Perempuan Muda Ini Jual Ijazah Palsu di Media Sosial Selama 4 Tahun

Kompas.com - 19/02/2021, 15:48 WIB
Kapolres Ferdy memberikan keterangan terkait perkembangan kasus ijazah palsu mantan anggota DPRD Abdul Kadir. KOMPAS.com/A. FaisolKapolres Ferdy memberikan keterangan terkait perkembangan kasus ijazah palsu mantan anggota DPRD Abdul Kadir.

JAMBI, KOMPAS.com - Polresta Jambi mengamankan perempuan muda pembuat dan penjual ijazah palsu yang dipasarkan secara daring maupun luring.

Tersangka berinisial AM (23), warga RT 18 Kelurahan Talang Banjar, Kecamatan Jambi Timur, Kota Jambi.

"AM membuat ijazah palsu kemudian dijual di media sosial," kata Kasat Reskrim Polresta Jambi, Kompol Handres saat dihubungi, Jumat (19/2/2021).

Ia mengatakan perbuatan tersangka dalam membuat dan menjual ijazah palsu dilakukan sejak 2017 lalu.

Ijazah palsu yang diterbitkan perempuan muda ini adalah perguruan tinggi, paket C dan sekolah menengah atas.

Baca juga: Polisi Tetapkan 2 Tersangka Baru Kasus Ijazah Palsu Mantan Anggota DPRD Gerindra

Penangkapan dilakukan karena laporan dari masyarakat yang resah dengan peredaran ijazah palsu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Atas laporan dari masyarakat, kami melakukan penyelidikan," kata Handres lagi.

Untuk menangkap pelaku, petugas pun menyamar menjadi orang yang mau membeli ijazah palsu.

Setelah sepakat, pelaku menawarkan tempat untuk bertemu guna melakukan trasaksi jual beli ijazah palsu.

"Tersangka ditangkap di depan Rumah Sakit Mitra, Kecamatan Kota Baru, Kota Jambi," ujar Handres lagi.

Handres menjelaskan, penangkapan dilakukan anggota Unit Tipidter Satreskrim Polresta Jambi yang menyamar untuk menjadi pemesan dan ditanggapi oleh pelaku yang kemudian menyepakati untuk bertemu.

Sekitar jam 15.30 WIB, pelaku datang ke tempat kejadian perkara dengan membawa ijazah paket C palsu.

"Pelaku dan barang bukti dilakukan tangkap tangan, lalu dibawa menuju kediaman pelaku," katanya.

Dalam pengembangan kasus ini, di rumah pelaku petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa laptop, stempel, hologram dan lembaran ijazah palsu.

Dari tahun 2017 lalu, lanjut Handres, sudah tidak terhitung jumlah ijazah palsu yang dijual oleh tersangka. Handres menyebutkan, begitu ada pesanan, tersangka langsung membuatnya.

"Satu ijazah dijual pelaku seharga satu juta. Bahkan bisa lebih," sebut Handres.

Baca juga: Anggota DPRD dari Gerindra Pengguna Ijazah Palsu Divonis 1 Tahun 4 Bulan Penjara

Atas perbuatannya pelaku dijerat dengan pasal 68 ayat 1 UU No 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional yang berbunyi setiap orang yang membantu memberikan ijazah, sertifikat kompetensi, gelar akademik, profesi, dan atau vokasi dari satuan pendidikan yang tidak memenuhi persyaratan atau pasal 263 KUHP tentang Pemalsuan Surat.

"Tersangka AM terancam hukuman pidana maksimal enam tahun penjara," tutup Handres.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemkot Jabar Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Massal yang Diselenggarakan PT MUJ

Pemkot Jabar Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Massal yang Diselenggarakan PT MUJ

Regional
Bobby Berhasil Percepat Pemulihan Ekonomi Medan, Akademisi USU Berikan Pujian

Bobby Berhasil Percepat Pemulihan Ekonomi Medan, Akademisi USU Berikan Pujian

Regional
Komisi III DPRD Kalsel Setuju Kewenangan Pajak Pertambangan Dikendalikan Pemda

Komisi III DPRD Kalsel Setuju Kewenangan Pajak Pertambangan Dikendalikan Pemda

Regional
Lewat 'Wonderful Rongkong', Luwu Utara Perkenalkan Potensi Pariwisata kepada Investor

Lewat "Wonderful Rongkong", Luwu Utara Perkenalkan Potensi Pariwisata kepada Investor

Regional
Bupati Jekek Optimistis Pembangunan 14.142 RTLH Wonogiri Selesai pada 2024

Bupati Jekek Optimistis Pembangunan 14.142 RTLH Wonogiri Selesai pada 2024

Regional
 Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Regional
Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Regional
Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Regional
Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Regional
Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Regional
Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Regional
Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Regional
Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Regional
Jabar Kerja Sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korsel, Kang Emil: Semoga Dongkrak Potensi Ekonomi

Jabar Kerja Sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korsel, Kang Emil: Semoga Dongkrak Potensi Ekonomi

Regional
Bupati Banjar Akui PAD Berkurang akibat UU Minerba

Bupati Banjar Akui PAD Berkurang akibat UU Minerba

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.