Warga Pontianak Gelar Shalat Gaib untuk Korban Sriwijaya Air

Kompas.com - 15/01/2021, 17:25 WIB
Ratusan jemaah Masjid Raya Mujahidin Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar) menggelar shalat gaib untuk mendoakan seluruh korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air dan wafatnya Sykh Ali Jaber, Jumat (15/1/2021). dok Pemkot PontianakRatusan jemaah Masjid Raya Mujahidin Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar) menggelar shalat gaib untuk mendoakan seluruh korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air dan wafatnya Sykh Ali Jaber, Jumat (15/1/2021).

PONTIANAK, KOMPAS.com – Ratusan jemaah Masjid Raya Mujahidin Pontianak, Kalimantan Barat ( Kalbar), menggelar shalat gaib untuk mendoakan seluruh korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air, Jumat (15/1/2021).

Wali Kota Pontianak sekaligus Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Pontianak, Edi Rusdi Kamtono mendoakan keluarga korban agar diberi kekuatan dan kesabaran.

"Semoga almarhum husnul khatimah dan segala kebaikannya diterima Allah SWT serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan," kata Edi kepada wartawan, Jumat siang.

Baca juga: Shalat Gaib untuk Kapten Afwan di Masjid yang Direnovasinya

Sebelumnya, Edi telah mengimbau seluruh masjid seluruh Kota Pontianak untuk melaksanakan shalat gaib usai pelaksanaan shalat Jumat.

Imbauan itu disampaikannya melalui media sosial maupu media massa.

"Alhamdulillah semuanya melaksanakan shalat gaib sebagaimana imbauan yang disampaikan," terang Edi.

Pelaksanaan shalat gaib, lanjut Edi, bisa dilakukan masyarakat kapanpun.

Artinya, tidak hanya pada saat usai pelaksanaan shalat Jumat. Inti dari shalat gaib ini untuk mengingatkan setiap manusia pada kematian.

"Jadi tidak ada salahnya kita memberikan sedekah kepada siapapun, baik doa maupun kebaikan," tutur Edi.

Baca juga: Tidak Kena Tilang, Belasan Pelanggar Lalu Lintas Disuruh Shalat Gaib di Pinggir Jalan

Terkait proses pencarian dan identifikasi para korban pesawat Sriwijaya Air SJ-182, kata dia, sudah ada beberapa warga Kota Pontianak yang telah teridentifikasi.

Dia berharap proses identifikasi bisa berlangsung cepat sehingga memberikan kepastian bagi keluarga korban.

"Pemerintah Kota Pontianak memfasilitasi pengurusan dokumen-dokumen misalnya akte kematian dan surat-surat lainnya yang diperlukan," tutup Edi.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Usai Laporkan Wakilnya ke Polisi, Wali Kota Tegal Fokus ke Pelayanan Publik

Usai Laporkan Wakilnya ke Polisi, Wali Kota Tegal Fokus ke Pelayanan Publik

Regional
Mantan Kades Terseret Banjir, Jenazahnya Ditemukan 2 Hari Kemudian, Hanyut 10 Kilometer

Mantan Kades Terseret Banjir, Jenazahnya Ditemukan 2 Hari Kemudian, Hanyut 10 Kilometer

Regional
Dukcapil Siap Ganti Dokumen Kependudukan Korban Banjir Jateng

Dukcapil Siap Ganti Dokumen Kependudukan Korban Banjir Jateng

Regional
Siswi SMA Ditemukan Tewas di Kebun, Terdapat Luka Tusuk di Leher dan Perut

Siswi SMA Ditemukan Tewas di Kebun, Terdapat Luka Tusuk di Leher dan Perut

Regional
Bupati Terpilih Ponorogo Dilantik Tepat Ulang Tahunnya yang ke-50

Bupati Terpilih Ponorogo Dilantik Tepat Ulang Tahunnya yang ke-50

Regional
Detik-detik Mujiburahman Terseret Banjir Bersama Mobil, Korban Parkir di Tengah Sungai Kering

Detik-detik Mujiburahman Terseret Banjir Bersama Mobil, Korban Parkir di Tengah Sungai Kering

Regional
Dinkes Banyumas Sebut Efek Samping Usai Divaksin Covid-19 merupakan Hal Wajar

Dinkes Banyumas Sebut Efek Samping Usai Divaksin Covid-19 merupakan Hal Wajar

Regional
Kakek Tunarungu yang Punya 9 Karung Uang Pernah Dirampok dan Lehernya Digorok

Kakek Tunarungu yang Punya 9 Karung Uang Pernah Dirampok dan Lehernya Digorok

Regional
Kronologi Bocah 11 Tahun Tewas Ditabrak Mobil Dinas Bupati Sambas, Meninggal Saat Dibawa ke Puskesmas

Kronologi Bocah 11 Tahun Tewas Ditabrak Mobil Dinas Bupati Sambas, Meninggal Saat Dibawa ke Puskesmas

Regional
Hendak Pindahkan Mobil yang Diparkir di Tengah Sungai, Mantan Kades Tewas Terseret Banjir

Hendak Pindahkan Mobil yang Diparkir di Tengah Sungai, Mantan Kades Tewas Terseret Banjir

Regional
Korban Kecelakaan Bawa Narkoba, Ketahuan Warga Saat Sembunyikan di Gang

Korban Kecelakaan Bawa Narkoba, Ketahuan Warga Saat Sembunyikan di Gang

Regional
Tak Kunjung Pulang Menggembala Sapi, Pelajar SMA Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kebun

Tak Kunjung Pulang Menggembala Sapi, Pelajar SMA Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kebun

Regional
Cerita Sakirin, Jatuh ke Jurang Selama 3 Hari dan Hidup dari Air Pucuk Daun

Cerita Sakirin, Jatuh ke Jurang Selama 3 Hari dan Hidup dari Air Pucuk Daun

Regional
Jelang Pelantikan, Bupati Sidoarjo Terpilih Gus Muhdlor Minta Doa Restu Guru Saat SMA

Jelang Pelantikan, Bupati Sidoarjo Terpilih Gus Muhdlor Minta Doa Restu Guru Saat SMA

Regional
Dua Pulau di Pandeglang Dilelang, Dibuka Mulai Harga Rp 1 Miliar

Dua Pulau di Pandeglang Dilelang, Dibuka Mulai Harga Rp 1 Miliar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X