Kompas.com - 03/02/2021, 19:22 WIB
Wali Kota Malang, Sutiaji saat diwawancara di Balai Kota Malang, Kamis (21/1/2021). KOMPAS.COM/ANDI HARTIKWali Kota Malang, Sutiaji saat diwawancara di Balai Kota Malang, Kamis (21/1/2021).

KOMPAS.com - Wali Kota Malang sutiaji angkat bicara terkait suara dentuman misterius yang terdengar di wilayah Malang Raya.

Sutiaji meminta masyarakat tak takut secara berlebihan akibat suara dentuman misterius yang terjadi beberapa kali tersebut.

Ia mengingatkan masyarakat Kota Malang mendekatkan diri kepada Tuhan.

"Mendekatkan diri pada Tuhan, barang kali itu ada hal-hal yang sifatnya peringatan dari Tuhan. Tidak perlu cemas sambil menunggu info selanjutnya," kata Sutiaji melalui sambungan telpon, Rabu (3/2/2021).

Sutiaji telah berusaha mencari sumber suara dentuman tersebut. Ia telah mengonfirmasi sejumlah informasi dugaan sumber suara dentuman.

Baca juga: Suara Dentuman di Malang Masih Misterius, Wali Kota: Tidak Usah Ada Ketakutan Berlebihan...

Wali Kota Malang itu mendapat informasi dentuman itu berasal dari latihan prajurit TNI Angkata Laut. Ia pun mengonfirmasi hal itu kepada Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) alang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tetapi, berdasarkan informasi yang didapat, saat dentuman itu terjadi tak ada prajurit TNI AL yang latihan.

"Saya cek ke Pak Lanal, tidak ada latihan. Kalau pun latihan dentumannya hanya dua sampai tiga kilometer," katanya.

Sutiaji juga menghubungi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terkait dentuman itu. Tetapi, BMKG tak mendeteksi aktivitas yang memicu dentuman.

"BMKG juga menyampaikan tidak ada. Masih dicari ini sumbernya," katanya.

Terkait kemungkinan dentuman muncul akibat aktivitas manusia, Sutiaji menilai hal itu tak mungkin terjadi.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Isoman Rawan Tularkan Virus, Pemkab Wonogiri Terapkan Tempat Isolasi Terpadu

Isoman Rawan Tularkan Virus, Pemkab Wonogiri Terapkan Tempat Isolasi Terpadu

Regional
Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Regional
Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Regional
Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Regional
Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Regional
Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Regional
Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Regional
Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Regional
Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Regional
KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

Regional
Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X