Pembangunan Masjid Sriwijaya Mangkrak, Eks Wakil Ketua KOI Dicecar 8 Pertanyaan

Kompas.com - 08/02/2021, 15:16 WIB
Mantan Wakil Ketua Umum (Waketum) Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Muddai Madang periode 2015-2019 usai menjalani pemeriksaan di Kejaksaan TInggi (Kejati) Sumatera Selatan, Senin (8/2/2021). Muddai diperiksa terkait mangkraknya pembangunan masjid Sriwijaya di Palembang dimana ketika itu ia menjabat sebagai bendahara. KOMPAS.com/AJI YK PUTRAMantan Wakil Ketua Umum (Waketum) Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Muddai Madang periode 2015-2019 usai menjalani pemeriksaan di Kejaksaan TInggi (Kejati) Sumatera Selatan, Senin (8/2/2021). Muddai diperiksa terkait mangkraknya pembangunan masjid Sriwijaya di Palembang dimana ketika itu ia menjabat sebagai bendahara.

PALEMBANG, KOMPAS.com - Mantan Wakil Ketua Umum (Waketum) Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Muddai Madang periode 2015-2019 ikut diperiksa oleh penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Selatan, terkait mangkraknya pembangunan masjid Sriwijaya di Palembang.

Muddai diperiksa lantaran pernah menjabat sebagai bendahara Yayasan Masjid Sriwijaya pada 2015 lalu.

"Setelah 2015 saya tidak menjabat lagi, pemeriksaan hari ini hanya dimintai keterangan terkait Yayasan Masjid Sriwijaya,"kata Muddai, usai menjalani pemeriksaan, Senin (8/2/2021).

Baca juga: Pembangunan Masjid Sriwijaya Mangkrak, Mantan Sekda Sumsel dan Wakil Bupati Ogan Ilir Diperiksa

Dalam pemeriksaan itu, Muddai mengaku dicecar sebanyak delapan pertanyaan soal pembangunan Masjid terbesar se-Asia. 

"Saya tidak bisa menjawab mangkrak itu disebabkan karena apa karena itu teknis tim pembangunan,"ujarnya.

Sementara itu, Kepala Seksi (Kasi) Penkum Kejati Sumsel Khaidirman mengatakan, mereka telah menghadirkan sebanyak dua saksi. Yakni mantan bendahara Masjid Sriwijaya Muddai Madang dan mantan Kepala Biro (Kabiro) Kesra Provinsi Sumatera Selatan Ahmad Nasuhi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Nanti akan dilanjutkan lagi untuk memerikssa saksi yang lain. Sejauh ini sudah lebih 20 orang saksi yang diperiksa terkait dugaan korupsi masjid Sriwijaya,"kata Khaidriman kepada wartawan.

Baca juga: Pembangunan Masjid Sriwijaya Mangkrak, Mantan Sekda Sumsel dan Wakil Bupati Ogan Ilir Diperiksa

Khaidirman menjelaskan, mereka belum menghitung berapa total kerugian negara dari anggaran yang dikeluarkan sebesar Rp 130 Miliar. Namun, mereka akan meminta ahli terkait fisik bangunan masjid.

"Kasus ini bermula dari laporan masyarakat dan kita respon. Sehinggga ditemukan adanya duggan tindak pidana. Kalau penyegelan (lokasi pembangunan masjid) belum sampai kesana,"ujarnya.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

 Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Regional
Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Regional
Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Regional
Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Regional
Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Regional
Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Regional
Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Regional
Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Regional
Jabar Kerja Sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korsel, Kang Emil: Semoga Dongkrak Potensi Ekonomi

Jabar Kerja Sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korsel, Kang Emil: Semoga Dongkrak Potensi Ekonomi

Regional
Bupati Banjar Akui PAD Berkurang akibat UU Minerba

Bupati Banjar Akui PAD Berkurang akibat UU Minerba

Regional
Bobby Buka Balai Kota Medan untuk Warga, Dosen UINSU Berikan Apresiasi

Bobby Buka Balai Kota Medan untuk Warga, Dosen UINSU Berikan Apresiasi

Regional
Memahami Gaya Komunikasi 'Parkir Mobil' ala Gibran

Memahami Gaya Komunikasi "Parkir Mobil" ala Gibran

Regional
Tunjukkan Prestasi dalam Penanganan Pandemi, Kang Emil Raih 2 Penghargaan People of the Year 2021

Tunjukkan Prestasi dalam Penanganan Pandemi, Kang Emil Raih 2 Penghargaan People of the Year 2021

Regional
Berkat Ganjar, Gaji Guru Honorer yang Dahulu Rp 200.000 Kini Rp 2,3 Juta

Berkat Ganjar, Gaji Guru Honorer yang Dahulu Rp 200.000 Kini Rp 2,3 Juta

Regional
Dukung UMKM Jabar, Kang Emil Ikut Mendesain dan Pasarkan Produk di Medsos

Dukung UMKM Jabar, Kang Emil Ikut Mendesain dan Pasarkan Produk di Medsos

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.