Kompas.com - 21/01/2021, 14:33 WIB
Kepolisian Majalengka, Jawa Barat, saat gelar perkara mengungkap tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di Mapolres Majalengka, Rabu (20/1/2021). KOMPAS.com/ALWIKepolisian Majalengka, Jawa Barat, saat gelar perkara mengungkap tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di Mapolres Majalengka, Rabu (20/1/2021).

KOMPAS.com - Polres Majalengka berhasil mengungkap praktik tindak pidana perdagangan orang dengan modus pengiriman tenaga kerja (TKI). Tiga warga Indramayu, Jawa Barat, yakni AM, AS, dan S telah ditangkap dan langsung dijadikan tersangka.

Tiga orang tersebut ditangkap karena terbukti hendak memberangkatkan seorang perempuan berinisial IN (20) yang merupakan warga Majalengka, Jawa Barat, ke Arab Saudi secara ilegal.

Wakil Ketua Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) Jawa Barat Juwarih memberikan apresiasi terhadap kepolisian atas pengungkapan tindak pidana perdagangan orang (TPP0) di Majalengka.

Ada Jaringannya

Juwarih membeberkan TPPO di Majalengka memiliki jaringan, bahkan sampai ke pusat. Dalam aksinya, dokumen calon TKI sering dipalsukan oleh agen ketika mereka akan berangkat. Korban juga diiming-imingi gaji tinggi

"Salah satunya itu [pemalsuan dokumen]. Kemudian selain itu juga iming-iming gaji besar ketika calon TKI tersebut berangkat ke luar negeri di negara tertentu. Itu juga bisa," papar Juwarih kepada Kompas.com.

Baca juga: Tiga Warga Indramayu Tertangkap Akan Jual Perempuan ke Arab Saudi Via Malaysia

Karena memiliki jaringan hingga ke pusat, Juwrih berharap agar kepolisan bisa mengungkap tindak pidana perdagangan orang di Majalengka sampai ke akar-akarnya.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Saya apresiasi kepada pihak kepolisian Majalengka yang menangkap tiga tersangka tersebut. TPPO di Majalengka ini jaringannya sampai ke pusat, sehingga pihak kepolisian harus mengungkap sampai ke akar-akarnya," ujar Juwarih.

Tersangka sempat mengunjungi rumah korban

Dalam pengungkapan praktik TPPO di Majalengka, Kasat Reskrim Polres Majalengka AKP Siswo DC Tarigan menerangkan sebelum ke Arab Saudi, korban diberangkatkan ke Malaysia.
Namun, karena pandemi Covid-19, korban akhirnya dipulangkan dan batal berangkat ke negara tujuannya itu.

"Korban gagal berangkat [ke Malaysia] karena pandemi ini. Akhirnya pada bulan November, korban dipanggil lagi, namun diberangkatkan ke Arab Saudi, bukan ke Malaysia. Di Saudi, korban hendak diberangkatkan dengan dokumen palsu," terang Siswo, Rabu (20/1/2021).

Pengungkapan praktik TPPO ini bermula dari laporan pihak keluarga korban ke kepolisian pada 27 Desember 2020. Selanjutnya, kepolisian melakukan pendalaman, hingga kemudian menangkap ketiga tersangka.

Salah satu tersangka, kata Siswo, bahkan sempat mengunjungi rumah korban untuk meyakinkan pihak keluarga agar korban berangkat ke Arab Saudi.

"Namun, ketika di penampungan, korban malah dipekerjakan masak-masak untuk jualan nasi di warung. Di warung tersebut korban mendengar hendak diberangkatkan ke Arab Saudi dengan dokumen dipalsukan, sehingga korban melaporkan kepada keluarga," jelas Siswo.

Baca juga: Awal Januari 2021, Sebanyak 10 TKI Ilegal Asal NTT Meninggal di Malaysia

Ketiga tersangka itu terancam Undang-undang Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan Undang-undang Perlindungan Pekerja Migran, dengan ancaman hukuman maksimal penjara 15 tahun.

Penulis: Kotributor Majalengka, Mohamad Umar Alwi | Editor: Aprillia Ika

 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Regional
100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

Regional
Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Regional
Wabup Luwu Utara Resmikan Program Air Bersih untuk 60 KK di Desa Pombakka, Malangke Barat

Wabup Luwu Utara Resmikan Program Air Bersih untuk 60 KK di Desa Pombakka, Malangke Barat

Regional
Tinjau Vaksinasi di Tanjung Emas, Walkot Hendi Pastikan Vaksin Covid-19 Aman Digunakan

Tinjau Vaksinasi di Tanjung Emas, Walkot Hendi Pastikan Vaksin Covid-19 Aman Digunakan

Regional
Kejari Semarang Bantu Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar, Pemkot Berikan Apresiasi

Kejari Semarang Bantu Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar, Pemkot Berikan Apresiasi

Regional
Penanganan Covid-19 di Kota Medan Dinilai Sudah “On the Track”, Pengamat Kesehatan Puji Kinerja Bobby

Penanganan Covid-19 di Kota Medan Dinilai Sudah “On the Track”, Pengamat Kesehatan Puji Kinerja Bobby

Regional
Ada 499 Pasien Covid-19 dari Luar Semarang, Walkot Hendi Siapkan Hotel untuk Karantina

Ada 499 Pasien Covid-19 dari Luar Semarang, Walkot Hendi Siapkan Hotel untuk Karantina

Regional
Apresiasi Penanganan Covid-19  di Luwu Utara, Kapolda Sulsel: Protokol Kesehatan Jangan Kendor

Apresiasi Penanganan Covid-19 di Luwu Utara, Kapolda Sulsel: Protokol Kesehatan Jangan Kendor

Regional
Bupati IDP Harap Kedatangan Pangdam XIV Hasanuddin dan Rombongan Bisa Bantu Pulihkan Luwu Utara

Bupati IDP Harap Kedatangan Pangdam XIV Hasanuddin dan Rombongan Bisa Bantu Pulihkan Luwu Utara

Regional
Antisipasi Kerumunan, Wali Kota Hendi Batasi Kuota Vaksinasi 'Drive Thru'

Antisipasi Kerumunan, Wali Kota Hendi Batasi Kuota Vaksinasi "Drive Thru"

Regional
Pemkab Luwu Utara Genjot Pembangunan 1.005 Huntap Bagi Korban Banjir Bandang

Pemkab Luwu Utara Genjot Pembangunan 1.005 Huntap Bagi Korban Banjir Bandang

Regional
Pastikan Luwu Utara Bebas BAB Sembarangan, Bupati IDP Harap Hasil Verifikasi Kabupaten ODF Valid

Pastikan Luwu Utara Bebas BAB Sembarangan, Bupati IDP Harap Hasil Verifikasi Kabupaten ODF Valid

Regional
Tercatat 217 UMKM Ajukan Surat PIRT, Bupati Lampung Timur: Jangan Dipersulit

Tercatat 217 UMKM Ajukan Surat PIRT, Bupati Lampung Timur: Jangan Dipersulit

Regional
Dua Bangunan di Kota Metro Jadi Cagar Budaya, Walkot Wahdi: Bisa Jadi Referensi Penelitian

Dua Bangunan di Kota Metro Jadi Cagar Budaya, Walkot Wahdi: Bisa Jadi Referensi Penelitian

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X