KILAS DAERAH

Bupati Luwu Utara Minta Kemen PUPR Bantu Selesaikan Pembangunan Dam Rongkong

Kompas.com - 14/01/2021, 21:50 WIB
Bupati Indah Putri Indriani kembali menerima kunjungan tim surveidari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR) untuk meninjau lokasi rencana pembangunan Dam Rongkong, Rabu (13/1/2021). DOK. Humas Pemkab Luwu UtaraBupati Indah Putri Indriani kembali menerima kunjungan tim surveidari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR) untuk meninjau lokasi rencana pembangunan Dam Rongkong, Rabu (13/1/2021).

KOMPAS.comBupati Indah Putri Indriani (IDP) kembali menerima kunjungan tim survei dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR) untuk meninjau lokasi rencana pembangunan Dam (Bendungan) Rongkong, Rabu (13/1/2021).

Indah berharap, kedatangan tim ini bisa membawa solusi atas segala permasalahan yang sering terjadi, utamanya penanganan banjir Sungai Rongkong.

“Kedatangan mereka tentu menjadi kabar baik, sebab Dam Rongkong diharapkan bisa menjadi solusi atas banjir yang selama ini melanda beberapa kecamatan di Luwu Utara,” katanya seperti keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Kamis (14/1/2020).

Pada kesempatan itu, Indah juga menjelaskan secara rinci dan detail terkait kondisi lapangan di wilayah yang menjadi lokasi rencana pembangunan DAM Rongkong.

Indah menjelaskan, sesuai kesepakatan, pemerintah daerah (pemda) akan kembali memasifkan sosialisasi kepada warga yang dulunya menyetujui pembangunan.

Baca juga: Bupati Luwu Utara Siap Jadi Penerima Vaksin Tahap Pertama

“Tapi karena sesuatu dan lain hal, mereka menolak direlokasi. Semoga perjuangan ini mendapat dukungan demi kebaikan bersama,” tandasnya.

Sementara itu, team leader survei Dam Rongkong dari Kemen PUPR Bambang Adi Rianto mengatakan, kunjungan ini bertujuan untuk melakukan survei pendataan lokasi rencana pembangunan Dam Rongkong di Kcamatan Sabbang.

“Hari ini kami menemui ibu Bupati untuk memohon dukungan dari Pemerintah Kabupaten Luwu Utara demi demi kelancaran pelaksanaan kegiatan kami di lapangan,” katanya usai menemui Bupati Luwu Utara.

Bambang mengungkapkan, studi kelayakan pembangunan Dam Rongkong sudah dilakukan sejak 2013. Namun, karena berbagai dinamika dan kendala yang ditemui di lapangan, rencana pembangunan bendungan menjadi terhambat.

Baca juga: Pemkab Luwu Utara Datangkan 15.000 Alat Rapid Antigen

“Nah, kami kembali ditunjuk untuk me-review hasil studi kelayakan tersebut, di mana sekarang sudah pada tahap perencanaan detail dengan 6 alternatif, yaitu Tandung 1, Tandung 2, Tandung 3 serta Binuang 1, Binuang 2 dan Binuang 3,” jelasnya.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mengenang Masa Kecil Bagian I: Nangis Pingin Dibeliin Sepeda dan Domba

Mengenang Masa Kecil Bagian I: Nangis Pingin Dibeliin Sepeda dan Domba

Regional
60.000 Warga Terima BST Rp 300.000 Selama PPKM di Badung

60.000 Warga Terima BST Rp 300.000 Selama PPKM di Badung

Regional
600 Rumah Terendam Banjir, Wali Kota Banjarmasin Tetapkan Status Darurat Bencana

600 Rumah Terendam Banjir, Wali Kota Banjarmasin Tetapkan Status Darurat Bencana

Regional
Namanya Dicatut untuk Menipu, Bupati Purbalingga Lapor Polisi

Namanya Dicatut untuk Menipu, Bupati Purbalingga Lapor Polisi

Regional
Jalan Trans Sulawesi Lumpuh Tertutup Longsor akibat Gempa Majene

Jalan Trans Sulawesi Lumpuh Tertutup Longsor akibat Gempa Majene

Regional
Gubernur Maluku: Bapak Presiden Divaksin Duluan, Masa Kita di Daerah Tidak Bisa

Gubernur Maluku: Bapak Presiden Divaksin Duluan, Masa Kita di Daerah Tidak Bisa

Regional
Videonya Tolak Rapid Antigen Viral, Kades: Hanya untuk Warga, tapi Malah Disebar ke Facebook

Videonya Tolak Rapid Antigen Viral, Kades: Hanya untuk Warga, tapi Malah Disebar ke Facebook

Regional
Jadi Zona Merah, 4 Daerah di Jatim Masuk Daerah Tambahan Wilayah PPKM

Jadi Zona Merah, 4 Daerah di Jatim Masuk Daerah Tambahan Wilayah PPKM

Regional
Wakil Gubernur Sulsel Alami Pegal Setelah Disuntik Vaksin Covid-19

Wakil Gubernur Sulsel Alami Pegal Setelah Disuntik Vaksin Covid-19

Regional
Tersangka Pembunuhan di Karawang Minta Tebusan Saat Korban Sudah Tewas

Tersangka Pembunuhan di Karawang Minta Tebusan Saat Korban Sudah Tewas

Regional
Viral, Video Kades Tolak Satgas Covid-19 Lakukan Rapid Test Antigen ke Warganya

Viral, Video Kades Tolak Satgas Covid-19 Lakukan Rapid Test Antigen ke Warganya

Regional
Beredar Video Anak Terjebak Reruntuhan Bangunan di Sulbar, Polisi Ikut Mencari

Beredar Video Anak Terjebak Reruntuhan Bangunan di Sulbar, Polisi Ikut Mencari

Regional
Misi Kemanusiaan, Polda Sulteng Kirim Pasukan Brimob Bantu Korban Gempa Sulbar

Misi Kemanusiaan, Polda Sulteng Kirim Pasukan Brimob Bantu Korban Gempa Sulbar

Regional
Pamit ke Rumah Teman, Fathan Ditemukan Tewas Terlilit Kasur, Ini Faktanya

Pamit ke Rumah Teman, Fathan Ditemukan Tewas Terlilit Kasur, Ini Faktanya

Regional
Rampok Uang Toko Rp 200 Juta, Satu Keluarga Ditangkap Polisi

Rampok Uang Toko Rp 200 Juta, Satu Keluarga Ditangkap Polisi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X