Emak-emak di Makassar Adang Polisi yang Usut Kasus Pemuda Kena Panah, Mengira Anaknya Ditangkap

Kompas.com - 27/01/2021, 15:23 WIB
Ilustrasi Polisi Thinkstock/Antoni HalimIlustrasi Polisi

MAKASSAR, KOMPAS.com - Pengusutan kasus dugaan tawuran di Makassar yang menyebabkan seorang mata pemuda terkena anak panah, Minggu (24/1/2021) lalu sempat menemui hambatan. 

Polisi yang hendak melakukan penyelidikan di Jalan Cambayya dan Barukang, Kecamatan Ujung Tanah sempat dihadang oleh ratusan warga yang ada di sekitar situ. 

Kapolres Pelabuhan Makassar AKBP Kadarislam mengatakan, peristiwa itu terjadi pada Senin (25/1/2021) siang.

Baca juga: Diserang Belasan Orang, 2 Remaja di Makassar Terkena Panah di Mata dan Paha

 

Saat itu petugas yang hendak masuk di kampung melihat beberapa anak yang diduga ikut tawuran. 

Warga yang yang mayoritas didominasi emak-emak mengadang polisi karena terprovokasi lantaran mengira anaknya akan ditangkap. 

"Memang sempat terjadi sedikit ada komplain dari masyarakat karena dia pikir anggota kita ini mau mengambil anak-anak ini padahal kita di sana cuma mau mengambil keterangan," kata Kadarislam saat dikonfirmasi, Rabu (27/1/2021). 

Kadarislam mengatakan, di daerah itu setidaknya telah terjadi dua kali tawuran dalam seminggu terakhir.

Untuk itu, dia mengatakan, pihaknya mengidentifikasi pemuda yang terkena anak panah di matanya itu juga terjadi di sekitar Jalan Cambayya dan Barukang tersebut. 

Meski sempat diadang warga, saat ini, kata Kadarislam penyelidikan terus berlanjut.

Pihaknya sudah memeriksa beberapa saksi terkait kejadian yang menggegerkan warganet di media sosial. 

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

4 Kendaraan Terlibat Kecelakaan Beruntun di Semarang, Satu Orang Tewas

4 Kendaraan Terlibat Kecelakaan Beruntun di Semarang, Satu Orang Tewas

Regional
4 Bocah Ini Nekat Jadi Begal, Korbannya Dihajar Ramai-ramai, Motor Dijual untuk Pesta Miras

4 Bocah Ini Nekat Jadi Begal, Korbannya Dihajar Ramai-ramai, Motor Dijual untuk Pesta Miras

Regional
Pedagang Pasar Gede dan Klewer Solo Bakal Divaksin Covid-19 Lusa

Pedagang Pasar Gede dan Klewer Solo Bakal Divaksin Covid-19 Lusa

Regional
Kronologi 2 Maling Motor Ditembak karena Melawan Polisi Pakai Celurit

Kronologi 2 Maling Motor Ditembak karena Melawan Polisi Pakai Celurit

Regional
Begini Upaya Pemkab Wonogiri Bujuk Warga Lansia agar Mau Divaksin Covid-19

Begini Upaya Pemkab Wonogiri Bujuk Warga Lansia agar Mau Divaksin Covid-19

Regional
Bupati Terpilih Wonogiri Tak Gelar 'Open House' dan Syukuran Usai Dilantik

Bupati Terpilih Wonogiri Tak Gelar "Open House" dan Syukuran Usai Dilantik

Regional
Mantan Kades di Bogor Jadi Tersangka Korupsi Dana Desa Rp 905 Juta

Mantan Kades di Bogor Jadi Tersangka Korupsi Dana Desa Rp 905 Juta

Regional
Harapan Warga Surabaya kepada Eri Cahyadi-Armuji dalam Memimpin Kota Pahlawan...

Harapan Warga Surabaya kepada Eri Cahyadi-Armuji dalam Memimpin Kota Pahlawan...

Regional
Warga Banjarmasin Temukan Mortir Diduga Peninggalan Belanda

Warga Banjarmasin Temukan Mortir Diduga Peninggalan Belanda

Regional
Kakek Paksa Cucu Berhubungan Intim dengan Tetangga Sambil Menonton

Kakek Paksa Cucu Berhubungan Intim dengan Tetangga Sambil Menonton

Regional
Tegang Jelang Dilantik, Eri Cahyadi: Takut Betul dengan Tanggung Jawab...

Tegang Jelang Dilantik, Eri Cahyadi: Takut Betul dengan Tanggung Jawab...

Regional
Melawan Polisi Pakai Celurit, 2 Pencuri Motor Ditembak

Melawan Polisi Pakai Celurit, 2 Pencuri Motor Ditembak

Regional
Usai Laporkan Wakilnya ke Polisi, Wali Kota Tegal Fokus ke Pelayanan Publik

Usai Laporkan Wakilnya ke Polisi, Wali Kota Tegal Fokus ke Pelayanan Publik

Regional
Mantan Kades Terseret Banjir, Jenazahnya Ditemukan 2 Hari Kemudian, Hanyut 10 Kilometer

Mantan Kades Terseret Banjir, Jenazahnya Ditemukan 2 Hari Kemudian, Hanyut 10 Kilometer

Regional
Dukcapil Siap Ganti Dokumen Kependudukan Korban Banjir Jateng

Dukcapil Siap Ganti Dokumen Kependudukan Korban Banjir Jateng

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X