Kompas.com - 08/02/2021, 15:45 WIB
Benny Santoso (25), pemilik Ini Tempe saat mengolah bahan baku kedelai untuk produksi tempe, di rumahnya, Jalan Raya Angantaka-Kutri, Abiansemal, Kabupaten Badung, Bali,  Jumat (5/2/2021). Kompas.com/ Imam RosidinBenny Santoso (25), pemilik Ini Tempe saat mengolah bahan baku kedelai untuk produksi tempe, di rumahnya, Jalan Raya Angantaka-Kutri, Abiansemal, Kabupaten Badung, Bali, Jumat (5/2/2021).

BADUNG, KOMPAS.com - Berawal dari tugas kuliah, Benny Santoso (25) kini sukses menjadi pengusaha tempe.

Pria asal Solo, Jawa Tengah, ini mampu meraup omzet Rp 100 juta dalam sebulan dari produksi tempe.

Benny merupakan lulusan Sekolah Tinggi Pariwisata Bali di Nusa Dua, Badung, Bali, pada 2016.

Saat tugas akhir, Benny membuat produk olahan berupa tempe keju. Setelah produk jadi, ia memberikannya ke teman-temannya.

Ternyata rasa tempe keju buatannya disukai.

"Jadi ide awalnya buat tempe adalah tugas kuliah, kebetulan ketika kuliah program kuliner manajemen dan buat tempe keju. Saya lalu kasih sampel ke temen dan mereka suka," kata Benny ditemui di tempat produksi tempenya, di Jalan Raya Angantaka-Kutri, Abiansemal, Kabupaten Badung, Bali, Jumat (5/2/2021).

Baca juga: Harta ASN Penyeleweng Dana Infak Masjid Raya Sumbar Disita jika Tak Bayar Uang Pengganti Rp 1,75 M

Setelah lulus kuliah, Benny sempat bekerja di sejumlah hotel dan restoran di Bali.

Namun, jiwa wirausahanya memanggil dan ia keluar dari tempat kerjanya dan mencoba memproduksi tempe.

"Saat bekerja itu saya punya pikiran kenapa tempe ini tak diolah, lalu saya berpikir tempe diolah dan dibikin beragam produk kan asik," kata dia.

Baca juga: Misteri Suara Dentuman di Malang yang Akhirnya Terpecahkan...

Ia kemudian mulai memproduksi tempe pada akhir 2016.

Awalnya ia hanya menggunakan mesin pengolahan tempe sederhana dengan modal awal Rp 3,5 juta. Ia juga mengerjakannya sendiri saat itu.

Di awal memulai usahanya, Benny hanya fokus membuat tempe mentah.

Tempe tersebut ia jual di lingkungan tempat tinggalnya dan sejumlah toko.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peringati Hari Kartini, Wali Kota Madiun Minta Perempuan di Pemerintahan Berjiwa Melayani

Peringati Hari Kartini, Wali Kota Madiun Minta Perempuan di Pemerintahan Berjiwa Melayani

Regional
PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

Regional
Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Regional
Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Regional
Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Regional
Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Regional
Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Regional
Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Regional
Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Regional
Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Regional
Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Regional
Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Regional
Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Regional
Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Regional
Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X