Anggota DPRD dari Gerindra Pengguna Ijazah Palsu Divonis 1 Tahun 4 Bulan Penjara

Kompas.com - 14/02/2020, 19:15 WIB
Terdakwa Abdul Kadir Jaelani dalam sidang lanjutan kasus penipuan dan penggelapan terhadap Nenek Arpah (69), Senin (3/2/2020) di Pengadilan Negeri Depok. KOMPAS.COM/VITORIO MANTALEANTerdakwa Abdul Kadir Jaelani dalam sidang lanjutan kasus penipuan dan penggelapan terhadap Nenek Arpah (69), Senin (3/2/2020) di Pengadilan Negeri Depok.


PROBOLINGGO, KOMPAS.com - Anggota DPRD Kabupaten Probolinggo (non-aktif) Abdul Kadir dari Partai Gerindra, akhirnya divonis bersalah dalam penggunaan ijazah palsu untuk pencalegan pada Pemilu 2019 lalu.

Vonis itu berlangsung dalam sidang putusan di pengadilan negeri setempat yang digelar Kamis (13/2/2020).

Dalam sidang itu, terdakwa Kadir dijerat hukuman 1 tahun 4 bulan penjara dengan denda Rp 30 juta.

Sidang itu dipimpin langsung oleh Ketua Pengadilan Negeri (PN) Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, Gatot Ardian.

Baca juga: Soal Tersangka Baru Kasus Ijazah Palsu, Polisi Tunggu Persidangan Anggota DPRD

Dalam amar putusan, Gatot mengatakan, berdasarkan berbagai pertimbangan, terdakwa dijatuhi hukuman 1 tahun 4 bulan, dan denda sebesar Rp 30 juta.

Jika ganti rugi uang tidak dibayar, maka bisa diganti dengan denda kurungan penjara selama 3 bulan.

"Vonis yang dijatuhkan pada terdakwa, sesuai dengan berbagai pertimbangan. Baik yang memberatkan maupun yang meringankan. Yang memberatkan, salah satunya, telah merugikan para calon legislatif yang kalah. Sementara yang meringankan, sopan selama persidangan, mengakui perbuatan, dan tidak pernah dihukum," kata Gatot.

Pidana yang dijatuhkan pada terdakwa, lanjut Gatot, lantaran telah melanggar Pasal 69 Ayat (1) UU RI Nomor 20 Tahun 2003, tentang Sistem Pendidikan Nasional.

Husnan Taufik, pengacara Kadir, menyampaikan pihaknya masih mengkoordinasikan putusan majlis hakim tersebut dengan terdakwa.

"Kami pertimbangkan dulu yang mulia," kata Husnan, kepada majelis hakim.

Sidang pun ditutup. Kadir tak memberikan keterangan kepada wartawan usai menjalani sidang putusan.

Halaman:
Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Viral Video Salam Dua Periode untuk Petahana, Bawaslu Periksa Camat di Jember

Viral Video Salam Dua Periode untuk Petahana, Bawaslu Periksa Camat di Jember

Regional
Korea 'Red Alert' Virus Corona, Bagaimana Pengawasan Turisnya di Bali?

Korea "Red Alert" Virus Corona, Bagaimana Pengawasan Turisnya di Bali?

Regional
Gubernur NTT: Saya Datang Bukan untuk Orang Suka Saya, tapi untuk Mengubah NTT

Gubernur NTT: Saya Datang Bukan untuk Orang Suka Saya, tapi untuk Mengubah NTT

Regional
Remaja Asal Banyuwangi Bawa Kabur Mobil Travel Berisi 3 Penumpang

Remaja Asal Banyuwangi Bawa Kabur Mobil Travel Berisi 3 Penumpang

Regional
Mari Bantu Agustinus, Bayi dengan Kepala Membesar akibat Hidrosefalus

Mari Bantu Agustinus, Bayi dengan Kepala Membesar akibat Hidrosefalus

Regional
Jembatan Senilai Rp 1,2 Miliar yang Dibangun 2019 Ambrol, Ini Penjelasan DPU-PR Boyolali

Jembatan Senilai Rp 1,2 Miliar yang Dibangun 2019 Ambrol, Ini Penjelasan DPU-PR Boyolali

Regional
Pesawat Trigana Air Tergelincir di Bandara Sentani Jayapura, Papua

Pesawat Trigana Air Tergelincir di Bandara Sentani Jayapura, Papua

Regional
Warga Rusia Hilang di Perairan Nusa Penida Bali Saat Spearfishing

Warga Rusia Hilang di Perairan Nusa Penida Bali Saat Spearfishing

Regional
Bobok Bumbung, Cara Warga Desa di Cilacap Menabung untuk Bayar PBB

Bobok Bumbung, Cara Warga Desa di Cilacap Menabung untuk Bayar PBB

Regional
Demam Berdarah di NTT Sebabkan 21 Orang Meninggal

Demam Berdarah di NTT Sebabkan 21 Orang Meninggal

Regional
Terendam Banjir, PLN UID Jabar Putus Sementara Aliran Listrik di 712 Gardu

Terendam Banjir, PLN UID Jabar Putus Sementara Aliran Listrik di 712 Gardu

Regional
Penderita DBD di Sikka Bertambah Jadi 868 Orang, 7 Meninggal Dunia

Penderita DBD di Sikka Bertambah Jadi 868 Orang, 7 Meninggal Dunia

Regional
Fakta Baru Tragedi Susur Sungai Sempor di Sleman, 3 Tersangka Ditahan hingga Tanggapan Sri Sultan

Fakta Baru Tragedi Susur Sungai Sempor di Sleman, 3 Tersangka Ditahan hingga Tanggapan Sri Sultan

Regional
Limbah Minyak Hitam Kembali Cemari Pesisir Pantai Bintan

Limbah Minyak Hitam Kembali Cemari Pesisir Pantai Bintan

Regional
Baru Dibuka 2 Bulan, Jembatan Senilai Rp 1,2 Miliar Ambruk

Baru Dibuka 2 Bulan, Jembatan Senilai Rp 1,2 Miliar Ambruk

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X