Kompas.com - 30/12/2020, 11:02 WIB
Polisi memeriksa lokasi diduga tempat tercecernya uang Rp 94 juta IstimewaPolisi memeriksa lokasi diduga tempat tercecernya uang Rp 94 juta

TABANAN, KOMPAS.com- Kapolsek Baturiti, AKP Fachmi Hamdani masih terus mendalami terkait kasus tercecernya uang Rp 94 juta milik warga di Baturiti, Tabanan, Bali, Sabtu (19/12/2020).

Hingga saat ini belum ada warga lagi yang mengembalikan uang tersebut. Jadi baru sebesar Rp 2,4 juta yang dikembalikan pada waktu kejadian.

Polisi juga kembali memeriksa satu saksi yang sempat mengembalikan uang sebesar Rp 700 ribu.

Baca juga: Polisi Periksa 7 Saksi Terkait Uang Rp 94 Juta Tercecer di Jalan

"Dia membenarkan, sempat mengambil uang itu Rp 700 ribu karena tidak tahu milik siapa," kata Fachmi dihubungi, Rabu (30/12/2020).

Saksi mengembalikan uang itu setelah sampai di rumahnya ada keponakannya memberitahukan, ada seseorang yang mengaku uangnya terjatuh dalam kondisi pingsan.

Mendengar itu, saksi kembali ke lokasi kejadian dan menyerahkan uang tersebut.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Saksi juga menerangkan saat kejadian, banyak pengendara yang mengambilnya.

Baca juga: 4 Fakta Baru Uang Rp 94 Juta Tercecer di Jalan, Ada yang Ambil Rp 30 Juta hingga Polisi Ancam Pidana

Bahkan, kondisi jalan saat itu sempat macet beberapa saat.

"Mengembangkan terus kasus ini dengan harapan masyarakat yang sempat turun, sempat mengambil uang tersebut ada rasa empati terhadap korban dengan keikhlasan mengembalikan uang korban," ujarnya.

Polisi, kata Fachmi, mengalami kendala untuk mencari tahu siapa saja yang mengambil uang tersebut.

Sebab, lokasi tempat kejadian merupakan jalan raya dan banyak pengendara melintas.

Selain itu, di sekitar lokasi tidak ditemukan CCTV untuk melihat kejadian tersebut.

"Enggak ada CCTV karena di kampung ini. Sambil jalan mana tahu ada warga yang sempat ambil video," kata dia.

Baca juga: Fakta Baru Uang Rp 94 Juta Tercecer di Jalan, Polisi: Ada yang Ambil Tas Kecil Berisi Rp 30 Juta

Diberitakan sebelumnya, Kadek Redi Areni kehilangan Rp 94 juta saat melintas dari Buleleng tujuan Denpasar.

Dari jumlah tersebut, Rp 63 juta merupakan uang perusahaan dan sisanya uang pribadi.

Korban juga sudah sepakat akan mengembalikan uang perusahaan yang dihilangkan tersebut.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Persentase BOR di Semarang Tinggi, Wali Kota Hendi Tambah 390 Tempat Tidur Pasien Covid-19

Persentase BOR di Semarang Tinggi, Wali Kota Hendi Tambah 390 Tempat Tidur Pasien Covid-19

Regional
Mobilitas Jadi Penyebab Kerumunan, Ganjar Ajak Masyarakat Tetap di Rumah

Mobilitas Jadi Penyebab Kerumunan, Ganjar Ajak Masyarakat Tetap di Rumah

Regional
BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

Berita Foto
Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Regional
Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Regional
Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Regional
Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Regional
Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Regional
Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Regional
Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Regional
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Regional
Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Regional
Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X