Ribuan Rumah di Keerom Papua Kebanjiran, 4.700 Jiwa Terdampak

Kompas.com - 10/02/2021, 22:52 WIB
Anggota Polres Keerom turut membagikan bantuan ke warga yang terdampak banjir. ANTARA/HO/Polres Keerom Anggota Polres Keerom turut membagikan bantuan ke warga yang terdampak banjir.

KOMPAS.com - Sebanyak 1.155 rumah yang dihuni sekitar 4.700 jiwa di Kabupaten Keerom, Papua, hingga kini masih terendam banjir.

Pejabat Sekda Keerom Irwan mengatakan, jumlah tersebut diperkirakan akan bertambah mengingat wilayah yang terendam banjir makin meluas.

Sebagian besar warga enggan untuk mengungsi ke lokasi yang disediakan Pemda Keerom yakni di gedung pramuka, karena khawatir bila rumahnya ditinggal.

Mereka memilih mengungsi di sekitar pemukimannya atau tetap di dalam rumah.

Baca juga: 1.000 Orang Mengungsi karena Banjir, Pemkab Keerom Tetapkan Status Tanggap Darurat Selama 14 Hari

Akibatnya, petugas dari TNI-Polri lah yang berkeliling membawa bantuan berupa makanan langsung santap yang dimasak di dapur umum karena warga tidak lagi bisa memasak akibat seluruh persediaan pangan miliknya terendam.

Saat ini, akses jalan ke berbagai wilayah di Keerom makin sulit.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sebab, kendaraan khususnya roda empat sudah tidak bisa lagi melintas melalui jalan utama.

"Untuk menuju Keerom harus melintas dari Yoka karena air yang meluap melewati jembatan dilaporkan deras," kata Irwan, yang juga menjabat Kepala Dinas Perhubungan Keerom, seperti dilansir dari Antara, Rabu (10/2/2021).

Baca juga: Begini Kondisi Banjir di Keerom Papua gara-gara Hujan Sepekan Lebih, 863 KK Terdampak

Ketika ditanya tentang persediaan logistik, Irwan mengaku saat ini mulai menipis akibat dapur umum harus menyiapkan sebanyak 18.000 bungkus nasi beserta lauknya sehari.

Warga membutuhkan bantuan bahan makanan dan pakaian layak pakai serta air minum.

Untuk mencapai wilayah Keerom disarankan melewati Yoka dan melintasi bagian dalam Arso yang jaraknya relatif lebih jauh.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Regional
Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Regional
Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Regional
Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Regional
Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Regional
Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Regional
Tinjau Vaksinasi di Tangsel, Wapres Minta Walkot Benyamin Lakukan 3 Hal Ini

Tinjau Vaksinasi di Tangsel, Wapres Minta Walkot Benyamin Lakukan 3 Hal Ini

Regional
Lewat DD Farm, Dompet Dhuafa Berdayakan Masyarakat Korban PHK

Lewat DD Farm, Dompet Dhuafa Berdayakan Masyarakat Korban PHK

Regional
Pemkab Ponorogo Berkolaborasi dengan Kemensos untuk Atasi Masalah Disabilitas Intelektual

Pemkab Ponorogo Berkolaborasi dengan Kemensos untuk Atasi Masalah Disabilitas Intelektual

Regional
Dibantu Kejari, Pemkot Semarang Berhasil Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar

Dibantu Kejari, Pemkot Semarang Berhasil Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar

Regional
Kembali Perketat PKM di Semarang, Walkot Hendi Paparkan Aturan Kegiatan Sosial Baru

Kembali Perketat PKM di Semarang, Walkot Hendi Paparkan Aturan Kegiatan Sosial Baru

Regional
Jalankan Program 'Sarjana Mengajar', Bupati Luwu Utara Rekrut SDM Berkualitas

Jalankan Program "Sarjana Mengajar", Bupati Luwu Utara Rekrut SDM Berkualitas

Regional
Tinjau Ujian Sekolah di Daerah Terpencil, Bupati Luwu Utara: Alhamdulilah Berjalan dengan Baik

Tinjau Ujian Sekolah di Daerah Terpencil, Bupati Luwu Utara: Alhamdulilah Berjalan dengan Baik

Regional
Bupati IDP Resmikan 'SPBU Satu Harga' di Seko, Masyarakat Kini Bisa Beli BBM Murah

Bupati IDP Resmikan "SPBU Satu Harga" di Seko, Masyarakat Kini Bisa Beli BBM Murah

Regional
Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X