Ini Kepala Daerah yang Tak Disuntik Vaksin Tahap Awal Beserta Penyebabnya

Kompas.com - 08/01/2021, 07:39 WIB
Ilustrasi penyuntikan vaksin Covid-19. DPA/ILIYA PITALEV via DW INDONESIAIlustrasi penyuntikan vaksin Covid-19.

KOMPAS.com - Penyuntikan vaksin Covid-19 tahap awal segera dilakukan di sejumlah daerah di Indonesia.

Namun, ada beberapa kepala daerah terkonfirmasi tidak bisa menjadi orang pertama yang disuntik vaksin di wilayahnya.

Mereka terkendala sejumlah faktor. Berikut laporan yang dihimpun oleh Kompas.com :

Baca juga: Ini Syarat-syarat Disuntik Vaksin Covid-19, Usia 18-59 Tahun hingga Bukan Ibu Hamil dan Menyusui

Gubernur Banten tak disuntik vaksin tahap pertama

Gubernur Banten Wahidin HalimKontributor Serang, Rasyid Ridho Gubernur Banten Wahidin Halim
Gubernur Banten Wahidin Halim dipastikan tidak akan disuntik vaksin pada tahap awal.

Faktor usia Gubernur menjadi penyebabnya.

"Kalau vaksin Sinovac ini kita hanya untuk usia 18 tahun sampai 60 tahun," tutur Kepala Dinas Provinsi Banten, Ati Pramudji Hastuti.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sedangkan gubernur tidak memenuhi syarat lantaran berusia di atas 60 tahun.

Ati menjelaskan, penyuntikan vaksin di wilayah Banten dilakukan pada 14 Januari 2021 di 807 tempat fasilitas kesehatan.

Vaksinasi tahap awal ini akan menjangkau puluhan ribu tenaga kesehatan di Banten.

Dari 40.000 tenaga kesehatan, sebanyak 4.000 di antaranya dinyatakan tak memenuhi syarat karena memiliki komorbid.

"Sehingga, ada sekitar 36.000 sasaran tenaga kesehatan yang akan dilakukan vaksinasi," ujar Ati.

Baca juga: Gubernur Banten Tak Disuntik Vaksin Covid-19 Pada Tahap Pertama, Ini Penyebabnya

 

Gubernur Riau Syamsuar.Dok. Pemprov Riau Gubernur Riau Syamsuar.
Gubernur Riau tak masuk daftar orang yang disuntik vaksin tahap awal

Nama Gubernur Riau Syamsuar dipastikan tidak akan masuk deretan orang pertama yang disuntik vaksin Covid-19 di Riau.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau Mimi Yuliani Nazir menyampaikan, Syamsuar tidak lagi disuntik vaksin Covid-19.

Sebab, Syamsuar sudah dinyatakan sembuh dari Covid-19 sehingga di tubuhnya diyakini tercipta imunitas.

"Untuk Pak Gubernur enggak disuntik vaksin Covid-19, karena Pak Gubernur sudah sembuh dari Covid-19, secara otomatis imunnya sudah terbentuk. Jadi, vaksin akan diberikan kepada yang berusia 18 sampai 59 tahun," kata Mimi.

Baca juga: Sembuh dari Covid-19, Gubernur Riau Jalani Masa Pemulihan di Rumah

Berusia 72 tahun, Wali Kota Ambon tak bisa divaksin pertama

Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy saat diwawancarai wartawan di Desa Amahusu, Kecamatan Nusaniwe Ambon, Kamis petang (13/8/2020)KOMPAS.COM/RAHMAT RAHMAN PATTY Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy saat diwawancarai wartawan di Desa Amahusu, Kecamatan Nusaniwe Ambon, Kamis petang (13/8/2020)
Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy dipastikan tidak bisa menjadi orang pertama yang divaksin di wilayahnya.

Usia Richard tidak memenuhi syarat untuk mengikuti vaksinasi tahap pertama.

Richard kini telah berusia 72 tahun, sedangkan syarat yang ditetapkan ialah usia 15-59 tahun.

"Saya dan pak wakil wali kota ini karena sudah di atas 60 tahun, jadi nanti di tahap dua," kata Richard saat memberikan keterangan di Kantor Wali Kota Ambon, Selasa (5/1/2021).

"Kalau kita masuk di kriteria 18-59 tahun maka kita akan pertama divaksin," ujarnya.

Padahal, dirinya mengaku ingin menjadi contoh bagi warga Ambon agar yakin terhadap keamanan vaksin.

"Menjadi orang pertama yang menjalani vaksinasi akan menjadi contoh bagi masyarakat, biar tidak ada yang resah, tapi karena usia kita akan jalani vaksinasi di tahap kedua," katanya.

Pada vaksinasi pertama 14 Januari 2021 nanti, ada sekitar 3.700 tenaga medis Ambon yang akan divaksin.

Seperti diketahui, ada 15.120 dosis vaksin untuk Provinsi Maluku yang sudah disimpan di tempat penyimpanan khusus.

Baca juga: Terkendala Usia, Keinginan Wali Kota Ambon Jadi yang Pertama Disuntik Vaksin Covid-19 Gagal

 

Perawat Israel menyiapkan vaksin Covid-19 untuk disuntikkan di Barzilai Madical Center di kota Ashkelon, pada Minggu (20/12/2020).AP PHOTO/TSAFRIR ABAYOV Perawat Israel menyiapkan vaksin Covid-19 untuk disuntikkan di Barzilai Madical Center di kota Ashkelon, pada Minggu (20/12/2020).
Belum ada kepala daerah di Maluku yang mengonfirmasi bersedia

Juru bicara Vaksinasi Covid-19 Maluku Doni Rerung mengatakan belum ada kepala daerah di wilayahnya yang telah mengonfirmasi akan menjadi orang pertama yang divaksin.

"Sampai sekarang belum ada kepala daerah yang mengonfirmasi apakah bersedia (divaksin) atau tidak," kata Doni, Rabu (6/1/2021).

Menurutnya, ada keinginan dari kepala daerah memberi contoh warga agar mau divaksin.

Salah satunya Gubernur Maluku, Murad Ismail.

Namun, karena ada sejumlah syarat vaksinasi, belum diketahui apakah mereka memenuhi syarat.

"Jadi kalau memenuhi syarat (kepala daerah) pasti maulah, pertama umur, kemudian ada komorbidnya atau tidak meski dia mau, tapi kalau ada komorbidnya kita tidak mau ambil risiko," ungkapnya.

Menurutnya, kepala daerah juga mengikuti Presiden Joko Widodo yang memberi keyakinan masyarakat terhadap keamanan vaksin.

Sumber: Kompas.com (Penulis: Citra Indriani, Rasyid Ridlo, Rahmat Rahman Patty | Editor: Aprilia Ika, Dheri Agriesta)

Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakkan Batu Pertama

Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakkan Batu Pertama

Regional
Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Regional
Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Regional
Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Regional
Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Regional
Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Regional
Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Regional
Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Regional
Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Regional
Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

Regional
Pemkab Dharmasraya Targetkan Vaksinasi Pelajar Selesai September, Jokowi Berikan Apresiasi

Pemkab Dharmasraya Targetkan Vaksinasi Pelajar Selesai September, Jokowi Berikan Apresiasi

Regional
Ekspor Pertanian Meningkat Rp 8,3 Triliun, Jateng Raih Penghargaan Abdi Bakti Tani

Ekspor Pertanian Meningkat Rp 8,3 Triliun, Jateng Raih Penghargaan Abdi Bakti Tani

Regional
TNI, Polri, dan IPDN Gelar Vaksinasi Massal Jelang PON XX 2021 di Papua

TNI, Polri, dan IPDN Gelar Vaksinasi Massal Jelang PON XX 2021 di Papua

Regional
Mendadak Jadi Penyiar Radio, Gubernur Ganjar Dapat Curhatan dari Pendengar

Mendadak Jadi Penyiar Radio, Gubernur Ganjar Dapat Curhatan dari Pendengar

Regional
Gelar Tes Rapid Antigen Gratis, Pemkot Madiun Targetkan PPKM Level 1

Gelar Tes Rapid Antigen Gratis, Pemkot Madiun Targetkan PPKM Level 1

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.