Bonceng Motor dan Mengaku Warga Sekitar, 6 Pemuda Loloskan Pelaku Perjalanan dari Pos Covid-19 Tanpa Rapid Test

Kompas.com - 30/01/2021, 12:22 WIB
Ilustrasi swab test Covid-19 SHUTTERSTOCKIlustrasi swab test Covid-19
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Satgas Covid-19 Kota Palu mengamankan enam pemuda yang membantu meloloskan pelaku perjalanan dari luar Kota Palu yang tidak memiliki surat keterangan rapid test antigen.

Mereka adalah MA (18), Sa (25), Mu (19), Ar (21), Am (27 dan AG (24).

Caranya adalah mereka membonceng pelaku perjalanan dengan motor pelaku sendiri. Saat melintas di pos Covid-19, mereka akan bilang warga kampung sekitar.

Baca juga: 6 Pemuda Diamankan, Tawarkan Jasa Lolos dari Pos Covid-19 Tanpa Rapid Test, Tarifnya hingga Rp 100.000

"Para pelaku ini wajahnya sudah dikenal, karena memang mereka warga di situ. Jadi saat para pelaku ini melintas di pos Covid-19, mereka bilang bahwa ini warga di kampung sini," kata Kapolsek Palu Iptu Rustang saat dihubungi Kompas.com, Jumat (29/1/2021).

Rustang mengatakan aksi berulang yang dilakukan para pemuda tersebut tercium petugas di pos Covid-19.

Mereka kemudian diintrogasi oleh Satgas Covid-19 pada Senin (25/1/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Bantu Korban Gempa Majene, SAR Palu Berangkatkan 2 Tim dan Peralatan

Cegat kendaraan yang hendak masuk Kota Palu

Bantu pelaku perjalanan yang tidak memiliki surat keterangan rapid tes antigen, sebanyak 6 orang pemuda di Palu ditangkap dan dibina, Jumat (29/1/2021).Polsek Palu Utara Bantu pelaku perjalanan yang tidak memiliki surat keterangan rapid tes antigen, sebanyak 6 orang pemuda di Palu ditangkap dan dibina, Jumat (29/1/2021).
Kapolsek Palu Iptu Rustang mengatakan enam pelaku tersebut sudah menjalankan aksinya selama dua pekan.

Mereka awalnya mencegat kendaraan yang hendak masuk Kota Palu.

Lalu mereka menanyakan surat keterangan rapid tes antigen. Jika tidak ada maka para pemuda itu menawarkan pelaku perjalanan melewati pos pemeriksaan Covid-19 tanpa harus menjalani rapid test mandiri.

Untuk meloloskan pelaku perjalanan, para pemuda menerima bayaran antara Rp 50.000 hingga Rp 100.000.

Baca juga: Bantu Korban Gempa Majene, SAR Palu Berangkatkan 2 Tim dan Peralatan

Sedangkan jika harus melakukan rapid test atau rapid test antigen di pos Covid-19, pelaku perjalanan harus mengeluarkan uang sekitar Rp 150.000 hingga Rp 275.000.

Tak hanya pelaku perjalanan yang menggunakan motor. Para pemuda tersebut juga menyasar kendaraan roda empat untuk menggunakan jasa mereka.

Oleh Satgas Covid-19, para pemuda tersebut dibawa ke Polsek Palu Utara untuk dibina. Setelah diperiksa, mereka dibebaskan dengan syarat mereka tidak mengulangi perbuatannya lagi.

"Mereka awalnya dibawa ke Polsek Palu Utara tapi kemudian kami serahkan ke Polres Palu untuk dibina," kata Rustang.

"Enam orang itu sudah menandatangani surat pernyataan bersama dan tidak akan mengulangi lagi perbuatannya," ujar Rustang.

Baca juga: 11 Ribu Dosis Vaksin Covid-19 Telah Tiba di Palu, Prioritas untuk Nakes

Lewati jalan tikus

Sebelumnya kasus yang sama juga terjadi, hanya cara yang dilakukan berbeda.

Modus mereka adalah pelaku mencari jalan lain atau jalan tikus untuk menghindari pemeriksaan di pos Covid-19.

Untuk modus terakhir pelaku tidak menghindari pos pemeriksaan Covid-19. Hanya saja jika ditanya petugas, pelaku mengatakan jika orang yang diboncengnya adalah warga di sini.

SUMBER: KOMPAS.com (PeErna Dwi Lidiawati | Editor : Khairina)



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Regional
Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Regional
Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Regional
Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Regional
Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Regional
Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Regional
Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Regional
Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Regional
Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Regional
Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

Regional
Pemkab Dharmasraya Targetkan Vaksinasi Pelajar Selesai September, Jokowi Berikan Apresiasi

Pemkab Dharmasraya Targetkan Vaksinasi Pelajar Selesai September, Jokowi Berikan Apresiasi

Regional
Ekspor Pertanian Meningkat Rp 8,3 Triliun, Jateng Raih Penghargaan Abdi Bakti Tani

Ekspor Pertanian Meningkat Rp 8,3 Triliun, Jateng Raih Penghargaan Abdi Bakti Tani

Regional
TNI, Polri, dan IPDN Gelar Vaksinasi Massal Jelang PON XX 2021 di Papua

TNI, Polri, dan IPDN Gelar Vaksinasi Massal Jelang PON XX 2021 di Papua

Regional
Mendadak Jadi Penyiar Radio, Gubernur Ganjar Dapat Curhatan dari Pendengar

Mendadak Jadi Penyiar Radio, Gubernur Ganjar Dapat Curhatan dari Pendengar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.