Kompas.com - 02/01/2021, 17:45 WIB
Kapolres Karawang AKBP Rama Samtama Putra, Dandim 0604 Karawang Letkol Inf. Medi Hariyo Wibowo dan Dinas Kesehatan Karawang di Pantai Samudra Baru, Desa Sungaibuntu, Kecamatan Pedes, Kabupaten Karawang, Sabtu (2/1/2021). handoutKapolres Karawang AKBP Rama Samtama Putra, Dandim 0604 Karawang Letkol Inf. Medi Hariyo Wibowo dan Dinas Kesehatan Karawang di Pantai Samudra Baru, Desa Sungaibuntu, Kecamatan Pedes, Kabupaten Karawang, Sabtu (2/1/2021).

KARAWANG, KOMPAS.com - Kapolres Karawang AKBP Rama Samtama Putra mengancam akan menutup tempat wisata yang pengelolanya abai menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

Hal itu disampaikannya saat melakulan patroli bersama Dandim 0604 Karawang Letkol Inf Medi Hariyo Wibowo dan Dinas Kesehatan Karawang di Pantai Samudra Baru, Desa Sungaibuntu, Kecamatan Pedes, Kabupaten Karawang, Sabtu (2/1/2021).

"Jika melanggar ketentuan penerapan protokol kesehatan, kami akan tutup," ujar Rama.

Baca juga: 29.993 Pelanggar Protokol Kesehatan di Kabupaten Semarang Ditindak

Rama menyebutkan ketentuan pelaksanaan protokol kesehatan sesuai dengan Peraturan Bupati Nomor 78 tahun 2020 dan Maklumat Kapolri Nomor Mak /4/XII/ 2020 tentang Kepatuhan terhadap Protokol Kesehatan dalam Pelaksanaan Libur Natal dan Tahun Baru.

Pada patroli tersebut, pengunjung di sepanjang pantai diimbau meninggalkan lokasi, terutama kendaraan berpelat B atau yang berasal dari luar Karawang.

Sebab, Satgas Penanganan Covid-19 Karawang untuk sementara melarang wisatawan asal luar daerah berkunjung ke Karawang. Tujuannya, untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

"Yang dari luar Karawang diminta meninggalkan area pantai," kata dia.

Baca juga: Ganti Rugi Tol Japek II Selatan Terlalu Murah, Warga Karawang Blokade Jalan

Bentuk tim asistensi

Untuk mendukung wisata tangguh dari Covid-19, Polres Karawang menyiagakan tim asistensi yang bertugas menegakkan penerapan protokol kesehatan di setiap destinasi wisata.

Tim asistensi ini bertanggung jawab penuh mengawal penerapan protokol kesehatan bagi pengelola dan pengunjung objek wisata.

"Setiap obyek wisata akan kita tugaskan tim untuk mengawasi keamanan prokes  pintu masuk," kata Rama.

Baca juga: Larang Wisatawan Luar Daerah Berkunjung, Pemkab Karawang Lakukan Penyekatan di Perbatasan

Rama mengatakan, tim asistensi Polres Karawang tersebut akan mengawasi pengelola objek wisata untuk memenuhi standar protokol kesehatan. Mulai dari penyediaan tempat mencuci tangan dengan sabun pada air mengalir atau pencuci tangan berbasis alkohol, hingga pengecekan suhu tubuh. 

"Pengunjung yang tidak menggunakan masker dan memiliki suhu tubuh 37,5 derajat untuk ditolak memasuki objek wisata," ucapnya.

Tim ini juga bertugas mengawasi wisatawan agar tetap menjaga jarak minimal satu meter, baik saat mengantre tiket masuk wisata, masuk wahana, dan di dalam wahana.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Resmikan Alun-alun Majalengka, Kang Emil: Silakan Berekspresi di Sini

Resmikan Alun-alun Majalengka, Kang Emil: Silakan Berekspresi di Sini

Regional
798 Tempat Penyokong Wisata Tersertifikasi CHSE, Jabar Siap Sambut Wisatawan Libur Lebaran

798 Tempat Penyokong Wisata Tersertifikasi CHSE, Jabar Siap Sambut Wisatawan Libur Lebaran

Regional
Peringati Hari Kartini, Wali Kota Madiun Minta Perempuan di Pemerintahan Berjiwa Melayani

Peringati Hari Kartini, Wali Kota Madiun Minta Perempuan di Pemerintahan Berjiwa Melayani

Regional
PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

Regional
Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Regional
Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Regional
Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Regional
Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Regional
Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Regional
Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Regional
Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Regional
Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Regional
Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Regional
Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Regional
Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X