Tegaskan Gili Tangkong Tak Dijual, Bupati Lombok Barat: Pemilik Sertifikat Tidak Ada yang Tahu

Kompas.com - 08/02/2021, 21:48 WIB
Gili Tangkong yang menawan ramai dibicarakan lantaran muncul di situs online oenjualan pulau pribadi, yaitu di situs www.privateisland.com. Situs tersebut kini tak bisa diakses setelah ramai menjadi sorotan. Dok Pemprov NTBGili Tangkong yang menawan ramai dibicarakan lantaran muncul di situs online oenjualan pulau pribadi, yaitu di situs www.privateisland.com. Situs tersebut kini tak bisa diakses setelah ramai menjadi sorotan.

LOMBOK BARAT, KOMPAS.com - Bupati Lombok Barat Fauzan Khalid angkat bicara terkait kabar pulau atau Gili Tangkong di Kecamatan Sekotong, dijual.

Fauzan telah mengonfirmasi kepada masyarakat yang memiliki sertifikat hak milik terkait kabar tersebut. Pemilik sertifikat mengaku tak tahu dengan kabar yang viral itu.

Baca juga: Soal Gili Tangkong, Pemprov NTB: Tak Ada Pulau yang Boleh Dijual, apalagi Dimiliki Pribadi

"Kita sudah konfirmasi ke pemilik sertifikat hak milik non-pemda dan mereka tidak pernah, juga tidak tahu menahu soal penjualan pulau," kata Fauzan saat dihubungi Kompas.com, Senin (8/2/2021) malam.

Fauzan menjelaskan, terdapat dua SHM di Gili Tangkong, milik Pemprov NTB dan investor.

Saat ditanya mengenai langkah hukum yang akan diambil Pemkab Lombok Barat, Fauzan tak menjelaskan secara gamblang.

Berdasarkan pantauan Kompas.com, situs yang memuat informasi tentang penjualan Gili Tangkong itu tak bisa diakses sejak Senin pagi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Lombok Barat Saepul Ahkam mengaku, mendengar kabar penjualan pulau yang viral itu.

Baca juga: Kronologi Jenazah Pasien Covid-19 Hilang dari Makam, Bupati Dapat Informasi Awal dari Medsos

Tetapi, ia tak mengetahui secara rinci berapa luas lahan yang ditawarkan dalam situs tersebut.

"Saya tidak tahu pasti, karena Gili Tangkong kan luas, kalau properti yang ditawarkan itu tidak terlalu luas, tidak sampai hektaran, dan saya kira itu cuma penawaran untuk investasi saja, tidak sampai jual pulau, seperti makelar pada umumnya," kata Ahkam.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Regional
Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Regional
KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

Regional
Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Regional
Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Regional
Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Regional
Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Regional
Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Regional
Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Regional
Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Regional
Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan

Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan

Regional
UM Bandung Gelar Vaksinasi Massal untuk 3.000 Warga, Ridwan Kamil Berikan Apresiasi

UM Bandung Gelar Vaksinasi Massal untuk 3.000 Warga, Ridwan Kamil Berikan Apresiasi

Regional
Pemprov Jabar Targetkan Pembangunan TPPAS Regional Legok Nangka Rampung pada 2023

Pemprov Jabar Targetkan Pembangunan TPPAS Regional Legok Nangka Rampung pada 2023

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X