Depok dan Tasikmalaya Paling Tidak Patuh Protokol Kesehatan di Jabar, Ini Kata Ridwan Kamil

Kompas.com - 19/01/2021, 13:57 WIB
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat menghadiri konferensi pers di Gedung Pakuan, Kota Bandung, beberapa waktu lalu. KOMPAS.com/DENDI RAMDHANIGubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat menghadiri konferensi pers di Gedung Pakuan, Kota Bandung, beberapa waktu lalu.
Editor Setyo Puji

KOMPAS.com - Warga di Kota Depok dan Kabupaten Tasikmalaya dinilai paling tidak patuh dalam menjalankan protokol kesehatan (Prokes).

Penilaian itu disampaikan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat menghadiri konferensi pers di Makodam III Siliwangi, Kota Bandung, Senin (18/1/2021).

Emil sapaan akrabnya itu mengatakan, penilaian tersebut merupakan hasil dari pantauan lapangan yang dilakukan jajaran Satpol PP, TNI dan Polri.

Adapun indikator penilaiannya adalah tentang menjaga jarak dan memakai masker.

Baca juga: Ini Daerah Paling Disiplin dan yang Sangat Tidak Patuh Prokes di Jabar

Dari hasil evaluasi yang dilakukan itu, Kota Depok dinilai paling tidak patuh dalam urusan menjaga jarak.

Sedangkan Kabupaten Tasikmalaya dinilai paling tidak patuh dalam hal memakai masker.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Daerah yang tidak patuh menjaga jarak adalah Kota Depok. Yang paling tidak patuh mengenakan masker adalah Kabupaten Tasikmalaya. Nanti detailnya saya share ya," kata Emil.

Sebaliknya, untuk daerah yang warganya paling disiplin menerapkan prokes adalah Kota Bekasi.

Meski masih perlu ditingkatkan lagi tingkat kepatuhannya, namun, ia menilai warga di Kota Bekasi paling disiplin dibanding daerah lain di Jawa Barat.

"Yang bisa menjaga patuh menjaga jarak, jatuh kepada Kota Bekasi. Jadi Kota Bekasi dinilai se-Jabar paling disiplin. Walaupun belum sempurna, tapi paling disiplin dibandingkan yang lain," kata Emil.

Baca juga: Pengakuan Pelaku Usai Bunuh Wanita Teman Kencan di Hotel: Saya Takut Dipenjara

Terkait dengan hasil evaluasi tersebut, Emil meminta kepada warga di Kota Bekasi untuk mempertahankan tingkat kedisiplinannya. Mengingat jumlah kasus Covid-19 masih terus meningkat setiap harinya.

Sementara bagi daerah yang tingkat kedisiplinannya masih rendah, ia meminta kepada kepala daerahnya untuk terus melakukan edukasi kepada warganya.

"Jadi kepada yang sudah patuh tolong pertahankan dan kepada yang tidak patuh saya titip ada wali kota dan bupati untuk terus mengedukasi masyarakatnya, karena tingkat kepatuhan di Jabar itu antara 60-70 persen dari rata-rata sebelum PPKM 50 persen," kata Emil.

Penulis : Kontributor Bandung, Dendi Ramdhani | Editor : Abba Gabrillin



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Regional
Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Regional
Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Regional
Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Regional
Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Regional
Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Regional
Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Regional
Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan

Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan

Regional
UM Bandung Gelar Vaksinasi Massal untuk 3.000 Warga, Ridwan Kamil Berikan Apresiasi

UM Bandung Gelar Vaksinasi Massal untuk 3.000 Warga, Ridwan Kamil Berikan Apresiasi

Regional
Pemprov Jabar Targetkan Pembangunan TPPAS Regional Legok Nangka Rampung pada 2023

Pemprov Jabar Targetkan Pembangunan TPPAS Regional Legok Nangka Rampung pada 2023

Regional
Optimalisasi Penyaluran Bansos di Gorontalo, Gubernur Rusli Gunakan 2 Metode Ini

Optimalisasi Penyaluran Bansos di Gorontalo, Gubernur Rusli Gunakan 2 Metode Ini

Regional
Tekan Dampak PPKM, Pemprov Jabar Akan Salurkan Bansos ke 1,9 Juta Keluarga

Tekan Dampak PPKM, Pemprov Jabar Akan Salurkan Bansos ke 1,9 Juta Keluarga

Regional
Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Capai 17,28 Persen, Bukan 0,15 Persen

Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Capai 17,28 Persen, Bukan 0,15 Persen

Regional
Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat

Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat

Regional
Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X