Kompas.com - 16/12/2020, 16:41 WIB
Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy saat memberikan keterangan pers kepada waratwan di Kantor Wali Kota Ambon, Kamis (22/10/2020) KOMPAS.COM/RAHMAT RAHMAN PATTYWali Kota Ambon, Richard Louhenapessy saat memberikan keterangan pers kepada waratwan di Kantor Wali Kota Ambon, Kamis (22/10/2020)

 

AMBON, KOMPAS.com - Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy melarang semua pejabat pemerintah Kota Ambon untuk menggelar open house saat Natal 25 desember mendatang.

Richard mengatakan, larangan bagi para pejabat pemkot menggelar open house saat Natal itu telah disampaikan melalui surat edaran bagi seluruh pejabat.

“Sudah saya sebar surat edaran jadi bukan hanya untuk saya tapi untuk semua pejabat yang merayakan Natal, tidak boleh menggelar open house termasuk juga untuk kepala-kepala sekolah,” kata Richard, kepada Kompas.com, via telepon seluler, Rabu (16/12/2020).

Richard menuturkan, keputusannya untuk meniadakan open house di kediamannya dan juga bagi para pejabat pemkot lainnya saat Natal sebagai upaya untuk menghindari kerumunan yang dapat berpotensi menjadi klaster penyebaran Covid-19.

Baca juga: Ingin Bertemu Wali Kota Ambon, Pejabat dan Warga Wajib Menunjukkan Hasil Rapid Test

Menurutnya, dengan menggelar open house maka potensi kerumunan akan sangat tinggi dan hal itu dikhawatirkan akan menyebabkan penyebaran Covid-19 sulit dikendalikan.

“Makanya saya juga mengimbau kepada masyarakat agar jangan lagi menggelar open house saat Natal,” ujar dia.

Dia menambahkan, saat ini, Kota Ambon masih menjadi salah satu daerah penyebaran Covid-19 karena itu semua pejabat pemkot Ambon dan seluruh masyarakat yang akan merayakan Natal agar dapat lebih peka dengan persoalan tersebut.

“Kita merayakan Natal dengan penuh kesederhanaan di tengah situasi pandemi, tapi tidak akan mengurangi nilai kesyahduan dan nilai spiritualitas kita,” kata dia.

Baca juga: Ini Penyebab Oknum TNI AL Berkelahi dengan Warga di Ambon

Berdasarkan data dari tim satuan tugas percepatan penanganan Covid-19 Kota Ambon, jumlah kasus terkonfirmasi positif corona di Kota Ambon hingga kini mencapai 3.624 kasus.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 3.144 pasien telah dinyatakan sembuh, 45 meninggal dunia dan 435 pasien masih menjalani perawatan.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Regional
Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Regional
Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X