Tinggal di Kontrakan, 2 WNA Asal China Diamankan Petugas Imigrasi, Mengaku Bisnis Kayu di Jambi

Kompas.com - 23/01/2021, 13:18 WIB
WNA asal China yang tertangkap di salah satu kontrakan di Kecamatan Singkut, Kabupaten Sarolangun,Jambi Suwandi/KOMPAS.comWNA asal China yang tertangkap di salah satu kontrakan di Kecamatan Singkut, Kabupaten Sarolangun,Jambi
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Dua warga negara asing asal China diamankan petugas dari sebuah kontrakan di Kecamatan Singkut, Kabupaten Sarolangun, Jambi.

Mereka kemudian diamankan di kantor imigrasi.

Keberadaan WNA asal China tersebut diketahui oleh pihak kecamatan atas laporan dari pemilik kontrakan di Kecamatan Singkut.

Saat diperiksa, dua WNA asal China tersebut tak menguasai Bahasa Indoensia dan Bahasa Inggris. Hal tersebut membuat pemeriksaan tidak maksimal.

Baca juga: 2 WNA Asal China dan 1 dari Korea Diamankan, Bisnis Kayu hingga Liburan

Dari pemeriksaan melalui voice translate, dua warga negara asing itu sudah satu bulan tinggal di Singkut.

Mereka mengaku datang ke Singkut untuk berbisnis kayu.

Kepada petugas, mereka menunjukkan visa foto salinan. Menurut mereka, rekannya sedang mengurus perpanjangan visa asli di Jakarta.

"Ada WNA ditangkap. Sekarang sudah di kantor imigrasi," kata Kabid Penanganan Konflik Kesbangpol Provinsi Jambi, Sigit Eko Yuwono melalui sambungan telepon, Kamis (21/1/2021).

"Sekarang sudah dibawa ke imigrasi Jambi, untuk proses lebih lanjut," kata Sigit menjelaskan.

Baca juga: Ada Tulisan Bahasa China, Benda Mirip Rudal di Anambas Hebohkan Warga, Ini Faktanya

3 WNA asal Korea Selatan diamankan saat berlibur

Selain 2 WNA asal China, petugas juga mengamankan 3 orang asal WNA asal Korea Selatan.

Mereka diamankan di Hotel Bangko pada Rabu (20/1/2021).

Dari hasil pemeriksaan, tiga WNA ini ingin berlibur dan mengunjungi perusahaan asal Korea di Merangin.

Baca juga: Benda Mirip Rudal dengan Tulisan China di Pantai Anambas Diselidiki TNI AL

Dari tiga WNA asal Korea ini, dua di antaranya dapat menunjukkan dokumen resmi, karena tercatat sebagai tenaga kerja asing di perusahaan asal Korea.

Sementara satu orang yang bernama Ryu Jih Youk tidak dapat memberikan dokumen lengkap. Ia kemudian ditahan di Imigrasi Kerinci untuk proses lebih lanjut.

Ryu ini akan dikenai pasal 71 huruf (b) dan pasal 116 UU RI Nomor 6 tahun 2011 tentang Keimigrasian.

SUMBER: KOMPAS.com (Penulis: Suwandi | Editor: Farid Assifa)



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wali Kota Bobby Copot Jabatan Lurah Sidorame Timur Karena Pungli

Wali Kota Bobby Copot Jabatan Lurah Sidorame Timur Karena Pungli

Regional
Cegah Serangan Siber, Diskominfo Jabar Minta Pemda Manfaatkan 'Lalaki Sajabar'

Cegah Serangan Siber, Diskominfo Jabar Minta Pemda Manfaatkan "Lalaki Sajabar"

Regional
Resmikan Alun-alun Majalengka, Kang Emil: Silakan Berekspresi di Sini

Resmikan Alun-alun Majalengka, Kang Emil: Silakan Berekspresi di Sini

Regional
798 Tempat Penyokong Wisata Tersertifikasi CHSE, Jabar Siap Sambut Wisatawan Libur Lebaran

798 Tempat Penyokong Wisata Tersertifikasi CHSE, Jabar Siap Sambut Wisatawan Libur Lebaran

Regional
Peringati Hari Kartini, Wali Kota Madiun Minta Perempuan di Pemerintahan Berjiwa Melayani

Peringati Hari Kartini, Wali Kota Madiun Minta Perempuan di Pemerintahan Berjiwa Melayani

Regional
PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

Regional
Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Regional
Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Regional
Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Regional
Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Regional
Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Regional
Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Regional
Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Regional
Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Regional
Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X