PPKM Diperpanjang, Kabupaten Semarang Batalkan Simulasi Belajar Tatap Muka

Kompas.com - 28/01/2021, 07:50 WIB
Wakil Bupati Semarang Ngesti Nugraha dan Kepala Dinas Kesehatan Ani Rahardjo menyampaikan perkembangan Covid-19. KOMPAS.com/DIAN ADE PERMANAWakil Bupati Semarang Ngesti Nugraha dan Kepala Dinas Kesehatan Ani Rahardjo menyampaikan perkembangan Covid-19.

SALATIGA, KOMPAS.com - Seluruh proses belajar mengajar di Kabupaten Semarang selama masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat ( PPKM) dilakukan secara online atau daring.

Dengan pola tersebut, maka tidak ada pembelajaran tatap muka.

Wakil Bupati Semarang Ngesti Nugraha mengatakan PPKM tahap kedua dimulai 26 Januari hingga 8 Februari 2021.

"Kabupaten Semarang termasuk wilayah yang ikut PPKM tahap pertama mengacu Instruksi Mendagri Nomor 1 Tahun 2021. Kemudian dalam Instruksi Mendagri Nomor 2 Tahun 2021, Kabupaten Semarang juga masih termasuk wilayah yang diinstruksikan melaksanakan PPKM tahap kedua," jelasnya di Ruang Rapat Setda Kabupaten Semarang, Rabu (27/1/2021).

Baca juga: Wali Kota Jambi Tunda Sistem Belajar Tatap Muka, Ini Alasannya

Ngesti menambahkan, untuk sektor pendidikan, sesuai Instruksi Bupati Semarang Nomor 2 Tahun 2021, pembelajaran di sekolah dilakukan secara daring sampai berakhirnya PPKM.

Dikatakan, PPKM berdampak pada penurunan kasus aktif Covid-19.

Hingga 10 Januari 2021 kasus aktif mencapai 1.401, angka kesembuhan 5.036, dan kematian 245 kasus.

"Setelah PPKM tahap pertama, kasus aktifnya tercatat 1.143 atau 14.45 persen dan nasional 16,15 persen, angka kesembuhannya, 6.490 mencapai 82,04 persen sementara nasional 81,03 persen. Tingkat kasus kematian akibat Covid-19 dalam periode ini, tercatat 278 kasus setara 3,51 persen dan nasional 2,82 persen," paparnya.

Baca juga: Terdampak PSBB, Malang Raya Batal Terapkan Belajar Tatap Muka

Sebelumnya, SMP Negeri 2 Tengaran Kabupaten Semarang mengadakan simulasi pembelajaran tatap muka.

Kepala Dinas Pendidikan Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Semarang Sukaton Purtomo Priyatmo mengatakan penyiapan PTM itu dimaksudkan agar hak anak untuk mendapatkan pendidikan terpenuhi, terutama siswa kelas 6 SD dan IX SMP yang akan melaksanakan ujian.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Imbas Ardi Dipenjara karena Pakai Uang Salah Transfer, Anaknya Tak Bisa Dibawa Berobat

Imbas Ardi Dipenjara karena Pakai Uang Salah Transfer, Anaknya Tak Bisa Dibawa Berobat

Regional
Teriakan “Adikku… Adikku…” Sambut Kedatangan Jenazah Korban Penembakan di Kafe RM Cengkareng

Teriakan “Adikku… Adikku…” Sambut Kedatangan Jenazah Korban Penembakan di Kafe RM Cengkareng

Regional
Bayi 6 Bulan Tinggal Bersama Ibunya di Tahanan, Karutan Lhoksukon Dihubungi Sejumlah Politikus

Bayi 6 Bulan Tinggal Bersama Ibunya di Tahanan, Karutan Lhoksukon Dihubungi Sejumlah Politikus

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 27 Februari 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 27 Februari 2021

Regional
Kisah Mbok Jainem, Warga Miskin yang Rumahnya Longsor akibat Luapan Sungai

Kisah Mbok Jainem, Warga Miskin yang Rumahnya Longsor akibat Luapan Sungai

Regional
Menkes Targetkan 38 Juta Orang Sudah Divaksin Covid-19 pada Akhir Juni 2021

Menkes Targetkan 38 Juta Orang Sudah Divaksin Covid-19 pada Akhir Juni 2021

Regional
Cabuli Remaja Keterbelakangan Mental, Seorang Pria di Agam Ditangkap

Cabuli Remaja Keterbelakangan Mental, Seorang Pria di Agam Ditangkap

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 27 Febuari 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 27 Febuari 2021

Regional
Diterjang Puting Beliung, Kapal Berisi Pemancing Tenggelam, 1 Tewas

Diterjang Puting Beliung, Kapal Berisi Pemancing Tenggelam, 1 Tewas

Regional
Pemilik Toko di Blitar Ditemukan Tewas dengan Terikat, Pernah Kehilangan Rp 1 Miliar

Pemilik Toko di Blitar Ditemukan Tewas dengan Terikat, Pernah Kehilangan Rp 1 Miliar

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 27 Februari 2021

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 27 Februari 2021

Regional
RSUD dan Gedung DPRD Rusak Akibat Gempa Dangkal di Halmahera Selatan

RSUD dan Gedung DPRD Rusak Akibat Gempa Dangkal di Halmahera Selatan

Regional
Biaya Sewa Hotel untuk Isolasi Pasien Covid-19 di Bali Belum Dibayar Pemerintah

Biaya Sewa Hotel untuk Isolasi Pasien Covid-19 di Bali Belum Dibayar Pemerintah

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 27 Februari 2021

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 27 Februari 2021

Regional
Kebakaran di Kampus UII, 7 Mobil Pemadam Diterjunkan

Kebakaran di Kampus UII, 7 Mobil Pemadam Diterjunkan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X