Usai Palsukan Kematiannya, Pria Ini Ditangkap karena Jadi Ahli Waris Istri

Kompas.com - 22/12/2020, 19:59 WIB
Ilustrasi penangkapan. SHUTTERSTOCKIlustrasi penangkapan.

MEDAN, KOMPAS.com - Pria berinisial HM (42) mendekam di tahanan Polres Binjai karena ulahnya sendiri.

Karyawan swasta itu memalsukan data kematian dirinya karena kecelakaan lalu lintas untuk mendapatkan uang asuransi puluhan juta rupiah.

Aksinya terbongkar setelah hendak kembali memalsukan data kematian atas nama istrinya agar mendapatkan warisan. 

Kapolres Binjai AKBP Romadhoni Sutarjo yang didampingi Kasat Reskrim AKP Yayang Rizki Pratama menjelaskan, pemalsuan surat dan penipuan itu dilakukan oleh warga Kecamatan Binjai Timur atau Kelurahan Simalingkar Kecamatan Pancur Batu, Deli Serdang. 

Baca juga: Berkomplot Palsukan Kematian demi Uang Asuransi, Ibu dan Anak Dijatuhi Hukuman Penjara 

Peristiwa bemula pada tanggal 6 Februari 2020, tersangka membeli produk asuransi dari sebuah perusahaan asuransi secara online dengan menggunakan nomor HP dan email. Tersangka kemudian membayar premi Rp 54.000 dengan cara ditransfer.

Selanjutnya tersangka mendapatkan polis asuransi. Sebulan kemudian, tepatnya pada tanggal 7 Maret 2020, tersangka membuat surat palsu kematian dirinya dari kepala Desa Tunggorono. Tersangka juga memalsukan surat keterangan kecelakaan lalu lintas dan membuat formulir klaim asuransi dengan memalsukan tanda tangan istrinya berinisial ES.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Pada tanggal 9 Maret 2020, tersangka mengirim formulir klaim asuransi dengan melampirkan fotokopi KTP dan SIM C atas nama istrinya, foto copi KK dan surat keterangan kematian serta surat keterangan kecelakaan lalu lintas yang telah tersangka palsukan," kata Kapolres dalam keterangan tertulis yang disampaikan Kasubbag Humas Polres Binjai, AKP Siswanto Ginting., Selasa (22/12/2020).

Surat itu, lanjut Romadhoni, dikirimkan ke perusahaan asuransi pusat di Jakarta dengan mengunakan jasa pengiriman.

Kemudian pada tanggal 30 Maret 2020, perusahaan asuransi sudah memberikan uang santunan kepada tersangka dengan jumlah Rp 90 juta dengan cara transfer melalui rekening bank atas nama tersangka.

Setelah mendapatkan uang puluhan juta rupiah dari hasil memalsukan data kematian, tersangka kembali mengulanginya. Namun kali ini dengan membuat surat palsu kematian istrinya.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

 Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Regional
Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Regional
Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Regional
Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Regional
Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Regional
Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Regional
Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Regional
Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Regional
Jabar Kerja Sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korsel, Kang Emil: Semoga Dongkrak Potensi Ekonomi

Jabar Kerja Sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korsel, Kang Emil: Semoga Dongkrak Potensi Ekonomi

Regional
Bupati Banjar Akui PAD Berkurang akibat UU Minerba

Bupati Banjar Akui PAD Berkurang akibat UU Minerba

Regional
Bobby Buka Balai Kota Medan untuk Warga, Dosen UINSU Berikan Apresiasi

Bobby Buka Balai Kota Medan untuk Warga, Dosen UINSU Berikan Apresiasi

Regional
Memahami Gaya Komunikasi 'Parkir Mobil' ala Gibran

Memahami Gaya Komunikasi "Parkir Mobil" ala Gibran

Regional
Tunjukkan Prestasi dalam Penanganan Pandemi, Kang Emil Raih 2 Penghargaan People of the Year 2021

Tunjukkan Prestasi dalam Penanganan Pandemi, Kang Emil Raih 2 Penghargaan People of the Year 2021

Regional
Berkat Ganjar, Gaji Guru Honorer yang Dahulu Rp 200.000 Kini Rp 2,3 Juta

Berkat Ganjar, Gaji Guru Honorer yang Dahulu Rp 200.000 Kini Rp 2,3 Juta

Regional
Dukung UMKM Jabar, Kang Emil Ikut Mendesain dan Pasarkan Produk di Medsos

Dukung UMKM Jabar, Kang Emil Ikut Mendesain dan Pasarkan Produk di Medsos

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.