Solo Dukung Pemerintah Pusat Batasi Kegiatan Masyarakat di Jawa-Bali

Kompas.com - 06/01/2021, 20:28 WIB
Wakil Wali Kota Solo, Achmad Purnomo didampingi Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo dan Sekda Solo, Ahyani saat meniup lilin dalam perayaan ulang tahun dirinya di Pendapi Gede Kompleks Balai Kota Solo, Jawa Tengah, Senin (28/12/2020). KOMPAS.com/LABIB ZAMANIWakil Wali Kota Solo, Achmad Purnomo didampingi Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo dan Sekda Solo, Ahyani saat meniup lilin dalam perayaan ulang tahun dirinya di Pendapi Gede Kompleks Balai Kota Solo, Jawa Tengah, Senin (28/12/2020).

SOLO, KOMPAS.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Solo, Jawa Tengah, mendukung langkah pemerintah pusat yang akan memberlakukan kebijakan pembatasan kegiatan masyarakat di Jawa dan Bali.

Pembatasan kegiatan masyarakat akan berlaku pada 11 hingga 25 Januari 2021 ini bertujuan untuk menekan penyebaran Covid-19.

"Kami ikut saja. Setuju malahan (ada pembatasan kegiatan masyarakat)," kata Ketua Pelaksana Satgas Penanganan Covid-19 Solo, Ahyani di Solo, Jawa Tengah, Rabu (6/1/2021).

Baca juga: Vaksinasi Covid-19 Mulai 14 Januari 2021, Pemkot Solo Siapkan 33 Fasilitas Kesehatan

Menurut dia, kebijakan yang akan diterapkan pemerintah pusat ini dapat memperkuat pembatasan kegiatan masyarakat yang selama ini juga dilakukan Pemkot Solo.

Merujuk pada surat edaran Wali Kota Solo No 067/08 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan dalam pelaksanaan poin 5 bahwa jam operasional tempat hiburan, tempat wisata, tempat bermain, warung makan/rumah makan/kafe/restoran, pedagang kaki lima, lapak jajanan, toko modern, pusat perbelanjaan, pusat kuliner, dan gedung pertemuan mulai pukul 10.00-21.00 WIB.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pembatasan lain juga diterapkan pada acara pertemuan/rapat di hotel, restoran, gedung pertemuan jumlah peserta maksimal 150 orang dan tidak melebihi 50 persen dari kapasitas gedung dan lain-lainnya.

"Nanti kita perkuat untuk pembatasan kegiatan masyarakat," terang pria yang juga menjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Solo.

Baca juga: Pembatasan Kegiatan Masyarakat, Bupati Banyumas: Segera Kita Tindak Lanjuti

Ahyani mengatakan, masih akan menunggu petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis dari pemerintah pusat terkait penerapan pembatasan kegiatan masyarakat di daerah.

"Kan masih tanggal 11 Januari 2021. Kita masih ada waktu untuk mengoreksi SE (surat edaran) yang sekarang nanti kita sesuaikan. Tidak harus 14 hari. Kalau nanti dari pusat tanggal 11 Januari nanti bisa kita dahului tidak harus 14 hari," ungkap dia.

Disinggung poin pembatasan apa saja yang nantinya akan diterapkan, Ahyani mengatakan masih akan menunggu keputusan dari pemerintah pusat.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dompet Dhuafa dan Kimia Farma Berikan 2.000 Dosis Vaksin untuk Masyarakat Lombok Barat

Dompet Dhuafa dan Kimia Farma Berikan 2.000 Dosis Vaksin untuk Masyarakat Lombok Barat

Regional
Buka Kejuaraan UAH Super Series, Ridwan Kamil Adu Kemampuan Tenis Meja dengan Ustadz Adi Hidayat

Buka Kejuaraan UAH Super Series, Ridwan Kamil Adu Kemampuan Tenis Meja dengan Ustadz Adi Hidayat

Regional
Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Regional
Peringati HSN 2021, Wagub Uu Nyatakan Kesiapan Pemprov Jabar Bina Ponpes

Peringati HSN 2021, Wagub Uu Nyatakan Kesiapan Pemprov Jabar Bina Ponpes

Regional
Ridwan Kamil Pastikan Pemerintah Gelontorkan Rp 400 Triliun untuk Bangun Jabar Utara dan Selatan

Ridwan Kamil Pastikan Pemerintah Gelontorkan Rp 400 Triliun untuk Bangun Jabar Utara dan Selatan

Regional
Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Regional
AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

Regional
Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Regional
9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

Regional
Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Regional
Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Regional
Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.