Pria Pelaku Penusuk 12 Mata Kucing di Pontianak Dibawa ke Rumah Sakit Jiwa

Kompas.com - 22/10/2019, 18:02 WIB
Bunga, kucing 4 bulan dirawat di salah satu klinil hewan di Pontianak, Kalimantan Barat. Mata kanan bunga ditusuk dengan menggunakan kayu sedalam 8 cm. istimewaBunga, kucing 4 bulan dirawat di salah satu klinil hewan di Pontianak, Kalimantan Barat. Mata kanan bunga ditusuk dengan menggunakan kayu sedalam 8 cm.

PONTIANAK, KOMPAS.com - AG, pria terduga pelaku penusukan 12 mata kucing di Kota Pontianak, Kalimantan Barat, akan ditangani rumah sakit jiwa.

Kasat Reskrim Polresta Pontianak AKP Rully Robinson mengatakan, keputusan membawa AG ke rumah sakit jiwa tersebut berdasarkan hasil koordinasi kepolisian dengan Dinas Sosial Kota Pontianak dan pihak pengadu, dari Komunitas Animal Lover.

"Sekarang yang bersangkutan (AG) sudah dibawa ke rumah sakit jiwa untuk penanganan lebih lanjut," kata Rully, Selasa (22/10/2019).

Baca juga: Terungkap, Kucing yang Ditusuk Matanya di Pontianak Capai 12 Ekor

Rully menerangkan, AG telah langganan keluar masuk rumah sakit jiwa dan rumah penanganan orang telantar di Dinas Sosial Kota Pontianak.

"Dari keterangan (koordinasi) tadi, AG ini sudah 4 kali keluar masuk rumah sakit jiwa dan 4 kali keluar masuk penanganan dinas sosial," terang dia.

Diketahui, AG merupakan warga Kota Pontianak. Dia memiliki keluarga, namun ditelantarkan bertahun-tahun.

Diberitakan sebelumnya, dalam sepekan terakhir, masyarakat dunia maya di Kota Pontianak, Kalimantan Barat, dibuat geger adanya fenomena penganiayaan terhadap hewan kucing.

Hingga kini, pelakunya diduga pria berinisial AG. Dia ditangkap aparat kepolisian bersama warga di Jalan Untung Suropati, Kota Pontianak, Kalimantan Barat, Senin (21/10/2019) malam.

Dalam melakukan aksinya, terduga pelaku AG mengaku mendapat bisikan gaib.

Baca juga: Pria yang Tusuk Mata 4 Kucing Mengaku Dapat Bisikan Gaib

Teror penganiayaan kucing diceritakan Sila, salah seorang pemilik kucing yang menjadi korban. Sila merupakan warga kawasan Jalan Untung Suropati, Kota Pontianak, Kalimantan Barat.

Oleh Sila, kucing mungil berumum 4 bulan itu telah diberi nama Bunga. Sebelum ditemukan dalam kondisi matanya tertusuk kayu, Bunga diketahui menghilang.

"Bunga tak pulang sehari. Kami pun mencarinya. Tapi sorenya Bunga pulang sendiri. Dia keluar dari rumah kosong, namun dalam kondisi matanya tertusuk kayu," kata Sila, Senin (21/10/2019).



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kata Melissa Wanita Perancis yang Menikah dengan Pria Lombok: I Love Him, Dia Ramah...

Kata Melissa Wanita Perancis yang Menikah dengan Pria Lombok: I Love Him, Dia Ramah...

Regional
Berawal dari Panjat Pohon Kelapa, Indra Mampu Luluhkan Hati Melissa Wanita Perancis, Ini Ceritanya

Berawal dari Panjat Pohon Kelapa, Indra Mampu Luluhkan Hati Melissa Wanita Perancis, Ini Ceritanya

Regional
Cerita Bayi Kembar Siam Adam dan Aris, Setahun Dirawat di RS, Sempat Jalani 10 Jam Operasi Pemisahan

Cerita Bayi Kembar Siam Adam dan Aris, Setahun Dirawat di RS, Sempat Jalani 10 Jam Operasi Pemisahan

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 3 Maret 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 3 Maret 2021

Regional
Tembak Satwa Liar Dilindungi, Pria di NTT Terima Sanksi Adat, Serahkan 5 Ayam hingga Beras 20 Kg

Tembak Satwa Liar Dilindungi, Pria di NTT Terima Sanksi Adat, Serahkan 5 Ayam hingga Beras 20 Kg

Regional
Jadi Penambang karena Pandemi, Suami Istri Ini Tewas Tertimbun Longsor di Tambang Emas Ilegal,

Jadi Penambang karena Pandemi, Suami Istri Ini Tewas Tertimbun Longsor di Tambang Emas Ilegal,

Regional
Memburu Mujahidin Indonesia Timur Pimpinan Ali Kalora di Poso, Polisi Sebut Kelompok Sudah Melemah

Memburu Mujahidin Indonesia Timur Pimpinan Ali Kalora di Poso, Polisi Sebut Kelompok Sudah Melemah

Regional
Cerita Indra Luluhkan Hati Melissa Wanita Asal Perancis, Awalnya Diabaikan, Tetap Chat via Facebook sampai Baper

Cerita Indra Luluhkan Hati Melissa Wanita Asal Perancis, Awalnya Diabaikan, Tetap Chat via Facebook sampai Baper

Regional
Bupati Luwu Utara Minta ASN Jadi Garda Terdepan Sukseskan Vaksinasi Covid-19

Bupati Luwu Utara Minta ASN Jadi Garda Terdepan Sukseskan Vaksinasi Covid-19

Regional
Belasan Ton Ikan di Danau Batur Mati, Ini Penyebabnya

Belasan Ton Ikan di Danau Batur Mati, Ini Penyebabnya

Regional
Terduga Pembunuh Pemilik Toko di Blitar Ditangkap, Pelaku Sempat Pura-pura Jadi Pembeli

Terduga Pembunuh Pemilik Toko di Blitar Ditangkap, Pelaku Sempat Pura-pura Jadi Pembeli

Regional
Cerita Ketua RT Saat Densus 88 Tangkap Terduga Teroris, Senapan Angin Disita

Cerita Ketua RT Saat Densus 88 Tangkap Terduga Teroris, Senapan Angin Disita

Regional
Polisi Akan Panggil Saksi Dugaan Rekayasa Kasus Narkoba Wakil Wali Kota Tegal

Polisi Akan Panggil Saksi Dugaan Rekayasa Kasus Narkoba Wakil Wali Kota Tegal

Regional
Demokrat Jambi Ancam Pecat Kader yang Terlibat GPK-PD, 2 Anggota Terindikasi

Demokrat Jambi Ancam Pecat Kader yang Terlibat GPK-PD, 2 Anggota Terindikasi

Regional
[POPULER NUSANTARA] Mantan Bupati Jember Faida Diperiksa Kejari | Warga Suriname Cari Keluarganya di Sleman

[POPULER NUSANTARA] Mantan Bupati Jember Faida Diperiksa Kejari | Warga Suriname Cari Keluarganya di Sleman

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X