Kompas.com - 08/02/2021, 15:24 WIB
Ilustrasi thawornnurakIlustrasi

GARUT, KOMPAS.com - WN (21), wanita yang ditemukan tewas dengan bambu menancap di bagian duburnya pada Jumat (2/2/2021) pagi di bantaran Sungai Cimalaka di Desa Tegalpanjang Kecamatan Sucinaraja, akhirnya diketahui korban prmbunuhan.

Selain mengungkap penyebab tewasnya WN karena pembunuhan, aparat kepolisian Polres Garut pun berhasil menangkap pelakunya yaitu DH (21) warga Desa Cipicung Kecamatan Banyuresmi yang tak lain adalah kekasih korban.

Baca juga: Heboh Temuan Mayat Wanita Tertancap Bambu, Korban Dipastikan Dibunuh, Pelakunya Pacar Sendiri

Korban tiba-tiba ajak putus, pelaku duga korban selingkuh

Aksi keji DH dilakukan kepada korban setelah DH mengetahui korban yang masih berpacaran dengannya tiba-tiba mengajak putus.

DH menduga korban telah selingkuh dengan laki-laki lain.

Sebelum melakukan aksinya, DH mengaku menjemput korban di pasar Wanaraja pada Selasa (2/2/2021) pagi. Lantas, keduanya pergi ke Desa Tegalpanjang Kecamatan Sucinaraja.

Baca juga: Jenazah Wanita yang Tewas dengan Bambu Tertancap Disambut Isak Tangis Keluarga

Saat itu, di pinggir Sungai Cimalaka, keduanya pun membicarakan tentang hubungan mereka.

Korban, saat itu meminta hubungan mereka selesai dan tak mau lagi berpacaran dengan DH. 

"Dia bilang nggak mau lagi sama saya, saya tanya kamu selingkuh? dia jawabnya malah terserah gimana saya aja," kata DH di hadapan wartawan saat ekspose kasus tersebut di Mapolres Garut, Senin (8/2/2021).

Baca juga: Korban Dikenal Pendiam, Polisi Kesulitan Ungkap Kasus Kematian Wanita Tertancap Bambu

Emosi

Mendengar jawaban dari korban, DH mengaku langsung emosi. Dirinya lantas menganiaya korban hingga menancapkan bambu. 

Setelah melihat kondisi korban, DH pun langsung kabur meninggalkan tempat kejadian dengan menggunakan ojek motor.

"Kejadiannya sekitar sore jam 15.30," katanya.

Baca juga: Gadis yang Tewas Tertusuk Bambu Sudah 3 Hari Menghilang

Motif cemburu korban sering chatting dengan pria lain

Kapolres Garut AKBP Adi Benny Cahyono mengungkapkan, dari hasil pemeriksaan terhadap tersangka, pembunuhan terhadap korban dilakukan karena cemburu setelah melihat korban sering chatting dengan laki-laki lain di media sosial.

Karena perbuatannya, DH akan dijerat dengan pasal 338 KUHP atau 365 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

Selain itu, DH juga akan dijerat kasus pencurian yang dilakukannya di wilayah hukum Polsek Tarogong Kidul. 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Regional
Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Regional
Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Regional
Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Regional
Pemkot Tangsel Sampaikan LPPD 2020, Berikut Beberapa Poinnya

Pemkot Tangsel Sampaikan LPPD 2020, Berikut Beberapa Poinnya

Regional
Kang Emil Paparkan Aspirasi Terkait RUU EBT, Berikut 2 Poin Pentingnya

Kang Emil Paparkan Aspirasi Terkait RUU EBT, Berikut 2 Poin Pentingnya

Regional
Diluncurkan, Program SMK Membangun Desa di Jabar Gandeng 27 Desa

Diluncurkan, Program SMK Membangun Desa di Jabar Gandeng 27 Desa

Regional
Ganjar Ingatkan Para Guru Berikan Contoh Disiplin Terapkan Prokes

Ganjar Ingatkan Para Guru Berikan Contoh Disiplin Terapkan Prokes

Regional
Pembunuh Berantai di Kulon Progo Ternyata Residivis Kasus Pencurian

Pembunuh Berantai di Kulon Progo Ternyata Residivis Kasus Pencurian

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X