7 Kasus Penyiksaan Kucing di Tanah Air, Digantung, Mata Ditusuk hingga Dicekoki Minuman Keras Ciu

Kompas.com - 30/01/2021, 09:29 WIB
Ilustrasi kucing. PIXABAY/STOCKSNAPIlustrasi kucing.
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Kasus perburuan kucing di Kota Medan menjadi perhatian pubik. Kasus tersebut terbongkar setelah Sonia Rizki warga Kota Medan kehilangan kucing kesayangannya yang bernama Taro.

Saat dicari, Sonia menemukan kepala Tayo terpenggal di rumah salah seorang warga. Diduga pelaku suka konsumsi daging kucing dan anjing.

Selain itu dari pengakuan tetangga sekitar, pelaku kerap terlihat memotong kucing dan membuang kepala serta dalaman kucing di parit. Kasus tersebut dilaporkan Sonia ke kepolisian.

Kasus penyiksaan kucing juga terjadi di beberapa tempat di tanah air. Kasus tersebut sempat menjadi perhatian publik.

Di Kota Pontianak, polisi mengamankan seorang pemuda berinisial AG yang melakukan penusukan mata 12 kucing.

Sementara itu di Tulungagung sempat ramai video kucing mati karena diduga dicekoki minuman keras jenis ciu.

Berikut 7 kasus penyiksaan kucing di beberapa wilayah di Tanah Air yang berhasil dihimpun oleh Kompas.com:

1. Di Pontianak, pelaku tusuk mata 12 kucing

Ilustrasi kucing persia.PIXABAY/PIDEPU Ilustrasi kucing persia.
Polisi berhasil mengamankan seorang pemuda berinisial AG di Kota Pontianak pelaku penusukan mata 12 kucing pada November 2019.

Dari hasil pemeriksaan, AG mengaku melakukan aksinya setelah mendapatkan bisikan gaib.

AG memiliki keluarga. Namun ditelantarkan bertahun-tahun dan sudah empat kali keluar masuk rumah sakit jiwa.

Kasus penusukan mata kucing tersebut terbongkar setelah Sila warga Jalan Untung Suropati, Kota Pontianak kehilangan Bunga kucingnya yang berusia 4 bulan.

Baca juga: Pria Pelaku Penusuk 12 Mata Kucing di Pontianak Dibawa ke Rumah Sakit Jiwa

Setelah sehari hilang, Bunga pulang dengan kondisi mengenaskan karena mata sebelah kanan tertusuk kayu.

Bunga pun dibawa ke klinik hewan untuk mendapat perawatan medis.

Tak hanya Bunga, kucing Sila yang lain bernama Batang juga mengalami hal serupa. Batang pulang dengan kondisi mata tertusuk kayu dan ia telah mati.

Sementara itu Paulina anggota komunitas pecinta binatang di Kota Pontianakan mengatakan ia telah beberapa kali menangani kucing dengan kondisi mata tertusuk.

Baca juga: 7 Kasus Penyiksaan Satwa, Mata Kucing Ditusuk hingga Orangutan Terluka dengan 73 Peluru

Paulina sendiri saat ini aktif merawat 28 kucing jalanan secara mandiri.

Di akun instagramnya, Paulina mengunggah tiga foto anak kucing yang kondisisnya sama-sama tertusuk kayu.

“Saya tidak menemukan langsung, namun banyak laporan yang masuk ke akun Ig (Instagram) saya," kata Paulina.

Kasus tersebut kemudian ditangani Polsek Pontianak Selatan.

Baca juga: Duduk Perkara Kasus Penusukan Mata 12 Kucing, Pelaku Dibawa ke Rumah Sakit Jiwa

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Regional
Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Regional
Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Regional
Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Regional
Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Regional
Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Regional
Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Regional
Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Regional
Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Regional
Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Regional
Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Regional
Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Regional
Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Regional
Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Regional
Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X