Kabag Keuangan Gelapkan Uang Perusahaan Tekstil hingga Rp 8,9 Miliar

Kompas.com - 22/12/2020, 16:25 WIB
Tersangka YN saat dihadirkan dalam jumpa pers di Polres Sleman. YN merupakan tersangka kasus pengelapan uang perusahaan sebesar Rp 8,9 Miliar. KOMPAS.COM/YUSTINUS WIJAYA KUSUMATersangka YN saat dihadirkan dalam jumpa pers di Polres Sleman. YN merupakan tersangka kasus pengelapan uang perusahaan sebesar Rp 8,9 Miliar.

YOGYAKARTA, KOMPAS.com- Seorang perempuan berinisial YN (41) warga Pakualaman, Kota Yogyakarta nekat menggelapkan uang perusahaan tempatnya bekerja.

Tak tanggung-tanggung, YN menggelapkan uang perusahaan sebesar Rp 8,9 miliar.

Kasat Reskrim Polres Sleman AKP Deni Irwansyah mengatakan, YN ditangkap pada 22 Oktober 2020 dalam kasus tindak pidana penggelapan.

"Tersangka YN ditangkap di rumah kontrakannya daerah Kotagede," ujar Kasat Reskrim Polres Sleman, AKP Deni Irwansyah dalam jumpa pers, Selasa (22/12/2020).

Baca juga: Kabur 3 Tahun ke Dubai Jadi TKI, DPO Kasus Korupsi di Polewali Mandar Ditangkap

Deni menjelaskan YN merupakan pegawai salah satu perusahaan tekstil di Sleman. Perempuan berusia 41 tahun ini di perusahaan menjabat sebagai kepala bagian keuangan.

Selama bekerja YN mempunyai tugas mengurus segala pengeluaran dan pemasukan perusahaan.

Aksi YN terungkap setelah perusahaan melakukan audit keuangan pada Februari 2020.

Hasilnya sejak Januari 2018 sampai dengan Desember 2019, ada cek yang dicairkan di bank.

Baca juga: Cerita Ibu Muda Diduga Gelapkan Uang Arisan Rp 400 Juta di OKU, Sempat Kabur ke Jawa

Namun uang perusahaan tersebut, tidak semuanya diserahkan oleh YN ke perusahaan.

"Tersangka ini menggelapkan uang perusahaan sebesar Rp 8.965.357.790. Modusnya menggelapkan sebagian uang dari hasil pencairan cek milik perusahaan," ucapnya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Asal Usul Nama Jakabaring Palembang, Berawal dari 4 Suku

Asal Usul Nama Jakabaring Palembang, Berawal dari 4 Suku

Regional
Oknum Polisi Bunuh 2 Wanita di Medan karena Tak Terima Dikomplain, Ini Kronologinya

Oknum Polisi Bunuh 2 Wanita di Medan karena Tak Terima Dikomplain, Ini Kronologinya

Regional
Kembali Dilantik Jadi Wali Kota Semarang, Hendi Paparkan Program Jangka Pendek

Kembali Dilantik Jadi Wali Kota Semarang, Hendi Paparkan Program Jangka Pendek

Regional
Berkunjung ke Tamborasi, Sungai Terpendek di Dunia yang Ada di Kolaka

Berkunjung ke Tamborasi, Sungai Terpendek di Dunia yang Ada di Kolaka

Regional
Cerita di Sepiring Nasi Pecel, dari Suguhan Ki Gede Pemanahan hingga Ditulis di Serat Centhini

Cerita di Sepiring Nasi Pecel, dari Suguhan Ki Gede Pemanahan hingga Ditulis di Serat Centhini

Regional
Lantik Terdakwa Korupsi sebagai Wakil Bupati, Ini Kata Gubernur Sumsel

Lantik Terdakwa Korupsi sebagai Wakil Bupati, Ini Kata Gubernur Sumsel

Regional
Gegara Sakit Hati, Seorang Oknum Polisi Bunuh 2 Wanita Sekaligus, Ini Faktanya

Gegara Sakit Hati, Seorang Oknum Polisi Bunuh 2 Wanita Sekaligus, Ini Faktanya

Regional
Jejak Sejarah Loji Gandrung, Rumah Dinas Wali Kota Solo yang Akan Ditempati Gibran

Jejak Sejarah Loji Gandrung, Rumah Dinas Wali Kota Solo yang Akan Ditempati Gibran

Regional
Kesaksian Ketua RT soal Terduga Teroris yang Ditangkap di Surabaya

Kesaksian Ketua RT soal Terduga Teroris yang Ditangkap di Surabaya

Regional
Malam Terang di Pantai Cacalan Banyuwangi

Malam Terang di Pantai Cacalan Banyuwangi

Regional
Ini 8 Bangunan Sejarah di Kota Sematang, dari Toko Oen hingga Mercusuar Pelabuhan Tanjung Emas

Ini 8 Bangunan Sejarah di Kota Sematang, dari Toko Oen hingga Mercusuar Pelabuhan Tanjung Emas

Regional
Sandiwara Pembantu yang Bunuh Majikannya, Tusuk Diri Sendiri dan Mengaku Diperkosa, Malah Jadi Tersangka

Sandiwara Pembantu yang Bunuh Majikannya, Tusuk Diri Sendiri dan Mengaku Diperkosa, Malah Jadi Tersangka

Regional
Sederet Cerita Pelantikan Para Kepala Daerah, Tangan Diborgol dan Beri Ponsel ke Penjaga Parkir

Sederet Cerita Pelantikan Para Kepala Daerah, Tangan Diborgol dan Beri Ponsel ke Penjaga Parkir

Regional
Longsor di Cipager Garut, Total 109 Rumah Warga Terdampak

Longsor di Cipager Garut, Total 109 Rumah Warga Terdampak

Regional
Cerita Lansia Pertama yang Disuntik Vaksin di Yogyakarta

Cerita Lansia Pertama yang Disuntik Vaksin di Yogyakarta

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X