KPU: Ada 11 Daerah di Sumut yang Gugat Pilkada ke MK, Salah Satunya Kota Medan

Kompas.com - 19/01/2021, 07:11 WIB
Ketua KPU Sumut Herdensi Adnin mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Sumut Edy Rahmayadi atas berbagai dukungan yang diberikan sehingga pilkada serentak di 23 kabupaten dan kota terlaksana dengan aman dan lancar, saat beraudiensi ke rumah dinas gubernur, Senin (18/1/2021) Dok: Dinas Kominfo Provinsi SumutKetua KPU Sumut Herdensi Adnin mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Sumut Edy Rahmayadi atas berbagai dukungan yang diberikan sehingga pilkada serentak di 23 kabupaten dan kota terlaksana dengan aman dan lancar, saat beraudiensi ke rumah dinas gubernur, Senin (18/1/2021)

MEDAN, KOMPAS.com – Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi Sumatera Utara Herdensi Adnin mengungkapkan, ada 11 kabupaten dan kota yang mengajukan gugatan pilkada ke Mahkamah Konstitusi, yaitu: Karo, Medan, Tanjungbalai, Asahan, Labuhanbatu, Labuhanbatu Selatan, Mandailingnatal, Tapanuli Selatan, Nias, Nias Selatan dan Samosir.

"Gugatan adalah lumrah dan diatur dalam undang-undang. Kami sudah konsolidasikan kabupaten dan kota yang menggugat untuk menyiapkan jawaban dan bukti yang dibutuhkan,” ujar Herdensi saat beraudiensi ke rumah dinas gubernur, Senin (18/1/2021).

Baca juga: Akhyar Nasution: Ada Invisible Hand Bermain di Pilkada Kota Medan...

Pihaknya juga sedang menunggu informasi dari Mahkamah Konstitusi (MK) mengenai daerah yang sudah bisa menetapkan pasangan calon terpilih. 

"Kami menunggu informasi MK berapa kabupaten dan kota yang tidak ada gugatan. Daerah yang tidak ada gugatan bisa lebih dulu menetapkan paslon terpilihnya," ucap dia.

Herdensi mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Sumut Edy Rahmayadi atas berbagai dukungan yang diberikan sehingga pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak 2020 di 23 kabupaten dan kota terlaksana dengan aman dan lancar.

Menurut Herdensi, keamanan dan kelancaran pilkada tidak lepas dari dukungan gubernur bersama Forkopimda Sumut. Secara umum pelaksanaan dan kesiapan protokol kesehatan juga berjalan baik.

"Terima kasih pemprov sudah mendukung kami," ucap Herdensi.

Baca juga: Pilkada Kota Medan Hanya Dua Paslon, Bobby-Aulia dan Akhyar-Salman

 

Gubernur pun mengapresiasi KPU Sumut atas terselenggaranya pilkada serentak yang aman dan lancar. Harapannya pilkada dapat membawa kebaikan dan kesejahteraan untuk masyarakat Sumut.

“Semoga keberhasilan Pilkada Serentak 2020 membawa dampak positif tidak hanya di 23 kabupaten dan kota yang menyelenggarakan, tetapi juga seluruh masyarakat Sumut. Membawa Sumut semakin baik, terima kasih,” kata Edy.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat'

"Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat"

Regional
Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Regional
Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Regional
Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Regional
Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Regional
Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Regional
Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah 'Siap, Pak'

Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah "Siap, Pak"

Regional
Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

Regional
Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Regional
Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Regional
Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Regional
Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Regional
Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Regional
Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X