PPKM di Bali, Warga yang Tak Pakai Masker Berdalih Lupa, Pelanggar di Badung Mayoritas WNA

Kompas.com - 12/01/2021, 12:01 WIB
Petugas gabungan melakukan operasi yustisisi penerapan Prokes di salah satu ruas jalan Kota Denpasar, Selasa (12/1/2021) Kompas.com/ Imam RosidinPetugas gabungan melakukan operasi yustisisi penerapan Prokes di salah satu ruas jalan Kota Denpasar, Selasa (12/1/2021)

DENPASAR, KOMPAS.com - Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di Kota Denpasar, Bali, telah dimulai sejak Senin (11/1/2021).

Selama PPKM, petugas gabungan menggelar razia di sejumlah titik. Selama razia, petugas masih menemukan warga dan sejumlah tempat usaha yang melanggar protokol kesehatan.

Namun, jumlahnya sudah turun jika dibandingkan dengan sebelum penerapan PPKM.

"Tetap jalan, dan kita terus bergerak di titik-titik rawat kerumunan. Masih ada pelanggar tapi turun," kata Kepala Satpol PP Denpasar Dewa Sayoga dihubungi, Selasa (12/1/2021).

Sayoga mengatakan pada hari pertama penerapakan PPKM ada delapan warga yang terjaring razia karena tak menggunakan masker. Sementara hari ini sudah tujuh warga yang terjaring.

Baca juga: Keluarga Penumpang Sriwijaya Air: Harapan Kami, Semua Ini Cepat Selesai, Cepat Ditemukan...

Sebelum penerapan PPKM, petugas menemukan puluhan warga yang tak memakai masker dalam sehari.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Para warga yang tak memakai masker ini berdalih lupa, jarak tempuh dekat, hingga mengaku ribet ketika menggunakan masker.

Sementara untuk tempat usaha, ia mengatakan baru sebatas pelanggaran jam tutup. Masih ada tempat usaha yang belum tutup hingga pukul 21.00 WITA.

Para pelanggar itu telah diberi peringatan. Jika masih melanggar, petugas akan mencabut izin usaha mereka.

Selama pandemi Covid-19, Denpasar mewajibkan tempat usaha menyediakan piranti protokol kesehatan seperti alat cek suhu, penataan pengaturan meja kursi, hingga tempat cuci tangan.

 

Satpol PP Badung saat sidak di salah satu restoran di kawasan Petitenget, Badung, Bali, Senin (11/1/2021) malam.Dok. Satpol PP Badung Satpol PP Badung saat sidak di salah satu restoran di kawasan Petitenget, Badung, Bali, Senin (11/1/2021) malam.
Jika melanggar mereka bisa didenda Rp 1 juta. Sayoga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan disiplin dan mematuhi protokol kesehatan.

Didominasi WNA

Hal yang sama juga terjadi di Kabupaten Badung. Masih ada warga dan tempat usaha yang melanggar.

Kasatpol PP Badung, Bali, I Gusti Agung Ketut Suryanegara mengatakan, kemarin ada lima warga yang terjaring razia tak menggunakan masker.

Baca juga: Menjadi Pilot adalah Cita-citanya sejak Kecil...

Untuk hari ini, ada 28 warga yang terjaring razia karena tak mengenakan masker. Dari jumlah itu, 20 oarng merupakan warga negara asing (WNA).

"Ada 11 yang didenda Rp 100 ribu, sementara sisanya dihukum seperti push up," kata dia saat dihubungi, Selasa.

Sementara itu, ada 15 tempat usaha yang tercatat melanggar jam operasional. Mereka mendapat peringatan agar tak mengulangi perbuatannya. 



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Regional
Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Regional
Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Regional
Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Regional
Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Regional
Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Regional
Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Regional
Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Regional
KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

Regional
Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Regional
Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X