Ada Anggotanya yang Terpapar Covid-19, Kapolda Sulsel Batal Divaksin

Kompas.com - 15/01/2021, 10:37 WIB
Kapolda Sulsel Irjen Pol Merdisyam (tengah) saat diwawancara wartawan di aula Mapolda Sulsel, Kamis (7/1/2021). KOMPAS.COM/HIMAWANKapolda Sulsel Irjen Pol Merdisyam (tengah) saat diwawancara wartawan di aula Mapolda Sulsel, Kamis (7/1/2021).

MAKASSAR, KOMPAS.com - Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Pol Merdisyam turut menjadi orang yang batal divaksin Covid-19 usai dinyatakan tidak memenuhi syarat oleh tim medis di Rumah Sakit Khusus Daerah (RSKD) Dadi Makassar, Kamis (14/1/2021).

Merdisyam menjadi salah satu pejabat dari 14 pejabat yang dinyatakan tidak memenuhi syarat untuk diberikan vaksin Sinovac.

Tim media tidak meluluskan Merdisyam lantaran di lingkup Mapolda Sulsel ada yang terpapar virus corona

"Ada yang terpapar. Bukan saya atau keluarga tapi di lingkungan kerja. Itu makanya tadi yang disampaikan Pak Gubernur, kita juga akan konsultasikan," kata Merdisyam saat diwawancara wartawan di RSKD Dadi, Kamis siang.

Baca juga: Opsi Vaksin Covid-19 Mandiri yang Mengemuka...

Merdisyam mengaku saat ini dalam keadaan sehat dan belum pernah terpapar virus corona.

Namun keputusan tim medis yang tidak meluluskannya untuk divaksin tetap dia terima.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dia juga mengimbau kepada anggotanya di jajaran Polrestabes dan Polrestabes yang ada di Sulawesi Selatan wajib mengikuti vaksin bila memenuhi syarat. 

"Kalau secara fisik kita siap. Ini vaksin merupakan salah satu untuk mencegah minimal kita dengan lingkungan kita tidak menjadi carrier dengan yang lain. Mudah-mudahan bisa menurunkan penyebaran Covid-19 in," kata Merdisyam.

Baca juga: Anggotanya Meninggal karena Covid-19, Ini yang Dilakukan DPRD Makassar

Sebelumnya diberitakan Gubernur Sulawesi Selatan ( Sulsel) Nurdin Abdullah batal divaksin Covid-19 karena dianggap tidak memenuhi syarat penerima vaksin.

Pasalnya, salah satu anggota keluarga yang tinggal satu rumah dengan Nurdin pernah kontak dengan orang positif Covid-19.

“Skrining pertanyaan kepada Gubernur Sulsel terkait anggota keluarga serumah yang pernah kontak erat atau terindikasi Covid-19. Olehnya itu saya sampaikan bahwa Bapak Gubernur Sulsel hari ini tidak melakukan vaksin Covid-19,” kata Kepala Dinas Kesehatan Sulsel, Ichsan Mustari, usai acara vaksinasi di Rumah Sakit Dadi Makassar, Kamis (14/1/2021).

Baca juga: Kapolda Sulteng Usai Divaksin: Tidak Rasakan Pusing, Wajah Tidak Bentol-bentol

Karena Nurdin dianggap tidak memenuhi syarat, maka wakilnya, Andi Sudirman Sulaiman, yang pertama kali divaksin di Sulsel.

Andi Sudirman pun jadi satu-satunya orang divaksin Covid-19 pada hari ini.

Sejumlah pejabat lain yang juga dijadwalkan menerima vaksin hari ini, tidak ada yang memenuhi syarat.

Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lewat Care Visit, Dompet Dhuafa Pererat Hubungan Mustahik dan Muzakki

Lewat Care Visit, Dompet Dhuafa Pererat Hubungan Mustahik dan Muzakki

Regional
Wujudkan Kesetaraan Gender, Pemkab Dharmasraya Raih Anugerah Parahita Ekapraya

Wujudkan Kesetaraan Gender, Pemkab Dharmasraya Raih Anugerah Parahita Ekapraya

Regional
Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Regional
Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar 'Jemput Bola' Vaksinasi Warga

Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar "Jemput Bola" Vaksinasi Warga

Regional
Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Regional
Lewat '1000 Baju Baru', Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Lewat "1000 Baju Baru", Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Regional
Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Regional
Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Regional
Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Regional
Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.