Kompas.com - 18/01/2021, 07:15 WIB
Kabid Humas Polda Lampung Kombes Zahwani Pandra Arsyad saat penyerahan jenazah Pipit Piyono kepada keluarga korban KOMPAS.com/TRI PURNA JAYA Kabid Humas Polda Lampung Kombes Zahwani Pandra Arsyad saat penyerahan jenazah Pipit Piyono kepada keluarga korban

4. Korban Sriwijaya Air dimakamkan sesuai wasiatnya

Jenazah warga Lampung yang menjadi korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air, Pipit Piyono (25) tiba di Terminal Kargo Bandara Radin Inten II, Lampung, Sabtu (16/1/2021).

Selanjutnya jenazah Pipit Piyono diserahkan kepada pihak keluarganya.

Paman korban yang bernama Sabar (37) menyebut, keluarga telah ikhlas melepas kepergian Pipit Piyono.

"Keluarga sudah menerimanya dengan ikhlas," kata dia.

Sesuai wasiat Pipit Piyono, jenazah akan dimakamkan di kampung kediaman korban di Desa Toto.

"Sesuai permintaan korban semasa hidup, almarhum ingin dimakamkan di Toto Makmur," kata Sabar.

Baca juga: Dianggap Mata-mata Polisi, Tahanan Narkoba Tewas Dikeroyok hingga Tewas, Belum Genap Sehari Huni Sel

5. Jenazah Indah sudah teridentifikasi, anaknya belum ada kabar

Yusrilanita Ibunda Indah, dan adik-adiknya berdoa di depan makam Indah Halima Putri yang tiba hari ini dari Jakarta setelah berhasil diidentifikasiAMRIZA NURSATRIA HUTAGALUNG Yusrilanita Ibunda Indah, dan adik-adiknya berdoa di depan makam Indah Halima Putri yang tiba hari ini dari Jakarta setelah berhasil diidentifikasi
Jenazah warga Ogan Ilir yang menjadi korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air, Indah Halima Putri tiba di kampung halamannya, Minggu (17/1/2021) sore.

Sang ibu, Yursilanita tak berhenti berzikir saat jenazah putrinya tersebut dimakamkan.

Ayah Indah, Ridwan mengatakan, dari rombongan keluarga dan kerabatnya, masih ada beberapa orang yang jenazahnya belum ditemukan dan teridentifikasi.

Mereka adalah anak Indah, Arkana Nadib Wahyudi (7) dan keponakannya, Rizky Nabila.

Adapun yang sudah teridentifikasi oleh Tim DVI ialah Indah, suami Indah dan mertuanya.

"Selain Indah, suami dan ibu mertuanya juga sudah terindentifikasi, tinggal anaknya dan keponakan suaminya yang belum dan saya terus berkoordinasi dengan Tim DVI dan Sriwijaya Air," kata Ridwan.

Manajer Distrik Sriwijaya Air Palembang Yudho Prihatin mengungkapkan akan berusaha menemukan anak indah dan Rizky.

"Hari ini kita menyerahkan jenazah Indah, namun kita tetap masih konsen karena masih ada pekerjaan menemukan anak Indah dan Rizky yang belum teridentifikasi," kata Yudho.

Sumber: Kompas.com (Penulis : Idon Tanjung, Hendra Cipta, Tri Purna Jaya | Editor : Aprillia Ika, David Oliver Purba, Teuku Muhammad Valdy Arief), Surya.co.id, Antara

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Regional
Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Regional
Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Regional
Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Regional
Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Regional
Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Regional
Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Regional
Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Regional
Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Regional
Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Regional
Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Regional
Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Regional
Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Regional
Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Regional
Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X