Pembangunan Masjid Sriwijaya Mangkrak, Mantan Sekda Sumsel dan Wakil Bupati Ogan Ilir Diperiksa

Kompas.com - 05/02/2021, 08:30 WIB
Wakil Bupati Ogan Ilir terpilih Ardani usai menjalani pemeriksaan di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Selatan, Kamis (4/2/2021). HANDOUTWakil Bupati Ogan Ilir terpilih Ardani usai menjalani pemeriksaan di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Selatan, Kamis (4/2/2021).

PALEMBANG, KOMPAS.com - Penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Selatan kembali melakukan pemeriksaan terhadap saksi untuk menyelidiki kasus mangkraknya pembangunan masjid Sriwijaya di Palembang.

Dalam kasus tersebut, mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumatera Selatan, Mukti Sulaiman periode 2013-2016 dan Wakil Bupati Ogan Ilir terpilih Ardani ikut diperiksa sebagai saksi.

Ardani sebelum maju sebagai Wakil Bupati Ogan Ilir diketahui pernah menjabat sebagai Karo Hukum dan HAM Pemprov Sumsel periode (2013-2019).

Selanjutnya, Ketua Umum Yayasan Masjid Sriwijaya Zainal Barlian, panitia pembangunan bidang keuangan M Ryan Fahlevi, dan Kepala Dinas Pariwisata Kota Palembang, Isnaini Madani juga ikut diperiksa.

Kepala Seksi Penerangan dan Hukum (Penkum) Kejati Sumsel, Khaidirman mengatakan, empat saksi yang diperiksa tersebut merupakan panitia pembangunan masjid Sriwijaya.

Baca juga: “Demi Allah, Saya Tidak Makan Duit Masjid”

Dimintai keterangan

Penyidik meminta keterangan para saksi terkait proses pembangunan masjid sampai akhirnya mangkrak sejak 2018 lalu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Mereka diperiksa seputar soal pembanggunan masjid Sriwijaya. Hari ini dihadirkan empat saksi, satu tak hadir atas nama Isnaini karena reaktif saat rapid test antibodi," kata Khaidirman, kepada wartawan Kamis (4/2/2021).

Khaidirman menjelaskan, pembangunan masjid itu menggunakan dana hibah APBD Pemprov Sumsel sebesar Rp 130 miliar.

Namun, sampai saat ini penyidik Kejati Sumsel belum bisa mengungkapkan berapa besaran kerugian negara yang disebabkan dari kasus itu.

"Sekarang masih didalami modusnya seperti apa, ataukan mark up penggelapan atau fiktif semuanya masih didalami dulu," ujarnya.

Baca juga: Selidiki Dugaan Korupsi Proyek Masjid Senilai Rp 130 Miliar, Kejati Sumsel Periksa Mantan Pejabat

Mantan Sekda Sumsel 3 kali dimintai keterangan

Mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumatera Selatan periode 2013-2016 , Mukti Sulaiman usai diperiksa di Kejaksaan Tinggi Sumsel terkait mangkraknya pembangunan masjid Sriwijaya.KOMPAS.com/AJI YK PUTRA Mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumatera Selatan periode 2013-2016 , Mukti Sulaiman usai diperiksa di Kejaksaan Tinggi Sumsel terkait mangkraknya pembangunan masjid Sriwijaya.
Sementara itu, mantan Sekda Sumsel Mukti Sulaiman usai diperiksa mengatakan, pembangunan masjid tersebut dilakukan di lahan seluas 20 hektar yang merupakan hibah dari Pemprov Sumsel.

Menurut Mukti ia juga menjabat sebagai Ketua Yayasan Wakaf Masjid Sriwijaya. 

"Saya sudah tiga kali dimintai keterangan,"kata Mukti.

Mukti mengungkapkan, pembangunan masjid Sriwijaya rencananya dianggarkan menggunakan APBD Pemprov Sumsel sebesar Rp 600 miliar.

Namun baru diberikan lewat dana hibah di tahun 2015 sebesar Rp 50 miliar dan pada 2017 sebesar Rp 80 miliar hingga totalnya mencapai Rp 130 miliar.

"Namun soal detil anggarannya saya kurang tahu,"ujarnya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Capai 17,28 Persen, Bukan 0,15 Persen

Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Capai 17,28 Persen, Bukan 0,15 Persen

Regional
Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat

Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat

Regional
Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Regional
BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

Regional
Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Regional
Percepat Pemulihan DAS Citarum, Jabar Gandeng Monash University

Percepat Pemulihan DAS Citarum, Jabar Gandeng Monash University

Regional
Kepada Wapres, Ridwan Kamil: Berita Baik, BOR Jabar Turun Terus

Kepada Wapres, Ridwan Kamil: Berita Baik, BOR Jabar Turun Terus

Regional
Percepat Herd Immunity, Pemkot Semarang Lakukan Vaksinasi Keliling

Percepat Herd Immunity, Pemkot Semarang Lakukan Vaksinasi Keliling

Regional
Dibantu Dompet Dhuafa, Para Guru Ngaji di Lampung Bisa Berkurban

Dibantu Dompet Dhuafa, Para Guru Ngaji di Lampung Bisa Berkurban

Regional
Dinilai Efektif, Kebijakan Ridwan Kamil Atasi Covid-19 Disorot Media Australia

Dinilai Efektif, Kebijakan Ridwan Kamil Atasi Covid-19 Disorot Media Australia

Regional
Walkot Madiun Prioritaskan Pembagian Daging Kurban untuk Warga Isoman

Walkot Madiun Prioritaskan Pembagian Daging Kurban untuk Warga Isoman

Regional
Bantu Pulihkan Sektor Kesehatan dan Ekonomi, Disparbud Jabar Ajak Pelaku Ekraf Ikuti Vaksinasi

Bantu Pulihkan Sektor Kesehatan dan Ekonomi, Disparbud Jabar Ajak Pelaku Ekraf Ikuti Vaksinasi

Regional
Jika Kasus Covid-19 Turun, Pemkot Semarang Akan Longgarkan Pembatasan

Jika Kasus Covid-19 Turun, Pemkot Semarang Akan Longgarkan Pembatasan

Regional
Bantu Warga Selama PPKM Darurat, Ganjar Minta Kepala Daerah Keluarkan Bansos

Bantu Warga Selama PPKM Darurat, Ganjar Minta Kepala Daerah Keluarkan Bansos

Regional
Dorong Pendapatan UMKM, Walkot Maidi Minta ASN Belanja Sembako di Toko Terdekat

Dorong Pendapatan UMKM, Walkot Maidi Minta ASN Belanja Sembako di Toko Terdekat

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X