Kompas.com - 12/01/2021, 12:49 WIB
Kondisi dapur rumah T (45) di Kalurahan (desa) Jatimulyo, Kapanewon (kecamatan) Girimulyo, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Pelaku adalah A (17) sendiri. Diduga kuat, aksi A terkait orangtuanya yang tidak mau membelikan sepeda motor karena alsan faktor ekonomi keluarga petani. DOKUMENTASI POLRES KPKondisi dapur rumah T (45) di Kalurahan (desa) Jatimulyo, Kapanewon (kecamatan) Girimulyo, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Pelaku adalah A (17) sendiri. Diduga kuat, aksi A terkait orangtuanya yang tidak mau membelikan sepeda motor karena alsan faktor ekonomi keluarga petani.

KULON PROGO, KOMPAS.com- Seorang anak membakar rumah orangtua terjadi di Kalurahan (desa) Jatimulyo, Kapanewon (kecamatan) Girimulyo, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Pintu rumah dan sebagian kayu kusen rumah itu terbakar akibat ulah sang anak berinisial A (17).

T (45), ayah kandung A, melaporkan perbuatan anaknya ke Polsek Girimulyo.

"Pelapor adalah ayahnya. Terlapor A, anak kandung sendiri atas tindak pidana perusakan berupa pembakaran rumah," kata Kasubag Humas Polres Kulon Progo, Iptu I Nengah Jeffry via pesan, Selasa (12/1/2021).

Baca juga: Berantas Peredaran Narkoba di Desa Kerinjing, Polisi Bakar 8 Pondok untuk Konsumsi Sabu

T dan S (48), istrinya, keluarga petani. Mereka tengah mengikuti kerja bakti kampung ketika peristiwa terjadi, Minggu (10/1/2021), sekitar pukul 09.00 WIB.

Keduanya pulang ke rumah pukul 10.00 WIB dan mendapati pintu rumah bagian depan sudah terbakar.

"Akibat peristiwa ini keluarga T mengalami kerugian Rp 500.000," kata Jeffry.

Suami istri ini mencurigai A, anak kandung mereka, sebagai pelaku.

Kecurigaan itu didasari anaknya yang marah sejak Sabtu. Mereka lantas melaporkan kejadian ini ke polisi pukul 10.45.

Baca juga: KKB Diduga Bakar 2 BTS Palapa Ring Timur di Kabupaten Puncak, Papua

Polisi berhasil mengamankan A. Dari sana terungkap, A marah karena T tidak mau membelikan sepeda motor seperti yang diminta.

Orangtuanya beralasan tidak membelikan motor karena persoalan ekonomi keluarga. T sehari-hari bekerja sebagai petani.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Regional
Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Regional
Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Regional
Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Regional
Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Regional
Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Regional
Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Regional
Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Regional
Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Regional
Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X