Pemprov Riau Belum Izinkan KBM Tatap Muka pada Awal Semester Genap

Kompas.com - 03/01/2021, 18:03 WIB

PEKANBARU, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melalui Dinas Pendidikan belum memberikan izin kepada sekolah untuk memulai kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka pada semester genap tahun ajaran 2020/2021.

Hal ini sesuai dengan anjuran dari Pemprov dan Satgas Penanganan Covid-19 Riau.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau Zul Ikram mengatakan, sesuai hasil rapat bersama Wakil Gubernur dan tim Satgas Penanganan Covid-19 pada akhir Desember 2020, sekolah tatap muka yang awalnya dimulai pada semester genap 2021, terpaksa diundur.

"Sekolah tatap muka belum diizinkan tim Satgas Penanganan Covid-19 dan arahan Wagub (Wakil Gubernur). Setelah libur Natal dan Tahun Baru dilihat dulu fluktuasi penyebaran Covid-19, baru nanti direkomendasikan," ujar Zul dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Minggu (3/1/2020).

"Awalnya memang di awal tahun ajaran semester genap, tapi tidak jadi atau ditunda belajar tatap muka," lanjut dia.

Baca juga: Masuk Semester Genap, Sekolah di DKI Jakarta Masih Terapkan Belajar dari Rumah 

Zul menjelaskan, dari hasil pertemuan dengan tim Satgas Penanganan Covid-19 Dinas Kesehatan dan ahli epidemologi, pelaksanaan sekolah tatap muka disarankan dilaksanakan setelah libur Natal dan Tahun Baru, setelah 14 hari, mulai terhitung setelah Tahun Baru 2021.

"Kalau kemarin dari Wagub menyarankan dua minggu setelah Natal dan Tahun Baru. Tapi, kemungkinan lihat perkembangan bisa jadi tambah sampai satu bulan. Ini kan untuk mencegah agar tidak terjadi penularan covid-19," kata Zul.

Sementara itu, ada sekolah yang mengirimkan surat kepada siswa untuk ditandatangani oleh orangtua, agar siswa diperbolehkan mengikuti KBM tatap muka pada awal semester genap atau mulai 4 Januari, dan siswa tidak menggunakan seragam sekolah.

Baca juga: 98 Persen Sekolah di Gunungkidul Siap Gelar KBM Tatap Muka

Zul menegaskan, pihaknya tidak memberikan izin untuk KBM tatap muka.

"Yang jelas kami belum izinkan sekolah tatap muka. Tapi, kalau untuk daftar periksa secara online boleh, ada daftar periksa di halaman dapodik. Dan salah satunya persetujuan dari orangtua," kata Zul.

"Persoalan boleh atau tidak bolehnya, kan bisa disampaikan melalui website sekolah.  Tapi, kalau ada kendala bisa saja ke sekolah. Mengisi yang kurang jelas bisa di sekolah. Kami belum ada rekomendasi sekolah tatap muka, dan sekolah mulai tanggal 4 Januari masih dirumus dengan konsep sekolah daring," tambah Zul.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Di Italia, Ridwan Kamil Singgung Pemanasan Global hingga Kondisi Pascapandemi

Di Italia, Ridwan Kamil Singgung Pemanasan Global hingga Kondisi Pascapandemi

Regional
Bedegong Mountain Bike Digelar, Wagub Uu Sampaikan Dukungannya

Bedegong Mountain Bike Digelar, Wagub Uu Sampaikan Dukungannya

Regional
Semakin Terpesona dengan Energi Bersih Danau Toba

Semakin Terpesona dengan Energi Bersih Danau Toba

Regional
Plh Gubernur Jabar Segera Lantik Penjabat Bupati Bekasi

Plh Gubernur Jabar Segera Lantik Penjabat Bupati Bekasi

Regional
Lantik 21 PPIH Embarkasi Jakarta–Bekasi 2022, Wagub Jabar Berharap Petugas Berikan Pelayanan Prima

Lantik 21 PPIH Embarkasi Jakarta–Bekasi 2022, Wagub Jabar Berharap Petugas Berikan Pelayanan Prima

Regional
Menguak Keluh Kesah Warga Mentawir Kaltim akibat Air Sungai Tercemar Bekas Galian Tambang

Menguak Keluh Kesah Warga Mentawir Kaltim akibat Air Sungai Tercemar Bekas Galian Tambang

Regional
Wagub Jabar: Harkitnas Jadi Momentum Bangkitkan Semangat Usai Terpukul Pandemi

Wagub Jabar: Harkitnas Jadi Momentum Bangkitkan Semangat Usai Terpukul Pandemi

Regional
Gawai Adat Dayak: Melihat Manusia sebagai Makhluk Berdimensi Vertikal dan Horizontal

Gawai Adat Dayak: Melihat Manusia sebagai Makhluk Berdimensi Vertikal dan Horizontal

Regional
Serahkan Bantuan ke Korban Banjir di Desa Paledah, Wagub UU: Perlu Kolaborasi untuk Tanggulangi Banjir

Serahkan Bantuan ke Korban Banjir di Desa Paledah, Wagub UU: Perlu Kolaborasi untuk Tanggulangi Banjir

Regional
Tanahnya Diganti Rugi Miliaran Rupiah oleh Pemerintah, Warga Wadas Mendadak Jadi Miliarder

Tanahnya Diganti Rugi Miliaran Rupiah oleh Pemerintah, Warga Wadas Mendadak Jadi Miliarder

Regional
Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Regional
Kasus PMK Hewan Ternak di Wonogiri Masih Nol, Ini Penjelasan Bupati Jekek

Kasus PMK Hewan Ternak di Wonogiri Masih Nol, Ini Penjelasan Bupati Jekek

Regional
Jatim Raih 2 Penghargaan SPM Kemendagri, Gubernur Khofifah Sampaikan Hal Ini

Jatim Raih 2 Penghargaan SPM Kemendagri, Gubernur Khofifah Sampaikan Hal Ini

Regional
BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

Regional
Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.