat

Wabup Luwu Utara Resmikan Program Air Bersih untuk 60 KK di Desa Pombakka, Malangke Barat

Regional
Tinjau Vaksinasi di Tanjung Emas, Walkot Hendi Pastikan Vaksin Covid-19 Aman Digunakan

Tinjau Vaksinasi di Tanjung Emas, Walkot Hendi Pastikan Vaksin Covid-19 Aman Digunakan

Regional
Kejari Semarang Bantu Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar, Pemkot Berikan Apresiasi

Kejari Semarang Bantu Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar, Pemkot Berikan Apresiasi

Regional
Penanganan Covid-19 di Kota Medan Dinilai Sudah “On the Track”, Pengamat Kesehatan Puji Kinerja Bobby

Penanganan Covid-19 di Kota Medan Dinilai Sudah “On the Track”, Pengamat Kesehatan Puji Kinerja Bobby

Regional
Ada 499 Pasien Covid-19 dari Luar Semarang, Walkot Hendi Siapkan Hotel untuk Karantina

Ada 499 Pasien Covid-19 dari Luar Semarang, Walkot Hendi Siapkan Hotel untuk Karantina

Regional
Apresiasi Penanganan Covid-19  di Luwu Utara, Kapolda Sulsel: Protokol Kesehatan Jangan Kendor

Apresiasi Penanganan Covid-19 di Luwu Utara, Kapolda Sulsel: Protokol Kesehatan Jangan Kendor

Regional
Bupati IDP Harap Kedatangan Pangdam XIV Hasanuddin dan Rombongan Bisa Bantu Pulihkan Luwu Utara

Bupati IDP Harap Kedatangan Pangdam XIV Hasanuddin dan Rombongan Bisa Bantu Pulihkan Luwu Utara

Regional
Antisipasi Kerumunan, Wali Kota Hendi Batasi Kuota Vaksinasi 'Drive Thru'

Antisipasi Kerumunan, Wali Kota Hendi Batasi Kuota Vaksinasi "Drive Thru"

Regional
Pemkab Luwu Utara Genjot Pembangunan 1.005 Huntap Bagi Korban Banjir Bandang

Pemkab Luwu Utara Genjot Pembangunan 1.005 Huntap Bagi Korban Banjir Bandang

Regional
Pastikan Luwu Utara Bebas BAB Sembarangan, Bupati IDP Harap Hasil Verifikasi Kabupaten ODF Valid

Pastikan Luwu Utara Bebas BAB Sembarangan, Bupati IDP Harap Hasil Verifikasi Kabupaten ODF Valid

Regional
Tercatat 217 UMKM Ajukan Surat PIRT, Bupati Lampung Timur: Jangan Dipersulit

Tercatat 217 UMKM Ajukan Surat PIRT, Bupati Lampung Timur: Jangan Dipersulit

Regional
Dua Bangunan di Kota Metro Jadi Cagar Budaya, Walkot Wahdi: Bisa Jadi Referensi Penelitian

Dua Bangunan di Kota Metro Jadi Cagar Budaya, Walkot Wahdi: Bisa Jadi Referensi Penelitian

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X