Kisah Pengantin Perempuan di Jatim Menikah di Dekat Mobil Jenazah, Ternyata Orangtuanya Meninggal karena Covid-19

Kompas.com - 14/01/2021, 05:30 WIB
Tangkapan unggahan akad nikah yang dilaksanakan di depan mobil jenazah. Jenazah itu akan dimakamkan dengan protokol Covid-19. ISTIMEWATangkapan unggahan akad nikah yang dilaksanakan di depan mobil jenazah. Jenazah itu akan dimakamkan dengan protokol Covid-19.

KOMPAS.com - Belum lama ini warganet dihebohkan dengan beredarnya sebuah video yang memperlihatkan prosesi akad nikah di dekat mobil jenazah.

Peristiwa itu terjadi di Dusun Gambiran, Desa Madigondo, Kecamatan Takeran, Magetan, Jawa Timur, Minggu (10/1/2021) sekitar pukul 17.00 WIB.

Ternyata, jenazah yang ada di mobil tersebut merupakan orang tua dari pengantin perempuan yang meninggal diduga terjangkit Covid-19.

Baca juga: Cerita di Balik 2 Penumpang Sriwijaya Air Pakai Indentitas Orang Lain, Ingin Cari Kerja ke Pontianak

Sebelum akad nikah dilaksanakan, jenazah orang tua pengantin perempuan itu dishalatkan di mushala milik keluarga.

“Akad nikahnya hari Minggu kemarin usai orangtua pengantin perempuan meninggal informasinya karena Covid-19,” kata Abdul yang juga tetangga mempelai perempuan, saat dihubungi Kompas.com, Selasa (12/1/2021).

Viral di media sosial

Ilustrasi media sosialKOMPAS.COM/Shutterstock Ilustrasi media sosial

Video prosesi akad nikah itu pertama kali diunggah pemilik akun Facebook, Abdul Azis, pada Senin (11/1/2021).

Dalam video berdurasi 29 detik tersebut tampak terlihat ada sejumlah orang di satu tempat yang sama.

Kemudian tampak ada dua orang pria tengah bersalaman.

Baca juga: Viral, Video Pasangan Pengantin Menikah di Dekat Mobil Jenazah

Belakangan diketahui keduanya tengah melakukan prosesi ijab qobul.

Di sebelahnya, tampak juga seorang perempuan memakai busana serba putih di tempat tersebut.

Kakak mempelai perempuan menikahkan langsung adiknya di dekat mobil jenazah.

Baca juga: Merasa Tak Tenang Setelah Laporkan Ibunya ke Polisi, Agesti Akhirnya Cabut Laporan

Di dalam mobil itu, terdapat jenazah orangtuanya yang akan dimakamkan dengan protokol Covid-19.

Selain itu, tampak juga sejumlah warga yang menghadiri proses akad nikah tersebut.

Sejumlah warga pun terlihat terharu ketika mempelai pria berhasil mengucapkan akad nikah.

Beberapa warganet mendoakan pasangan itu menjadi keluarga yang tenteram dan nyaman. Mereka juga mendoakan jenazah husnul khotimah.

Baca juga: Kronologi Seorang Ibu Dilaporkan Anak Kandungnya ke Polisi, Berawal dari Buang Pakaian Korban, Mendekam di Penjara

 

(Penulis : Kontributor Magetan, Sukoco | Editor : Dheri Agriesta)



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Regional
Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Regional
Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Regional
Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Regional
Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Regional
Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Regional
Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Regional
Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Regional
Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Regional
Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X