Kompas.com - 19/01/2021, 13:56 WIB
Hasil survei Satgas Covid-19 di Jabar hingga 15 Januari 2021, untuk kategori paling patuh memakai masker adalah masyarakat Kota Bekasi dan paling tidak patuh adalah Kab Tasikmalaya. Untuk kategori menjaga jarak, paling patuh kembali masyarakat Kota Bekasi dan paling tidak patuh adalah masyarakat Kota Depok. Dok. Instagram @ridwankamilHasil survei Satgas Covid-19 di Jabar hingga 15 Januari 2021, untuk kategori paling patuh memakai masker adalah masyarakat Kota Bekasi dan paling tidak patuh adalah Kab Tasikmalaya. Untuk kategori menjaga jarak, paling patuh kembali masyarakat Kota Bekasi dan paling tidak patuh adalah masyarakat Kota Depok.

BANDUNG, KOMPAS.com - Satuan Tugas Penanggulangan Covid-19 Jawa Barat merilis data kepatuhan wilayah dalam penerapan protokol kesehatan.

Penilaian berdasarkan hasil pemantauan lapangan jajaran Satpol PP, TNI dan Polri yang meliputi dua indikator, yakni memakai masker dan menjaga jarak.

Berdasarkan data per 15 Januari 2021, ada tiga daerah yang dianggap paling patuh dalam memakai masker. Yakni, Kota Bekasi, Kota Bandung dan Kota Cimahi.

Baca juga: Ridwan Kamil: Kota Bekasi Paling Taat Protokol Kesehatan Se-Jabar, Depok Paling Tidak Taat

 

Dari data tersebut, warga Kota Bekasi paling patuh dalam mengenakan masker dengan nilai 96,44 persen.

Sementara tiga daerah dengan kepatuhan memakai masker terendah antara lain, Kabupaten Tasikmalaya, Kota Tasikmalaya dan Kabupaten Pangandaran.

Warga Kabupaten Tasikmalaya jadi daerah paling tidak patuh dengan nilai 63,45 persen.

Baca juga: Ini Daerah Paling Disiplin dan yang Sangat Tidak Patuh Prokes di Jabar

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Ridwan Kamil (@ridwankamil)

Kepatuhan warga Kota Bekasi Vs Kota Depok

Sementara dalam urusan kepatuhan menjaga jarak, tiga daerah terpatuh antara lain, Kota Bekasi, Kabupaten Majalengka dan Kabupaten Bandung Barat. Warga Kota Bekasi kembali dianggap paling patuh dengan nilai 97,09 persen.

Adapun daerah yang tidak patuh dalam menjaga jarak yakni, Kota Depok, Kota Tasikmalaya dan Kabupaten Garut. Kota Depok dianggap paling tidak patuh dengan nilai 55,07 persen.

Dalam unggahan Instagram-nya, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan, survei itu dilakukan bersama oleh ribuan Polisi, TNI san Satpol PP yang bertugas memonitor dan melaporkan prokes di ruang publik via applikasi khusus.

"Hasilnya. Untuk kategori paling patuh memakai masker adalah masyarakat Kota Bekasi dan paling tidak patuh adalah Kab Tasikmalaya. Untuk kategori menjaga jarak, paling patuh kembali masyarakat Kota Bekasi dan paling tidak patuh adalah masyarakat Kota Depok," tulis Emil, sapaan akrabnya, Senin (18/1/2021).

Baca juga: Kota Bekasi Disebut Paling Taat Protokol Kesehatan di Jabar, Ini Respons Wali Kota

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Regional
Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Regional
Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Regional
Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Regional
Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Regional
Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Regional
Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Regional
Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Regional
Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Regional
Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Regional
Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Regional
Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Regional
Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Regional
Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Regional
Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X